SELAMAT MENYAMBUT MAULID NABI BESAR MUHAMMAD SAW

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahi robbil ‘alamin, washollatu wassalamu’alall asrofil anbiyai wal mursallin wa’ala alihi wa ashobihi ajmain. Ama ba’du.

Segala puji dan syukur hanya milik Allah subhanahu wata’ala yang telah memberikan nikmat yang begitu besar kepada kita yaitu nikmat Iman wal Islam. Sholawat dan salam kita panjatkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad Sholallahu ‘alaihi wa salam, karena dengan kelahiran beliau membawa rahmat di seluruh alam dan membawa manusia dari jaman jahiliyah menjadi jaman cahaya hidayah Iman dan Islam.

Sebentar lagi kita akan menyambut dan memperingati hari yang sangat bersejarah untuk umat Islam di seluruh dunia yaitu maulid nabi besar Muhammad sholallahu ‘alaihi wasalam, yaitu tanggal 12 Rabiul Awal 1432 H atau bertepatan dengan tanggal 15 Pebruari 2011. Sebagai umat beliau sepantasnyalah kita mengenang siroh nabawi atau sejarah perjalanan nabi dan perjuangannya dalam menegakkan dinnul Islam.

Sebagaian orang yang tidak bertanggung jawab menuduh merayakan maulid adalah bid’ah dan sesat sangat – sangat menyakitkan hati umat Islam di dunia khususnya di Indonesia yang mayoritas beragama Islam dan setiap tahun merayakan dan bergembira menyambut maulid nabi dengan sodaqah kepada anak yatim dan mengadakan pengajian dan ceramah agama tentang siroh nabawi di Masjid-masjid, di mushollah-mushollah bahkan di gedung-gedung perkantoran,pesantren-pesantren,kampus-kampus dan sekolah-sekolah.

Tuduhan mereka sangat lucu dan menggunakan dalil yang tidak sesuai dengan konteks dan penuh tuduhan yang tidak berdasar atas peringatan maulid itu. Dengan demikian perlulah diluruskan bahwa maulid nabi itu mempunyai dalil dan juga ada keutamaan – keutamaan dalam peringatan dengan tujuan mengingat kembali perjalanan sejarah rasulullah dalam mendakwahkan Islam sehingga kita bisa mendapatkan nikmat Islam itu sekarang.

Berikut ini adalah dalil-dalil yang menjadi dasar peringatan maulid nabi besar Muhammad sholallahu ‘alaihi wasalam:

1. Abu Bakar ash-Shiddiq

Telah berkata Sayyidina Abu Bakar As-Shiddiq: “Barangsiapa yang menafkahkan satu dirham bagi menggalakkan bacaan Maulid Nabi saw., maka ia akan menjadi temanku di dalam syurga.” (sumber …dari kitab anni’matul kubr…o ‘alaa al-’aalam fii maulid sayyidii waladii aadam karya Imam Syihabuddin Ahmad ibnu Hajar al-Haitami as-Syafii)

2. Umar bin Khottob al-Furqon

Telah berkata Sayyidina ‘Umar: “Siapa yang membesarkan (memuliakan) majlis maulid Nabi saw. maka sesungguhnya ia telah menghidupkan Islam.” (sumber dari kitab anni’matul kubro ‘alaa al-’aalam fii maulid sayyidii waladii aadam karya Imam Syihabuddin Ahmad ibnu Hajar al-Haitami as-Syafii)

3. Utsman bin ‘Affan Dzun-Nuraini

Telah berkata Sayyidina Utsman: “Siapa yang menafkahkan satu dirham untuk majlis membaca maulid Nabi saw. maka seolah-olah ia menyaksikan peperangan Badar dan Hunain” (sumber dari kitab anni’matul kubro ‘alaa al-’aalam fii maulid sayyidii waladii aadam karya Imam Syihabuddin Ahmad ibnu Hajar al-Haitami as-Syafii)

4. Ali bin Abi Tholib Karomallahu wajhah

Telah berkata ‘Ali : “Siapa yang membesarkan majlis maulid Nabi saw. dan karenanya diadakan majlis membaca maulid, maka dia tidak akan keluar dari dunia melainkan dengan keimanan dan akan masuk ke dalam syurga tanpa hisab”. (sumber dari kitab anni’matul kubro ‘alaa al-’aalam fii maulid sayyidii waladii aadam karya Imam Syihabuddin Ahmad ibnu Hajar al-Haitami as-Syafii)

5. Syekh Hasan al-Bashri

Telah berkata Hasan Al-Bashri: “Aku suka seandainya aku mempunyai emas setinggi gunung Uhud, maka aku akan membelanjakannya untuk membaca maulid Nabi saw. (sumber dari kitab anni’matul kubro ‘alaa al-’aalam fii maulid sayyidii waladii aadam karya Imam Syihabuddin Ahmad ibnu Hajar al-Haitami as-Syafii)

6. Syekh Junaid al-Baghdady

Telah berkata Junaid Al-Baghdadi semoga Allah mensucikan rahasianya: “Siapa yang menghadiri majlis maulid Nabi saw. dan membesarkan kedudukannya, maka sesungguhnya ia telah mencapai kekuatan iman”. (sumber dari kitab anni’matul kubro ‘alaa al-’aalam fii maulid sayyidii waladii aadam karya Imam Syihabuddin Ahmad ibnu Hajar al-Haitami as-Syafii)

7. Syekh Ma’ruf al-Karkhy

Telah berkata Ma’ruf Al-Karkhi: “Siapa yang menyediakan makanan untuk majlis membaca maulid Nabi saw. mengumpulkan saudaranya, menyalakan lampu, memakai pakaian yang baru, memasang bau yang wangi dan memakai wangi-wangian karena membesarkan kelahiran Nabi saw, niscaya Allah akan mengumpulkannya pada hari kiamat bersama kumpulan yang pertama di kalangan nabi-nabi dan dia berada di syurga yang teratas (Illiyyin)” (sumber dari kitab anni’matul kubro ‘alaa al-’aalam fii maulid sayyidii waladii aadam karya Imam Syihabuddin Ahmad ibnu Hajar al-Haitami as-Syafii)

8. Fakhruddin ar-Rozi

Telah berkata seorang yang unggul pada zamannya, Imam Fakhruddin Al-Razi: “Tidaklah seseorang yang membaca maulid Nabi saw ke atas garam atau gandum atau makanan yang lain, melainkan akan zahir keberkatan padanya, dan setiap sesuatu yang sampai kepadanya (dimasuki) dari makanan tersebut, maka makanan tersebut akan bergoncang dan tidak akan tetap sehingga Allah mengampunkan orang yang memakannya”.

“Sekirannya dibacakan maulid Nabi saw. ke atas air, maka orang yang meminum seteguk dari air tersebut akan masuk ke dalam hatinya seribu cahaya dan rahmat, akan keluar daripadanya seribu sifat dengki, penyakit dan tidak mati hati tersebut pada hari dimatikan hati-hati”.

“Siapa yang membaca maulid Nabi saw. pada suatu dirham yang ditempa dengan perak atau emas dan dicampurkan dirham tersebut dengan yang lainnya, maka akan jatuh ke atas dirham tersebut keberkatan, pemiliknya tidak akan fakir dan tidak akan kosong tangannya dengan keberkatan Nabi saw.” (sumber dari kitab anni’matul kubro ‘alaa al-’aalam fii maulid sayyidii waladii aadam karya Imam Syihabuddin Ahmad ibnu Hajar al-Haitami as-Syafii)

9. Imam as-Syafii

Telah berkata Imam Asy-Syafi’i: “Siapa yang menghimpunkan saudaranya (sesama Islam) untuk mengadakan majlis maulid Nabi saw., menyediakan makanan dan tempat serta melakukan kebaikan, dan dia menjadi sebab dibaca maulid Nabi saw. itu, maka dia akan dibangkitkan oleh Allah pada hari kiamat bersama ahli siddiqin (orang-orang yang benar), syuhada’ dan solihin serta berada di dalam syurga-syurga Na’im.” (sumber dari kitab anni’matul kubro ‘alaa al-’aalam fii maulid sayyidii waladii aadam karya Imam Syihabuddin Ahmad ibnu Hajar al-Haitami as-Syafii)

10. as-Sary as-Saqothy

Telah berkata As-Sariyy As-Saqothi: “Siapa yang pergi ke suatu tempat yang dibacakan di dalamnya maulid Nabi saw. maka sesungguhnya ia telah pergi ke satu taman dari taman-taman syurga, karena tidaklah ia menuju ke tempat-tempat tersebut melainkan lantaran kerana cintanya kepada Nabi saw. Sesungguhnya Rasulullah saw. telah bersabda: “Sesiapa yang mecintaiku, maka ia akan bersamaku di dalam syurga.” (sumber dari kitab anni’matul kubro ‘alaa al-’aalam fii maulid sayyidii waladii aadam karya Imam Syihabuddin Ahmad ibnu Hajar al-Haitami as-Syafii)

11. Syihabuddin Ahmad Ibnu Hajar al-Haitami

“Siapa yang hendak membesarkan maulid Nabi saw. maka cukuplah disebutkan sekedar

ini saja akan kelebihannya. Bagi siapa yang tidak ada di hatinya hasrat untuk membesarkan maulid Nabi saw. sekiranya dipenuhi dunia ini dengan pujian ke atasnya, tetap juga hatinya tidak akan tergerak untuk mencintai Nabi saw. Semoga Allah menjadikan kami dan kalian di kalangan orang yang membesarkan dan memuliakannya dan mengetahui kadar kedudukan Baginda saw. serta menjadi orang yang teristimewa di kalangan orang-orang yang teristimewa di dalam mencintai dan mengikutinya. Aamiin, wahai Tuhan sekalian alam. Semoga Allah melimpahkan rahmat atas penghulu kami Nabi Muhammad saw. keluarganya dan sahabat-sahabatnya sekalian hingga Hari Kemudian.”

(sumber dari kitab anni’matul kubro ‘alaa al-’aalam fii maulid sayyidii waladii aadam karya Imam Syihabuddin Ahmad ibnu Hajar al-Haitami as-Syafii)

Oleh Group Facebook: 1.000.000 Juta Orang Menolak Wahabi di Indonesia

MAULID “KELAHIRAN MANUSIA TERMULIA DI DUNIA DAN AKHIRAT DAN KEBANGKITAN ISLAM DI AKHIR JAMAN”

Setiap tanggal 12 Rabiul Awal umat Islam seluruh dunia selalu mengenang dan memperingati hari kelahiran manusia termuliah di muka bumi dan juga termulia di akhirat. Beliau adalah Rasulullah Nabi Besar Baginda Muhammad Sallahu alaihi wasalam.

Berbahagialah kita yang terlahir sebagai umat akhir jaman, jika kita mengakui kenabian Beliau dan menjadi umat dan pengikutnya maka kita akan banyak mendapat jaminan.

Dalam shahih Buhkori dan Shahih Muslim disebutkan hadits dari Hamman
bin Munabbih dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw bersabda:
“Kita umat terakhir namun paling awal pada hari Kiamat, meskipun
mereka diberi kitab sebelum kita dan kita diberi kitab sesudah
mereka”. (HR Bukhori, Muslim, Nasai dan Darimi)

Dalam Shahih Muslim disebutkan hadits dari Abu Shahih dari Abu
Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw bersabd: “Kita adalah umat terakhir
namun paling awal pada hari Kiamat, Kita adalah umat yang pertama kali
masuk surga, meskipun mereka diberi kitab sebelum kita dan kita diberi
kitab sesudah mereka. Mereka berselisih kemudian Allah memberi kita
hidayah terhadap apa yang mereka perselisihkan berupa kebenaran atas
seizinNya.” (HR Muslim)

Dalam shahih Bukhori dan Shaih Muslim disebutkan hadits dari Thawus
dari Abu Hurairah r.a. yang berkata bahwa Rasulullah saw bersabda:
“Kita adalah umat terakhir dan paling awal pada hari Kiamat. Kita
adalah umat yang pertama kali masuk Surga, kendati mereka diberi kitab
sebelum kita dan kita diberi kitab sesudah mereka.” (HR Bukhari dan
Muslim)

Daruqutni meriwayatkan hadits dari Zubair bin Muhammad dari Abdullah
bin Muhamad dari Uqail dari Zuhri dari Sa’id Musayyib dari Umar bin
Khaththab r.a. dari Rasulullah saw yang bersabda, “Sesungguhnya surga
diharamkan bagi para nabi hingga aku memasukinya dan ia diharamkan
bagi umat-umat manusia hingga umatku memasukinya.”

Tentang umat yang pertama kali masuk surga, Abu Daud berkata dalam
Sunan-nya, bahwa telah berkata kepada kami Hanad bin Suri dari
Abdurrahman bin Muhammad al-Muhairibi dan Abdussalam bin Harb dari
Khalid ad-Daalani dari Abu Akhalid mantan budak keluarga Ja’dah dari
Abu Hurairah r.a. berkata bahwa Rsulullah saw bersabda, “Jibril datang
kepadaku kemudian menggandeng tanganku dan memperlihatkan kepadaku
pintu surga yang kelak dimasuki umatku”. Abu Bakar berkata, “Wahai
Rasulullah, betapa inginnya aku bersamamu hingga aku bisa melihat
pintu surga tersebut!” Rasulullah saw menjawab: “Adapun engkau wahai
Abu Bakar, sesungguhnya engkau adalah umatku yang pertama kali masuk
surga. (HR Abu Daud)

Demikian kami sebutkan beberapa hadits yang berkaitan dengan umat yang
pertama kali masuk surga. Semoga bisa menambah keimanan kita. Dan
semoga kita semua kaum muslimin yang beriman akan dimasukkah Allah ke
dalam surga Allah, Jannatun Na’im. Amiin.
Islam akan kembali bangkit di akhir jaman ini…..

DENGAN NAMA ALLAH, MAHA PEMURAH, MAHA MENGASIHANI
1. Jadual Allah Untuk Kebangkitan Islam akhir zaman“Telah berlaku Zaman Kenabian atas kamu, maka berlakulah zaman kenabian itu sebagaimana yang ALLAH kehendaki. Kemudian ALLAH mengangkat zaman itu. Kemudian berlakulah Zaman Kekhalifahan (khulafa’ ur Rasyidin) yang berjalan seperti Zaman Kenabian. Maka berlakulah zaman itu sebagaimana yang ALLAH kehendaki. Kemudian Allah Mengangkatnya, lalu berlakulah Zaman Pemerintahan yang Menggigit (Zaman Fitnah). Berlakulah zaman itu sebagaimana yang ALLAH kehendaki. Kemudian ALLAH mengangkatnya pula. Kemudian berlakulah Zaman Penindasan dan Penzaliman (pemerintahan diktator) dan berlakulah Zaman itu sebagai mana yang ALLAH kehendaki. Kemudian berlaku pula Zaman Kekhalifahan (Imam Mahdi dan Nabi Isa) yang berjalan di atas cara hidup Zaman kenabian”. Kemudian baginda diam. (Riwayat Ahmad)
2. Kegemilangan Islam akan berulang di akhir zamanDan telah mengeluarkan Abu Daud dan Tabrani dari Abdullah bin Mas’ud dari pada Nabi SAW sabdanya “Kalau tidak tinggal dari dunia kecuali sehari, nescaya Allah panjangkan hari itu sampai diutuskan kepadanya seorang lelaki dari keluargaku sama namanya dengan namaku dan nama ayahnya dengan ayahku dan dia memenuhi dunia dengan keadilan sebagaimana ia telah dipenuhi dengan kezaliman”.( Kitab Al Hawi lil Fatawa oleh Imam Sayuti)
3 Kebangkitan Islam akhir zaman akan bermula dari Timur.Dan telah mengeluarkan Ibni Abi Syaibah dan Nu’aim bin Hammad dalam Al Fitan dan Ibnu Majah dan Abu Nu’aim dari Ibnu Mas’ud, katanya : “Ketika kami berada di sisi Rasulullah SAW, tiba-tiba datang sekelompok anak-anak muda dari kalangan Bani Hasyim. Apabila terlihat akan mereka, maka kedua mata Rasulullah berlinang air mata dan wajah beliau berubah. Akupun bertanya : “Mengapakah kami melihat pada wajahmu, sesuatu yang kami tidak sukai?”. Beliau menjawab : “Kami Ahlul bait telah Allah pilih untuk kami akhirat lebih dari dunia, kaum kerabatku akan menerima bencana dan penyingkiran sepeninggalanku kelak, sampai datangnya suatu kaum dari sebelah timur yang membawa bersama mereka panji-panji berwarna hitam. Mereka meminta kebaikan , tetapi tidak diberikannya. Maka mereka pun berjuang dan memperoleh kemenangan. Lalu diberikanlah apa yang mereka minta itu, tetepi mereka tidak menerimanya hingga mereka menyerahkannya kepada seorang lelaki dari kaum kerabatku yang memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana bumi dipenuhi dengan kedurjanaan. Siapa diantara kamu yang sempat menemuinya, maka datangilah mereka walalupun merangkak di atas salji. Sesungguhnya dialah Al Mahdi.”

4 Setiap kurun (100 tahun) Allah akan memunculkan Mujaddid (Reformer)Rasulullah SAW bersabda :“Sesungguhnya Allah membangkitkan bagi ummat Islam seorang mujaddid yang memperbaharui urusan agama (Islam) di setiap awal kurun”.
5 Imam Mahdi Mujaddid Akhir Zamani. Rasulullah SAW bersabda :Dan telah mengeluarkan Abu Daud dan Tabrani dari Abdullah bin Mas’ud dari pada Nabi SAW sabdanya “Kalau tidak tinggal dari dunia kecuali sehari, nescaya Allah panjangkan hari itu sampai diutuskan kepadanya seorang lelaki (Al Mahdi) dari keluargaku sama namanya dengan namaku dan nama ayahnya dengan ayahku dan dia memenuhi dunia dengan keadilan sebagaimana ia telah dipenuhi dengan kezaliman”.
6 Dan abu Nu’aim mengeluarkan dari Abi Said dan Nabi SAW katanya :“Al Mahdi daripada kami Ahlul bait, seorang lelaki dari umatku, mancung hidungnya. Dia memenuhi bumi dengan keadilan, seperti dia dipenuhi kezaliman”.
7 Dan telah mengeluarkan Abu N’aim dan Al Khatib dalam Talkhis Al mutasyabih dari ibnu Umar katanya sabda Rasulullah SAW :“Akan keluar Al Mahdi dan di atas kepalanya malaikat yang menyeru : Inilah Al Mahdi dan ikutilah dia”.
8. Pemuda Bani Tamim dari Timur pemegang Panji-panji Imam MahdiTelah mengeluarkan Tabrani dalam Al Ausat, dari Ibnu Umar bahwa Nabi SAW telah mengambil tangan Ali dan bersabda : “Akan keluar dari sulbi ini pemuda yag memenuhi dunia dengan keadilan (Imam Mahdi). Bilamana kamu melihat yang demikian itu, maka wajib kamu mencari Pemuda dari Bani Tamim, dia datang dari sebelah Timur dan dia adalah pemegang panji-panji Al Mahdi”. (dari kitab Al Hawi lil Fatawa oleh Imam Sayuti).
9 Jemaah Kebenaran Pimpinan Pemuda Bani Tamim mendapat kemenangan di Timur dan merintis jalan untuk Imam Mahdii. Rasulullah SAW bersabda :Senantiasa ada suatu thoifah (jamaah) yang sanggup menzahirkan kebenaran dan tidak akan dapat memudaratkan mereka orang-orang yang menentang mereka hinggalah datang perintah Allah (hari kiamat)
10 Dikeluarkan dari Al Hasan bin Sofyan dari Abu Nuaim dari pada Tsauban, telah bersabda Rasulullah SAW :“Akan datang panji panji hitam dari timur, hati mereka seperti kepingan besi. Barang siapa yang mendengar tentang mereka, hendaklah mendatangi mereka dan berbailah kepada mereka walaupun terpaksa merangkak di atas salju”. (dari kitab Al Hawi lil Fatawa oleh Imam Sayuti).
11. Dari Ibnu Majah dan Tabrani daripada Abdullah bin Al Harats bin Juzu’ Al Zubaidi telah bersabda Rasulullah SAW“Akan keluarlah manusia dari Timur, mereka itu merintis kekuasaan untuk Al Mahdi”.(dari kitab Al Hawi lil Fatawa oleh Imam Sayuti).
12. Telah bersabda Rasulullah SAW“Kami Ahlul bait telah Allah pilih untuk kami akhirat lebih dari dunia, kaum kerabatku akan menerima bencana dan penyingkiran sepeninggalanku kelak, sampai datangnya suatu kaum dari sebelah timur yang membawa bersama mereka panji-panji berwarna hitam. Mereka meminta kebaikan, tetapi tidak diberikannya. Maka mereka pun berjuang dan memperoleh kemenangan. Lalu diberikanlah apa yang mereka minta itu, tetepi mereka tidak menerimanya hingga mereka menyerahkannya kepada seorang lelaki dari kaum kerabatku yang memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana bumi dipenuhi dengan kedurjanaan. Siapa diantara kamu yang sempat menemuinya, maka datangilah mereka walalupun merangkak di atas salji. Sesungguhnya dialah Al Mahdi.” (dari kitab Al Hawi lil Fatawa oleh Imam Sayuti)
13 Pengisytiharan Imam Mahdi pimpinan ummah di MekkahRasulullah SAW bersabda :“Sesungguhnya ketika zahir Al Mahdi, menyerulah malaikat dari atas kepalanya : “Inilah Al mahdi sebagai Khalifah Allah, maka kamu ikutilah dia”. Seluruh manusia tunduk dan patuh kepadanya dan mendapatkan kasih sayangnya. Sesungguhnya Al Mahdi itu menguasai Timur dan Barat. Dan adapun yang berbaiah kepadanya antara rukun Al Aswad dan maqam Ibrahim, yang pertama sebanyak bilangan ahli Badar, kemudian Abdal dari Syam mendatanginya, diikuti oleh Nujaba’ dari Mesir dan Asoib dari Timur. Setelah itu Allah mengutus kepadanya tentara dari Khurasan dengan bendera-bendera (panji-panji) hitam dan mereka menuju ke Syam. Dan Allah menghantar kepadanya 3000 malaikat dan Ashabul kahfi adalah diantara pembantunya.(hadist dari Kitab As’afur Raghibin)
Sesuai dengan janji Allah ini dan bukti-bukti nyata, maka Islamlah yang akan menggantikan kuasa Amerika sebagai super power dunia nanti. Ini giliran Islam. Islam akan bangkit kembali dan menjadi sebuah empire, dan sekali lagi bumi akan dinaungi oleh keadilan dan kemakmuran. Dunia akan diserahkan lagi kepada umat Islam sebagai mana Allah telah menyerahkannya kepada Rasulullah dan para sahabat (QS Ar Rum 2-4). Jalannya adalah melalui TAQWA. Dahulu umat Islam dapat menang dari Rom dan Parsi (2 super power dunia pada saat itu) dengan kekuatan taqwa. Sekarang dengan kekuatan taqwa pulalah Barat akan ditumbangkan. Allah akan membantu orang yang bertaqwa (QS Al Jaasiah 19). Ini bukan khayalan, tetapi JANJI ALLAH yang telah dan akan terjadi lagi. Asalkan syaratnya dipenuhi. Allah SWT berfirman :“Dan Allah telah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman diantara kamu dan yang mengerjakan amal soleh, bahwa mereka sesungguhnya akan dijadikan khalifah yang berkuasa di muka bumi sebagaimana telah dijadikan khalifah orang-orang sebelum mereka”.(QS An Nur : 55)Dari hadist- hadist di atas jelaslah bahwa kebangkitan Islam di Timur dibangunkan oleh seorang Pemuda dari Bani Tamim. Bani Tamim adalah salah satu cabang dari kabilah Quraisy. Pemuda inilah yang akan menyerahkan kekuasaan (panji-panji hitam) kepada Al Mahdi. Dengan kata lain perjuangannya dan perjuangan Al Mahdi berkait erat dan sambung-menyambung.Pemuda Bani tamim ibarat stop kontak (switch), sedangkan Imam Mahdi sebagai lampunya. Apabila stop kontak tidak ditekan, maka lampu tidak akan menyala. Artinya Imam Mahdi belum akan zahir bila Pemuda Bani Tamim belum membuat tapaknya atau belum mendapatkan daulah di satu negara di Timur. Kemungkinan besar negara islam yang akan didapat oleh Pemuda Bani Tamim itu adalah malaysia. Kalau diibaratkan membangun rumah, pemuda Bani Tamim adalah orang yang membangun pondasinya. Untuk membangun rumah yang kokoh, tentulah pondasi harus kuat. Imam Mahdi bertugas membangun rumah tersebut, melengkapinya dengan dinding, atap, pintu, jendela lantai dsb.Mengingat besarnya peranan pemuda Bani Tamim sebagai perintis jalan Imam Mahdi, dan semakin dekatnya kegemilangan Islam tersebut, tentulah pemuda Bani Tamim itu sudah ada bahkan sudah hampir menyelesaikan pembangunan tapaknya. Tentulah ia berada di Timur (Asia tenggara?). Diantara ciri jamaahnya adalah : menzahirkan kebenaran dalam seluruh aspek kehidupan manusia mulai dari diri, keluarga, ekonomi, teknologi, kebudayan, pendidikan dan lain lain serta jamaah itu tidak akan dapat memudaratkan mereka orang-orang yang menentang mereka hinggalah datang ketentuan Allah (hari kiamat).