(HOT) Gara-Gara Video Mesum Luna Maya VS Ariel dan Cut Tari VS Ariel Dipanggil Polisi

Badan Reserse Kriminal Polri melayangkan surat panggilan kepada tiga artis yang namanya dikaitkan dengan beredarnya video seks di dunia maya beberapa hari belakangan ini. Mereka adalah Ariel “Peterpan,” Luna Maya, dan Cut Tari. Surat itu telah dilayangkan tadi malam, Selasa, 8 Juni 2010.

“Untuk video porno yang beredar Bareskrim telah mengirim surat panggilan untuk pihak-pihak yang terkait untuk mengklarifikasi,” kata Kepala Badan Reserse dan Kriminal Polri, Komjen Ito Sumardi saat menghadiri seminar di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta, hari ini.

Dia mengatakan, video porno itu telah tersebar luas dan menjadi berita di kalangan masyarakat luas. Sehingga, kepolisian melihat klarifikasi itu sangat diperlukan. “Tentunya kita harus mengklarifikasi, kemudian akan mencari pihak-pihak yang terkait dengan pengenaan UU pornografi.”

Kapan mereka akan dimintai keterangan?

“Kita tanya pengacaranya, kapan bisa datang,” kata Jenderal Ito.

Polri akan memulai pengusutan beredarnya video porno itu dari keterangan mereka.

“Dari mereka dulu kita tanya bagaimana asal-usulnya bisa beredar,” kata Ito.

Selain memintai keterangan tiga artis itu, polisi juga akan mengusut pihak-pihak lain yang terlibat dalam penyebaran video seks itu. “Kepada pihak yang menyebarkan melalui media nanti kita kenakan juga undang-undang ITE,” katanya.

Ito meminta kepada seluruh Direktur Reserse dan Kriminal se-Indonesia untuk mengambil langkah-langkah untuk menghentikan peredaran video itu. “Kami minta supaya peredaran itu segera dihentikan. Lakukan langkah-langkah hukum kepada pihak-pihak yang terkait,” ia menegaskan.

Ito juga mengimbau masyarakat untuk membantu menghentikan peredaran video berkategori film biru ini. Termasuk, membantu aparat “menemukan sumber-sumber pengedaran video porno tersebut.” (kd)

Sumber : VIVAnews

Penyebar Video Luna Maya-Ariel Terancam 12 Tahun Penjara


JAKARTA – Pakar Hukum Universitas Indonesia Edmon Makarim menyatakan orang yang menyebarluaskan video mesum yang diduga Luna Maya dan Ariel dapat dijerat UU nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi.

Sementara orang yang memperoleh video, kemudian menyebarkannya lagi kepada orang lain, atau dengan kata lain ‘turunannya’, takkan dikenai sanksi, karena tujuannya berbeda dengan yang pertama kali menyebarkan.

Berdasarkan ketentuan Pidana UU pornografi disebutkan bahwa orang yang menyebarluaskan pornogarfi akan dikenai hukuman pidana paling lama 12 tahun penjara sebagaimana dimuat pasal 29 UU nomor 44 tahun 2008.

Pasal tersebut menyatakan, “Setiap orang yang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 6 (enam) bulan dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan/atau pidana denda paling sedikit Rp250.000.000,00 (dua ratus lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp6.000.000.000,00 (enam miliar rupiah),”

Menurut Edmon, UU pornografi lebih cocok digunakan untuk menjerat pelaku ketimbang UU ITE nomor 11 tahun 2008. “Tapi UU ITE juga bisa digunakan untuk menjerat pelaku penyebaran, memang kalau kesusilaan itu agak sedikit lentur jadi harus dilihat konteksnya, kontennya. Kesusilaam itu batasan normatifnya norma yang berlaku di masyarakat,” kata Edmon.

Sebelumnya, dunia maya kembali dihebohkan dengan video porno mirip dua artis Indonesia, yaitu Luna Maya-Ariel. Akan tetapi belum dapat dipastikan apakah video tersebut benar dibintangi kedua artis tersebut.

Dalam dua video yang masing-masing berdurasi 2 menit 37 detik, dan berurasi 6 menit, 39 detik. Tampak seorang wanita tampak mirip Luna Maya sedang berada di bawah dan melakukan oral terhadap pria di atasnya. Adegan seks tersebut dilakukan di dalam kamar.

Sumber: http://news.id.msn.com/okezone/sci-tech/article.aspx?cp-documentid=4129075