KELEMAHAN MANUSIA DIBANDING MAKHLUK LAINNYA

017ll2Manusia bukan makhluk super, walaupun manusia makhluk yang diciptakan sebagai makhluk yang paling sempurna, tetapi manusia adalah makhluk yang paling lemah diantara makhluk-makhluk lainnya.

Tenaga
Bandingkan dengan gajah lebih kuat dari manusia, gajah bisa mengangkat dan mencabut pohon tanpa bantuan alat. Tenaga gajah lebih besar dari manusia.

Kecepatan Berlari
Bandingkan dengan kuda, rusa,dan burung mereka makhluk yang lebih cepat berlari ketimbang manusia.

Jarak Pandangan Mata
Bandingkan dengan burung elang yang dapat melihat mangsanya dari jarak yang jauh sambil terbang.
Bandingkan dengan burung hantu yang bisa melihat di malam gelap gulita.

Sensor Penciuman
Bandingkan dengan kucing dan anjing yang penciumannya sangat tajam dan mampu menengendus mangsanya dari jarak yang jauh.

Kecantikan warna kulit
Bandingkan dengan burung merak yang berkilauan warna bulunya dan penuh warna yang sangat artistik.

Zat yang dikeluarkan
Manusia selalu mengeluarkan zat yang bernama kotoran, bandingkan dengan lebah yang selalu mengeluarkan madu yang sangat bermanfaat.

Banyaknya keturunan
bandingkan dengan ikan dan binatang air , sekali bertelur mereka menghasilkan ribuan telur dan anak-anak ikan.

Itulah manusia yang sebenarnya tak ada yang patut disombongkan di dunia ini…
Manusia bisa mati karena seekor kuman yang kecil, virus (HIV/AIDS.demam berdarah,flu burung) yang sangat kecil dan makhluk – makhluk lain yang mungkin kelihatan lemah dan kecil.

Dengan makhluk yang tidak bernyawa seperti angin,air,tanah dan api pun manusia tidak bisa melawannya.
Angin jika telah menjadi angin puting beliung akan mengancam jiwa manusia.
Air jika menjadi air bah dan tsunami akan melenyapkan peradaban manusia.
Tanah jika bergunjang dan longsor akan mengubur manusia. dan api jika telah berkobar membara akan menghanguskan manusia.

Tak ada yang patut disombongkan pada diri manusia. La haula wala quwata illah Billah.
Tiada daya dan upaya melainkan dari Allah.

SEJARAH MANUSIA PERTAMA YANG MELAKUKAN KURBAN DAN MANUSIA PERTAMA YANG MELAKUKAN PEMBUNUHAN DI DUNIA

Firman Allah dalam Al Qur’an Surat Al Maidah Ayat 27 sampai 30

27. Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan korban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). Ia berkata (Qabil): “Aku pasti membunuhmu!.” Berkata Habil: “Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwa.”
28. “Sungguh kalau kamu menggerakkan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, aku sekali-kali tidak akan menggerakkan tanganku kepadamu untuk membunuhmu. Sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan seru sekalian alam.”
29. “Sesungguhnya aku ingin agar kamu kembali dengan (membawa) dosa (membunuh)ku dan dosamu sendiri, maka kamu akan menjadi penghuni neraka, dan yang demikian itulah pembalasan bagi orang-orang yang zalim.”
30. Maka hawa nafsu Qabil menjadikannya menganggap mudah membunuh saudaranya, sebab itu dibunuhnyalah, maka jadilah ia seorang diantara orang-orang yang merugi.

Dari ayat diatas diketahui bahwa :
Manusia pertama yang melakukan kurban adalah Habil dan Qabil anak dari nabi Adam AS.
Manusia pertama yang melakukan pembunuhan adalah Qabil yang membunuh saudaranya yaitu Habil, karena iri karena kurbannya tidak diterima Allah SWT.

4 TYPE MANUSIA

TYPE 1.
Manusia type ini adalah manusia yang hidup didunia bergelimang harta dan kemewahan. Kerjanya hanya menumpuk-numpuk harta benda dan selalu menghitung-hitungnya. Sangat takut jika hartanya berkurang sedikit saja. Karena hartanya dia lupa beribadah kepada Allah dan tidak menunaikan hak-hak saudaranya dan masyarakat yang ada disekitarnya.
Manusia type ini akan celaka dan akan mengalami kesusahan di akhirat. Walaupun di dunia dia banyak harta tetapi hartanya itu tidak akan berguna dan tidak dapat menolongnya di akhirat.

TYPE 2.
Manusia type ini susah dan sangat miskin di dunia. Dia tidak memiliki harta yang bisa dibanggakan di dunia. Dengan kemiskinannya itu dia juga tidak bisa beribadah kepada Allah. Dia menyesali hidupnya yang miskin dan menyalahkan Allah yang membuat dia miskin. Dengan alasan kemiskinan ini dia berbuat jahat dan mencari rezeki yang tidak halal yang akhirnya tambah menyusahkan dirinya. Manusia type ini juga akan sengsara diakhirat.

Type 3.
Manusia type ini mempunyai harta yang cukup dan juga rajin beribadah kepada Allah tanda kesyukurannya kepada Allah. Selalu mengifaqkan hartanya dan rajin membayar zakatnya. Dia menyadari bahwa hartanya itu hanya titipan Allah. Manusia type ini adalah manusia yang paling beruntung. Di dunia beruntung dan di akhirat akan beruntung dan mendapatkan kenikmatan Surga.

Type 4.
Manusia type ini adalah manusia yang miskin di dunia dan tidak memiliki harta, tetapi dia tetap bersyukur dengan kemiskinannya dan selalu rajin beribadah kepada Allah SWT. Sehingga walupun miskin dia tidak mau menghalalkan segala cara untuk mencari harta. Sehingga diakhirat manusia type ini akan mendapatkan kebahagian di akhirat. Orang yang miskin tidak akan banyak pertanyaan di akhirat. Karena pertanyaan untuk harta ada dua yaitu dari mana didapatkan dan kemana dibelanjakan.