Astaghfirullah…Gara-Gara WC 2010 Sejumlah Mentri Mengantuk Saat Rapat dengan Presiden

Link
Metrotvnew.com, Jakarta: Sejumlah menteri mengantuk saat rapat dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, menjadi pemandangan yang menarik di Istana, Jakarta, Senin (12/7) hari ini. Tidak hanya mengantuk, sejumlah menteri bahkan terlambat datang. Diduga para menteri terlambat datang gara-gara menonton bola final Piala Dunia.

Sejumlah menteri terlihat tertidur saat mendengarkan penjelasan Ketua UKP 4 Kuntoro Mangkusubroto tentang penggunaan sejumlah teknologi di ruang “situation room”. Sejumlah menteri yang tidur antara lain Menkokesra Agung Laksono, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, Menteri Negara Pemuda dan Olah Raga Andi Malarangeng, Kepala Kepolisian Republik Indonesia Bambang Hendarso Danuri dan Jaksa Agung Hendarman Supandji.

Bahkan ada menteri yang datang terlambat, seperti Menteri Agama Suryadharma Ali. Apakah semua hal ini ada hubungannya dengan final Piala Dunia yang dilaksanakan, Senin dini hari tadi? Tidak ada yang tahu.(RIZ)
Ini Videonya

Masya Allah…Manusia Perancis Paling Jago Makan dan Tidur…

Apa gak ada kerjaan lain ya, jagonya kok hanya makan dan tidur…? Memang tanpa kita sadari hampir 1/3 waktu kita buat tidur… buat beramalnya kapan ya….?

Jakarta (Xinhua/ANTARA News) – Sesuai dengan reputasi mereka sebagai ahli pencicip makanan yang sangat menyukai waktu luang, orang Prancis menghabiskan lebih banyak waktu untuk tidur dan makan dibandingkan siapapun di dunia, demikian hasil satu studi yang disiarkan pekan ini.

Rata-rata orang Prancis tidur hampir sembilan jam setiap malam, satu jam lebih lama dibandingkan rata-rata orang Jepang dan Korea Selatan, yang tidur paling sedikit seperti terungkap dalam survei atas 18 anggota Organisasi bagi Pembangunan dan Kerja Sama Ekonomi (OECD).

Kendati memiliki kebiasaan tidur singkat setelah makan siang, orang Spanyol hanya menempati posisi ketiga dalam jajak pendapat itu, setelah orang Amerika yang tidur lebih dari 8,5 jam.

Dan meskipun makin banyak orang Prancis menikmati rangkaian makanan cepat saji belakangan ini atau dengan rakus melahap roti lapis di tempat kerja, mereka masih menghabiskan dua jam lagi sehari hanya untuk makan.

Itu berarti pola makan mereka dua kali lebih lama dibandingkan dengan rata-rata orang Meksiko yang hanya meluangkan waktu satu jam untuk menikmati makanan, demikian laporan “Society at a Glance” OECD tentang pekerjaan, kesehatan dan waktu luang di Asia, Eropa, Amerika Selatan dan Utara.

Orang Jepang, yang hemat dalam hal tidur dan menyibukkan diri dalam kegiatan bolak-balik dan jam kerja, dengan susah-payah masih berhasil menghabiskan waktu dua jam per hari untuk makan dan minum, sehingga mereka berada di belakang orang Selandia Baru.

Orang Jepang suka menghabiskan sisa waktu mereka yang langka, untuk menonton acara televisi atau mendengarkan radio. Itu menyita sampai 47 persen waktu luang di Jepang.

Sebaliknya prang Turki menghabiskan lebih dari sepertiga waktu luang mereka untuk bercengkerama dengan teman mereka.

Survei tersebut memperlihatkan bahwa pemisahan antara kerja dan waktu luang di beberapa negara tertentu mencolok.

“Pria Italia memiliki waktu luang hampir 80 menit sehari dibandingkan kaum perempuan. Kebanyakan pekerjaan tambahan bagi perempuan Italia tampaknya dihabiskan dengan membersihkan rumah,” kata OECD dalam satu pernyataan sebagaimana dikutip kantor berita China, Xinhua.

OECD memiliki 30 anggota. Jajak pendapat itu hanya mencakup beberapa negara yang memiliki data yang memadai. (*)

5 RAHASIA TIDUR

INILAH.COM, Jakarta – Manusia bisa mati jika tidak tidur. Tidur dibutuhkan untuk mengembalikan proses biologi yang vital, serta menanamkan ingatan. Lalu tidur seperti apa yang sehat?

Hal yang mendasar untuk mendapatkan tidur yang sehat adalah pergi tidur di jam sama setiap harinya. Selain itu perlu memenuhi aturan emas, tidur selama tujuh jam. Termasuk makanan berat, kafein dan alkohol juga harus dihindari empat hingga enam jam sebelum tidur.

Cahaya yang temaram serta suasa tenang, juga meningkatkan kualitas tidur. Selain itu tempat tidur hanya untuk tidur dan aktifitas seks, dan tidak boleh untuk menonton TV, membaca atau makan makan kecil.

Tidur binatang beraneka macam. Kolaka yang malas, bisa tidur 9,6 jam dalam satu malam. Sedangkan lumba-lumba yang baru lahir, serta paus pembunuh, bisa tidur dalam satu bulan penuh. Namun tidur terlalu panjang tidak disarankan pada manusia.

Tapi jika tidak tidur dalam satu hari saja, manusia bisa hilang kemampuan untuk fokus dan membuat keputusan. Hal itu bisa menyebabkan kecelakan serius.

Tidur sebentar-bentar juga baik dilakukan, jika dibandingakan dengan tidur secara terus menerus. Tidur polyphasic ini, seperti bayi atau manula. Thomas A Edison juga dilaporkan melakukan tidur seperti ini.

Yang terbaik adalah harus tidur secara sehat di malam hari dan tidur siang beberapa saat. Penelitian menunjukkan manusia adalah biphasic yang kehilangan rasa terjaga dua kali, di malam hari dan siang hari. Oleh karena itu NASA membuat ruang tidur siang khusus untuk anggota misi Phoenix.

Manusia bisa mati jika tidak tidur. Detail mengenai hal itu agak rumit, tapi peneliti menyarankan tidur dibutuhkan untuk mengembalikan proses biologi yang vital serta menanamkan ingatan. World Health Organization tahun lalu mengingatkan, orang yang bekerja di malam hari dan mengalami masalah tidur bisa berbahaya.

Selain itu kebutuhan tidur pada manusia makin berkurang, jika umur bertambah. Sebagian besar manusia juga tidak sadar telah mengalami kurang tidur. Lembaga National Sleep Foundation yang mengambil dana dari industri obat tidur mengatakan rata-rata orang Amerika tidur 7 jam sehari. Dan hala itu masih kurang cukup. Namun penelitian oleh University of Maryland mendapati, tidur selama delapan jam sudah cukup. Hal itu sama seperti masa 40 tahun lalu.[ito]