15 Siksa bagi yang Meringan-ringankan Sholat

Ada 15 siksa buat orang yang meringan-ringankan sholat (menunda-nunda waktu sholat). enam perkara di dunia, tiga perkara ketika matinya, tiga perkara ketika di dalam kuburnya dan tiga perkara lagi saat menghadap Allah SWT.

Enam Perkara ketika di Dunia :

1. Diambil berkah pada umurnya. (misalnya gelisah dan merasa tidak puas dan sempit waktu)
2. Diambil berkah pada rezekinya (merasa kurang terus sekalipun hartanya banyak)
3. Diambil wajah sholehnya (berkah sholeh pada wajahnya)
4. Tidak terpelihara baginya agama islam (sholatnya tidak terurus dan berantakan)
5. Tiap-tiap amal di dunia yang diamalkannya tidak diberi pahala.
6. Tiada diangkat do’anya oleh malaikat ke langit.

Tiga perkara ketika matinya :

1. Mati dalam keadaan hina
2. Matinya dengan sangat lapar
3. Matinya dalam keadaan dahaga, sekalipun diminumkan untuknya air satu dunia, tetap akan haus terus.

Tiga Perkara ketika di dalam kuburnya :

1. Disempitkan lubang kuburnya.
2. Didatangkan padanya malaikat siksa kubur yang mempunyai kuku-kuku yang panjangnya perjalanan sehari semalam. Kemudian malaikat memukulnya dengan palu dari besi ditangan kanannya hingga kita masuk ke dalam tanah sampai 70 hasta (satu hasta + 100 meter), lalu malaukat itu mengambilnya hanya dengan kuku satu jari telunjuknya, terus disiksa hingga hari Kiamat tiba.
3. Didatangkan padanya binatang-binatang ular yang matanya terbuat dari api neraka, nama ular tersebut “Sujaul Aqro”.

Tiga perkara ketika bertemu Tuhannya:

1. Disuruhnya malaikat menggantungkan rantai panjang 70 hasta di lehernya, kemudian dimasukkan rantai itu melalui mulutnya dan dikeluarkan melalui duburnya.
2. Dipecutkannya rantai itu ke tubuhnya
3. Maka dibawa padanya ke Neraka.

Wallahu bisowaab.

Obama Datang, Pemerintah Mesir Larang Umat Sholat…

sultan-hassanMemang dimana-mana Presiden AS selalu bikin masalah dan menyusahkan, waktu jaman Bush berkunjung ke Bogor Indonesia, semua petinggi negara dibuat repot oleh presiden satu ini, untuk kunjungannya yang amat sangat singkat – negara harus menghabiskan uang milyaran untuk membangun landasan helikopter buat dia, belum lagi masyarakat dirugikan karena tidak boleh melewati jalan-jalan yang akan ia lalui. Dan sekarang presiden AS berikutanya – Barack Obama juga ikut bikin ulah meniru seniornya yang sangat paranoid. Umat Islam Mesir untuk sementara tidak bisa melakukan ibadah sholat di Masjid Sultan Hassan Mesir – salah satu masjid yang bersejarah yang ada di Mesir, setelah pasukan keamanan ‘mensterilkan’ masjid itu dalam rangka kunjungan presiden AS Barack Obama ke Kairo. Anggota Ikhwanul Muslimin kelompok oposisi yang paling berpengaruh di Mesir – Muhsin Radi geram atas tindakan tersebut dan mengajukan keberatan kepada Imam Besar Mesir, mentri dalam negeri dan perdana mentri Mesir atas pelarangan kaum Muslimin untuk melakukan sholat di masjid itu. “Ini sama saja membatasi umat Islam untuk sholat di Masjid dan hal ini bertentangan dengan Syariah Islam,” kata salah seorang anggota Ikhwan – Muhsin radi kepada Al-Arabiya. Pihak keamanan Mesir telah ‘mensterilkan’ masjid dan seluruh aktivitas bisnis yang berada di dekat masjid tersebut pada hari Rabu dan Kamis ini.” Masjid Sultan Hassan merupakan masjid yang bersejarah didirikan pada tahun 1348 masehi dan masjid ini menjadi salah satu tempat yang akan Obama singgahi dalam kunjungan nya ke Kairo Mesir, yang akan dimulai pada Kamis sore menyusul setelah pidatonya di universitas Kairo dan kunjungannya ke kedutaan besar AS di Kairo. Radi mengatakan dengan menutup kegiatan bisnis di kawasan tersebut akan berefek pada mata pencaharian masyarakat miskin yang berada disekitar masjid itu dan ia juga menuntut Syaikh Tantawi – Imam Besar Al-Azhar yang akan menemani Obama untuk memberikan penjelasannya berkaitan dengan larangan umat Islam sholat di masjid Sultan Hassan. Murni Rumor Sementara itu pimpinan dari Masjid Sultan Hassan terkejut mendengar atas keberatan yang disampaikan oleh anggota Ikhwan Muhsin Radi dan ia mengatakan bahwa semua orang diijinkan untuk sholat di masjid tersebut. “Ini murni hanya rumor saja!” kata Said Hilmi kepada Al-Arabiya.”Tidak akan pernah ada masjid yang melarang masyarakat untuk sholat.” Hilmi juga menjelaskan bahwa renovasi yang sedang berlangsung di masjid itu tidak akan menghambat warga yang akan melakukan sholat disana. Persiapan yang ekstensif telah dilakukan, sebagian besar melibatkan pihak keamanan yang akan mensterilkan wilayah tersebut dan memotong lalu lintas utama dalam rangka antisipasi masalah keamanan dari kunjungan delapan jam Obama ke Kairo Mesir. Empat Universitas Tunda Ujian Sementara itu, dalam rangka mempersiapkan keamanan demi kunjungan Presiden AS, Barack Obama di Mesir yang rencananya akan memberikan sambutan untuk Dunia Islam di Cairo University, universitas Helwan, Ain Syams, dan Al-Azhar menunda seluruh ujian yang dilaksanakan pada hari Kamis (4/6) mendatang. Keputusan dewan kampus tersebut menuai kecaman dari para mahasiswa. Mereka menolak kunjungan itu ke Cairo University dan menggagalkan ujian di universitas yang lain. Menurut mereka keputusan tersebut membuat mereka shock karena diumumkan hanya dua hari sebelum ujian. Lebih dari itu dewan kampus tidak menentukan hari lain sebagai pengganti dari hari yang ditunda, tapi hanya dengan menunda sampai pekan depan.(fq/aby/sinai)[eramuslim.com]

PERMINTAAN UNTUK BISA MELIHAT ALLAH

al-baqarah-108Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa Rafi’ bin Huraimalah dan Wahab bin zaid berkata kepada Rasulullah SAW: “Hai Muhammad! Cobalah turunkan kepada kami suatu kilat yang akan kami baca, atau buatlah sungai yang mengalir airnya, pasti kami akan mengikuti dan mempercayai tuan.” Maka Allah menurunkan ayat tersebut di atas (S. 2: 108) sebagai peringatan agar umat Islam tidak mengikuti bani Israil di dalam mengikuti ajaran Rasul.
(Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dari Sa’id atau ‘Ikrimah yang bersumber dari Ibnu Abbas.)

Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa orang kafir Quraisy meminta kepada Nabi Muhammad SAW supaya gunung Shafa dijadikan emas. Maka Nabi SAW bersabda: “Baiklah, akan tetapi apabila kamu kufur, gunung ini akan berakibat seperti hidangan yang diminta bani Israil.” (Sebagaimana tercantum dalam surat al-Maidah 112/115, kaum Hawariyyun meminta kepada Nabi ISa, agar Allah menurunkan hidangan dari langit. Allah mengabulkannya dengan ancaman siksaan bagi orang yang kufur kepada-Nya.) Kaum Quraisy menolak syarat tersebut, kemudian pulang. Maka Allah menurunkan ayat ini (S. 2: 108) berkenaan dengan peristiwa tersebut.
(Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Mujahid.)

Menurut riwayat lain turunnya ayat ini (S. 2: 108) sehubungan dengan peristiwa ketika orang-orang Arab meminta kepada Nabi Muhammad SAW agar mendatangkan Allah kepada mereka, sehingga dapat terlihat dengan nyata oleh mata mereka.
(Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari as-Suddi.)

Menurut riwayat lain dikemukakan bahwa seorang laki-laki berkata kepada Rasulullah SAW: “Ya Rasulullah, bagaimana kalau kifarat (denda tebusan dosa) kami disamakan saja dengan kifarat bani Israil? Nabi SAW menjawab: “Maha Suci Allah, sungguh aku tidak menghendakinya. Karena Allah memberikan kepadamu yang lebih baik daripada yang diberikan kepada bani Israil dahulu. Apabila mereka melakukan kejahatan, tertulislah itu di atas pintu rumah mereka dan kifaratnya. Apabila telah ditunaikan kifaratnya, tinggallah kehinaan baginya di dunia. Dan apabila tidak ditunaikan mereka akan mendapat pula kehinaan di akhirat. Bukankah Allah telah memberikan yang lebih baik kepadamu daripada itu dengan firman-Nya: “Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan atau menganiaya dirinya, kemudian ia minta ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang.” (QS 4: 110). Dan selanjutnya Nabi SAW bersabda: “Shalat yang lima, dan shalat Jum’at sampai Shalat Jum’at berikutnya menjadi kifarat kesalahan yang dikerjaan di antara waktu kesemuanya itu.” Maka Allah menurunkan ayat tersebut di atas (S. 2:108), sebagai teguran terhadap orang yang ingin mengubah ketentuan Allah.
(Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Abal-‘Aliah.)

DIHEBOHKAN MANUSIA TANPA KEPALA BERGENTAYANGAN…

Dimanakah kejadian ini…? Kok banyak dari kita yang tidak tahu tentang berita ini? Manusia tanpa kepala berjalan bergentayangan. Siapakah manusia tanpa kepala itu? Dan apa sebenarnya yang dicarinya? Apakah dia mencari kepalanya?

Tidak… Sebenarnya berita ini tidak ada dan tidak heboh kalau bukan saya yang menghebohkannya melalui postingan ini. Apakah saya berbohong dengan postingan ini?

Tentu tidak. Saya tidak membohongi pembaca. Saya hanya ingin menyampaikan bahwa kita sebenarnya tanpa sadar telah berjalan bergentayangan di dunia ini tanpa kepala. Siapakah yang melihat kita tanpa kepala? Yang melihat kita tanpa kepala adalah yang memberikan “kepala” kepada kita yaitu Allah Subhana Wa ta’ala.
Allah telah memberikan kepala kepada kita agar kita bisa bersujud dan menyembah kepadaNya. Jika tidak ada kepala kita tidak bisa bersujud, karena kepala ini adalah anggota tubuh yang digunakan untuk sujud.

Tanpa sadar kita jarang atau bahkan tidak pernah mempergunakan kepala kita untuk sujud. Logikanya jika kita memiliki sesuatu tetapi kita tidak pernah mempergunakan sesuatu itu maka kita dianggap tidak memiliki sesuatu itu. Misalnya anda mempunyai mobil, tetapi mobil itu hanya anda simpan di rumah saja. Jika anda berpergian anda menggunakan kendaraan umum atau sepeda motor. Orang akan menganggap anda tidak punya mobil, atau orang yang telah mengetahui anda punya mobil beranggapan mobil anda rusak.

Demikian juga dengan kepala yang kita miliki, jika tidak pernah kita gunakan untuk bersujud kepada Allah, maka Allah akan menganggap anda tidak memiliki kepala atau kepala anda rusak.
Mumpung masih ada kepala pergunakanlah kepala anda….

Pergunakanlah kepala anda sesuai dengan fungsi yang diharapkan oleh Sang Pencipta Kepala yaitu untuk besujud dan menyembah kepada Nya. Minimal kita pergunakan kepala kita sesuai fungsi dasarnya adalah 34 kali sehari semalam karena kita sholat 17 rakaat x 2 sujud tiap rakaat.
Jika kepala anda tidak bisa menjalankan tugas minimalnya yaitu 34 x maka anda sudah menjadi PHD (Permanent Head Damage).

Wallahu a’lam bishowab…..

HEBOH WANITA MENJADI IMAM DALAM SHOLAT JUM’AT

imamwanitaBerita heboh ini sebenarnya sudah lama terjadi, tapi untuk mengingatkan kita bahwa kejadian-kejadian aneh pada jaman sekarang ini sudah banyak terjadi. Hal ini untuk dapat mengingatkan kita agar selalu menjalankan perintah Allah Subhana Wata’ala hanya dengan contoh dan petunjuk dari Rasulullah Sallalahu ‘alaihi wa salam saja. Karena Beliau sebagai contoh atau suri teladan yang paling baik.

Sampai hari ini, tokoh-tokoh Islam di Timur Tengah masih melontarkan kecaman terhadap pelaksanaan sholat jumat di kota New York yang diimami seorang wanita. Mereka menganggap tindakan itu sebagai bentuk pelanggaran dan penyelewengan ajaran agama Islam.

Seperti diberitakan, Amina Wadud, seorang Profesor studi Islam di Virginia Commonhealth University, hari Jumat pekan kemarin, mengimami pelaksanaan sholat Jumat yang diselenggarakan di Synod House, gereja Kathedral St. John milik Keuskupan di Manhattan, New York. Pelaksanaan sholat jumat yang diikuti oleh sekitar 100 jemaah ini, bukan hanya diikuti oleh jemaah wanita tapi juga laki-laki, yang langsung memicu kecaman kalangan pemuka Islam. Penyelenggara sholat jumat dengan imam perempuan itu menyatakan, mereka ingin menarik perhatian masyarakat terhadap adanya perbedaan hak yang dialami kaum perempuan Muslim.

Harian Al-Messa yang terbit di Mesir menurunkan berita tentang pelaksanaan sholat jumat di New York itu di halaman depan dengan judul yang cukup keras,”Mereka mencoreng citra Islam di Amerika!,” dan menyebut Amina sebagai wanita yang tidak waras.

Seorang wanita, profesor di bidang hukum Syariah menilai tindakan Amina sudah menyalahi ajaran agama. Ia menyatakan, tubuh wanita bisa membangkitkan hawa nafsu bagi pria. Beberapa pemuka Islam lainnya mencurigai adanya konspirasi yang dilakukan AS untuk mengubah Islam tradisional menjadi agama yang sekular.

Sheikh Sayed Tantawi, Kepala Masjid Al-Azhar, Mesir menyatakan, Islam membolehkan seorang wanita menjadi imam bagi jamaah wanita lainnya, tapi bukan termasuk jamaah laki-laki yang sholat bersamanya. Kecaman keras juga disampaikan oleh Mufti Besar Arab Saudi, Abdul Aziz Al-Sheikh yang menyatakan menentang apa yang dilakukan Amina di New York, dalam khutbah jumatnya di masjid Riyadh. “Siapa saja yang membela isu ini, sama artinya sudah menyelewengkan ajaran Tuhan. Musuh-musuh Islam memanfaatkan isu-isu perempuan untuk merusak masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Studi Islam di akademi khusus wanita di Universitas Al-Azhar, Soad Soleh menilai apa yang dilakukan Amina sebagai penyelewengan ajaran agama yang diancam hukuman mati dalam Islam. “Jika dalam jamaah sholat ada laki-laki, wanita dilarang menjadi imam, jika dilakukan berarti sudah menyalahi dasar-dasar ajaran agama Islam,” tutur Saleh. Ia mengatakan, tubuh wanita bisa membangkitkan nafsu bagi kaum laki-laki oleh sebab itu, wanita seharusnya tidak menjadi imam dalam jamaah yang ada kaum lelakinya.

Lebih lanjut Saleh mengatakan, apa yang terjadi di New York adalah sebuah plot untuk melemahkan agama Islam. “Ini adalah konspirasi asing melalui organisasi-organisasi Islam sekular untuk menyebar bibit-bibit perpecahan di kalangan umat Islam. Namun Allah akan melindungi agama Islam,” ujar Saleh.

Abdul Moti Bayoumi, peneliti di Pusat Riset Islam Al-Azhar menyatakan, Amina Wadud sudah melakukan inovasi yang buruk dan menyimpang dan bertentangan dengan ajaran dan sikap Nabi Muhammad SAW. “Tidak membolehkan wanita memimpin sholat dengan jemaah yang terdiri dari laki-laki dan perempuan, bukanlah diskriminasi, tapi untuk mencegah kaum laki-laki dari godaan dan nafsunya sebagai manusia ketika ia berada di belakang perempuan saat rukuk dan sujud dalam sholat,” papar Bayoumi.

Pelaksanaan sholat Jumat dengan imam perempuan di New York dan pro kontra tentang pelaksanaan sholat itu ditayangkan oleh stasiun televisi Al-Jazeera dan Al-Arabiya. Sebuah situs internet milik kelompok Islam militan menampilkan photo jemaah wanita dalam sholat itu yang tidak menutup kepalanya dengan jilbab. (ln/islamicity/eramuslim)

UMAT ISLAM BELUM BISA MENGALAHKAN ISRAIL KALO SHOLAT SUBUH BERJAMAAH DI MASJID BELUM SAMA BANYAKNYA DENGAN SHOLAT JUMAT

Umat Islam di dunia ini hanya sedikit yang benar-benar Islam….
Kalo anda mau lihat umat Islam yang sebenarnya bukan pada saat sholat jum’at atau sholat hari raya…
Tapi lihatlah mereka pada saat sholat subuh berjamaah di Masjid.
Umat Islam saat ini jangankan untuk diajak perang mengangkat senjata….
Mengangkat selimutnya saja yang beratnya tidak samapai 1 kg saja tidak kuat untuk menunaikan panggilan azan sholat subuh berjamaah di Masjid.
Akan kah umat Islam menang melawan Israil yahudi dan antek-anteknya….
Mustahil…
Pertolongan Allah belum datang…
Pertolongan Allah hanya untuk orang yang membantu agama Allah….
Pertolongan Allah hanya untuk orang yang menegakan agama Allah yaitu melalui mendirikan tiang agama yaitu sholat…
Sholat 5 waktu yang dicontohkan Rasulullah SAW adalah berjamaah di Masjid…
Lafadz adzan Hayya ‘alal falaah…yang artinya Mari mencapai Kemenangan tidak pernah kita tunaikan…bagaimana kita mau menang…

Tidak ada satu hadist nabi pun yang mencontohkan nabi sholat pardhu 5 waktu di rumah…
Tapi sampai menjelang wafatnya ketika nabi sedang sakit pun nabi selalu sholat berjamaah di Masjid dan Abu Bakar Siddik diperintahkan menjadi Imam.
Tapi kenapa kita yang mengaku umat nabi…
tidak mau mencontoh nabinya…
Siapa yang kita contoh….
Ya kita masih banyak mencontoh orang Israil Yahudi dan Nasrani…baik sadar maupun tidak….