Subhanallah, Wanita Tunisia Melahirkan 12 Bayi Kembar

Subhanalla, sungguh Allah maha kuasa di GHAFSA Seorang perempuan di Tunisia memecahkan rekor karena mengandung 12 bayi kembar, demikian laporan media setempat. Perempuan itu, seorang guru yang tak disebutkan namanya, diperkirakan hamil enam bayi laki-laki dan enam perempuan. Ia hamil 12 bayi kembar setelah menjalani perawatan kesuburan menyusul sejumlah keguguran. Dr Mark Hamilton, dari British Fertility Society, mengkonfirmasi kehamilan luar biasa di Ghafsa, Tunisia, mungkin saja, tapi mengandung resiko yang sangat besar. Perempuan tersebut, yang akan memerlukan pemantauan medis terus-menerus, dilaporkan memberitahu para dokter bahwa ia merasa sehat. “Saya merasa sangat sehat dan sangat ingin memeluk keenam bayi laki-laki dan enam bayi perempuan kami,” demikian dikatakan kepada media setempat. Sang ayah, yang hanya disebut dalam laporan itu bernama Marwan, mengaku istrinya ingin melahirkan secara alamiah, tapi banyak ahli medis mengatakan itu takkan mungkin. Nadya Suleman dari Bellflower, California, saat ini memegang rekor sebagai pemilik bayi kembar yang hidup paling lama dalam sejarah. Nadya memiliki delapan bayi kembar. Selain itu, juga ada May Nuala Conway, 26 , asal Dunamore, di Co Tyrone, yang melahirkan kembar enam, empat perempuan dan dua laki-laki. Namun sayang, satu anaknya perempuan kemudian meninggal dunia.
Sumber:kompas.com

ISTRI SEORANG PEMIMPIN NEGARA RELA MENJADI BIDAN DAN MENOLONG WANITA MISKIN YANG AKAN MELAHIRKAN…

Seorang istri pemimpin negara atau kepala negara mana yang mau dan rela menolong melahirkan seorang wanita miskin yang akan melahirkan laiknya seorang bidan.
Biasa istri kepala negara banyak berurusan dengan kegiatan pelesiran atau kegiatan ibu-ibu yang juga dikalangan pembesar negra juga.

Berbeda sekali dengan istri pemimpin negara seperti seorang Umar bin Khatab yaitu Ummu Kultsum. Memang banyak kisah Umar bin khatab sebagai seorang pemimpin yang sangat ideal dan susah untuk ditiru oleh kepemimpinan lain dimasa dahulu mapun masa sekarang.
Umar pernah mengajak istrinya disuatu malam yang gelap dipinggir hutan untuk membantu seorang wanita yang sedang merintih kesakitan hendak melahirkan. Saydina Umar melakukan itu karena beliau sering melakukan ronda untuk mengetahui keadaan rakyatnya secara langsung, tanpa harus ada protokoler yang berbelit-beit dan penyambutan khusu yang meriah dan penuh hura2 dan poyah2.
Bahkan suatu malam pernah Umar memanggul sendiri tepung gandum dan membawanya kerumah seorang ibu yang anak-anaknya sedang menangis kelaparan, sedangkan ibu tersebut hanya merebus batu untuk mengelabui anaknya agar tidak merengek terus minta makan.
Betapa pemimpin yang seperti ini yang sangat didambakan oleh rakyat….
Masih ada kah pemimpin seperti ini….

Wallahu’alam bishowab.

WANITA HAMIL DIBUNUH DAN DIBELAH PERUTNYA…

Sungguh kejam perbuatan manusia jika manusia tidak ada agama. Kejadian ini mungkin hanya anda dengar dari kisah-kisah pada jaman jahiliyah saja. Ya, kisah ini memang terjadi pada jaman jahiliyah ketika manusia sangat jauh dari tuntunan agama.
Mereka tega melakukan itu untuk taruhan yang sepele yaitu bertaruh untuk mengetahui jenis kelamin anak yang ada dalam perut wanita itu. Itulah perjudian pada jaman jahliyah. Menandakan wanita tidak ada harganya dan tidak dianggap sebagaimana manusia layaknya.

Setelah Rasulullah sallahu alahi wasalam diutus dan diangkat menjadi nabi dan rasul, derajat kaum wanita diangkat dan dimulyakan, Posisi kaum wanita dalam Islam sebenarnya adalah sama derajatnya dalam pandangan Allah SWT. Memang ada beberapa tugas atau peran wanita yang berbeda dan ini sebenarnya untuk melindungi harkat martabat wanita tersebut. Wanita tidak dibolehkan menjadi pemimpin merupakan suatu kemulyaan bahwa wanita tidak dibebankan tanggung jawab yang besar dan tidak dibebani pemikiran yang rumit jika dia menjadi seorang pemimpin.

Jika syariat agama tidak dijalankan maka yang menjadi korban yang paling awal adalah kaum wanita. Seperti pada jaman jahiliah wanita adalah barang atau benda yang menjadi permainan dan rebutan kaum laki-laki untuk memenuhi hasrat seksnya dan sebagai budak nafsu kaum laki-laki.

Bisa kita lihat pada jaman sekarang bagi masyarakat yang tidak menjalankan ajaran Islam dengan baik maka dampak krisis yang disebabkan oleh kaum wanita merebak dan mewabah menjadi malapetaka untuk masyarakat tersebut. Jika disebutkan satu-satu permasalahan sex bebas,prostitusi,penjualan wanita,buruh wanita,persoalan rumah tangga,pendidikkan anak, pengaturan ekonomi keluarga,dan banyak aspek kehidupan. Kita sudah banyak membaca dan melihat bagaimana permasalahan yang timbul karena syariat agama dilanggar dan tidak dijalankan menurut tuntunan Al Qur’an dan sunnah Rasulullah Sallahu alaihi wa salam. Sedangkan kita tidak sadar-sadar juga.

Semoga Allah subhana wa ta’ala memberikan hidayah dan petunjuk kepada kita semua, amin ya robbal alamin.

Wallahu’alam bi showab.