Astaghfirullah…Teras Mesjid Dijadikan Tempat Mesum

PARIAMAN, METRO–Dunia semakin tua. Tempat ibadah berubah menjadi lokasi berbuat asusila. Sepasang cucu adam berlainan jenis, Minggu (7/6) digerebek warga. Sekitar pukul 23.00 WIB, mereka ditemukan warga di lantai dua salah satu masjid Kampung Jawa I, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman.

Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kota Pariaman Hendrizal Fitri STTP mengatakan, telah memintai keterangan terhadap ‘Cdr’ (28), warga Kecamatan V Koto Kampuang Dalam dan ‘Bti’ (25), warga Sunua, Kecamatan Nan Sabarih. Dikatakan, penangkapan ini berawal, saat itu warga sekitar tengah menggelar tabligh akbar di masjid tersebut. Warga mulai menaruh curiga, begitu melihat sepasang anak muda tersebut, asik saja berduaan di teras lantai II masjid.

Melihat hal demikian, warga menjadi geram. Kegeraman warga semakin menjadi, begitu perbuatan dua orang itu telah mengarah pada perbuatan asusila. Warga kemudian langsung menggerebek. Agar tidak terjadi hal yang tidak diingini, warga kemudian melaporkan ke Pol PP Kota Pariaman untuk dilakukan proses lebih lanjut.

Setelah diselidiki, mereka ternyata belum terikat dengan tali perkawinan. Selain itu, ke dua anak manusia tersebut mengakui perbuatannya pada masyarakat dan petugas Pol PP. “Saat ini, keluarga kedua belah pihak telah dipanggil untuk langkah penyelesaian. Mereka berdua diwajibkan membuat surat perjanjian,” tandasnya (efa)POSMETRO-PADANG.COM

4 AMALAN MESJID YANG HARUS DIHIDUPKAN KEMBALI

Ada 4 amalan mesjid yang harus dihidupkan kembali…karena dewasa ini amalan mesjid-mesjid sudah berkurang dan mesjid cuma dijadikan tempat sholat saja atau tempat pengajian saja….
Sebenarnya mesjid harus ada 4 amalan yang utama sehingga mesjid bisa hidup amalan 24 jam dan bisa melayani umat selama 24 jam. Jadi bukan habis sholat langsung dikunci. Seperti rumah sakit buka 24 jam,SPBU buka 24 jam, apotik buka 24 jam, mesjid kok tidak buka 24 jam…padahal umat ini sudah banak yang sakit imannya dan perlu perawatan dan perobatan di Masjid-masjid.

4 amalan mesjid seperti amalan mesjid nabawi pada jaman Rasulullah dulu adalah:

1. Amalan Dakwah.
Amalan dakwah adalah amalan yang utama dalam masjid. Amalan dakwah ini bukan sekedar pengajian atau ceramah agama saja, tetapi juga nasehat harian untuk umat, targhib (memberi semangat) dan juga mengajak umat untuk dakwah dan berusaha untuk membentuk jamaah-jamaah yang mau berdakwah keliling kampung untuk mengajak orang-orng memakmurkan mesjid dan mengamalkan sunnah Rasulullah SAW.

2. Amalan Taklim wa taklum (Belajar dan mengajar)
Amalan ini menjadikan mesjid sebagai pusat pendidikan agama dan sebagai pusat madrasah yang murah bagi umat. Sehingga agama dapat tersebar dengan mudah ke seluruh alam. Sekarang berkembang sekolah TK Islam yang mahal sehingga hanya anak orang kaya saja yang bisa sekolah di sana juga SDIT (Sekolah Dasar Islam Termahal) yang banyak menjadi bisnis yang hanya menguntungkan pihak tertentu saja dan hanya sebagai gensi semata.
Dengan mesjid menjadi pusat pendidikan maka mesjid2 akan melahirkan dai dai dan ulama-ulama besar yang akan menyebarkan Islam ke seluruh alam tanpa imbalan yang menjadikan komersialisasi pendidikan agama.

3. Amalan Zikir dan Ibadah, Mesjid sudah pasti menjadi pusat untuk amalan zikir dan ibadah umat Islam jadi jangan jadikan mesjid sebagai pusat politik atau untuk kepentingan golongan tertentu saja.

4. Amalan Hikmat (pelayanan Masyarakat).
Untuk pelayanan sudah hampir hilang di mesjid. Sehingga mesjid lebih banyak terkuncinya daripada terbukanya. Jika pelayanan ini dihidupkan kembali maka tidak akan ada lagi gelandangan dan pengemis yang harus tidur di jalanan. Mesjid bisa sebagai tempat pelayanan untuk orang-orang yang punya masalah di dunia ini baik masalah ekonomi maupun masalah agama. Jika setiap umat jika ada masalah selalu ke mesjid dan di mesjid ada orang yang melayaninya maka umat ini akan bertambah baik dan semakin taat kepada Allah SWT.

Wallahu ‘alam bi showab.