SUBHANALLAH …WANITA KRISTEN SUKA PAKAI HIJAB (CADAR)

Wanita-wanita kristen di Somalia berterimakasih kepada hukum Syari’ah. Siraaj, Rabu, 18 Januari 2012 22:07:43

(Arrahmah.com) – Para aktivis Barat kulit putih berkunjung ke Somalia karena ingin mengetahui kebenaran mengenai hukum syari’ah dalam pandangan masyarakat yang berada dibawah aturan syari’ah. Mereka berkunjung ke sebuah desa dan merilisnya dalam sebuah video yang telah dipublikasikan di situs liveleaks dan youtube yang berjudul “Christian women living under Shari’ah”.

Mereka berpergian dengan menggunakan kendaraan ke sebuah desa di Somalia.

Dalam video tersebut seorang wanita Barat kulit putih mengatakan “saya berpikir apakah para wanita disini (Somalia) merasa tertekan untuk mengikuti pakaian islami, di tempat yang tradisional”.

“Jika seseorang akan memberitahu saya kebenarannya, saya pikir harus para wanita itu sendiri (yang menjelaskannya)”, ujarnya.

Kemudian wanita itu mengunjungi para wanita Kristen yang berada di sebuah desa di Somalia. Setelah sampai ia mewawancarai langsung para wanita Kristen yang berada disana.

“saat pertama kali saya bertemu mereka, semua wanita Kristen kulit hitam menutup tubuh mereka dan sangat senang dengan itu”, kata wanita Barat itu yang merasa keheranan.

Kemudian ia mewawancarai beberapa wanita Kristen disana. Seorang wanita Kristen yang masih terlihat muda, memakai hijab berwarna hitam mengatakan, “sekarang kami berpakaian sesuai petunjuk syari’ah, aturan yang Islam tetapkan, hijab tidak hanya untuk para orangtua, tetapi bahkan untuk anak-anak, seorang anak berumur satu hingga dua tahun akan memiliki hijab, kami menyukainya karena tidak seperti selendang tradisional, ini tidak lepas ketika kalian berjalan, hijab terasa nyaman (dipakai), dan tidak jatuh (lepas)”.

Para wanita Kristen di Somalia menganggap hijab adalah pakaian modern bukan pakaian tradisional atau kuno dan mereka terlihat nyaman dan senang memakai pakaian Islami.

Kemudian wanita Kristen berhijab itu menambahkan, “sejujurnya, Syari’ah telah sangat membantu kami”.

Aktivis Barat kemudian mewawancarai wanita Kristen lainnya, yang memakai hijab warna cream dan bercerita dengan terharu tentang hidupnya sebelum dan setelah dibawah hukum syari’ah, “sebelum syari’ah, kami (hidup) dalam permainan judi, alkohol dan prostitusi, dan sekarang semua ini telah dibuang (hilang), dan pusat belajar baru telah dibuka, dimana kami dapat belajar banyak hal seperti
keterampilan berbisnis”.

Wanita Kristen yang lain juga bercerita tentang besarnya manfaat yang mereka rasakan dari hukum syari’ah dan berterimakasih kepada hukum syari’ah. Wanita Kristen kulit hitam yang juga memakai hijab, bewarna hijau mengatakan di depan kamera, “laki-laki tidak boleh seenaknya memukul istri-istrii mereka, termakasih kepada syari’ah, sekarang mereka (para suami) tidak dapat melakukan (kekerasan), (jika) ada seorang laki-laki yang memukul istrinya, dan dia akan didenda oleh pengadilan, (contoh) ada seorang laki-laki yang menampar istrinya, hukuman yang mengadilinya adalah membayar 5.000 naira untuk setiap jari tangannya.

Para wanita Kristen itu menunjukkan dengan jelas bahwa mereka merasa mendapatkan manfaat dari hukum Syari’ah, mereka merasa aman, tentram, dan mendapatkan keadilan dibawah hukum Syari’ah.
Subhanallah! (siraaj/arrahmah.com)

Warga AS Berharap Yesus ‘Kembali’ Tahun 2050 dan AS Diserang Nuklir

Sebuah survei baru menemukan bahwa warga Amerika terbagi apakah mereka percaya bahwa Yesus akan kembali pada tahun 2050.

Di antara responden survei yang dilakukan oleh Pew Research Center dan Smithsonian Magazine, 41% mengatakan mereka mengharapkan Kedatangan kedua Yesus dalam 40 tahun mendatang, sementara 46 persen mengatakan mungkin atau pasti tidak akan terjadi.

Jajak pendapat menunjukkan juga bahwa 58 persen dari evangelis kulit putih percaya bahwa Yesus akan kembali di tahun 2050 dibandingkan dengan hanya 32 persen penganut Katolik, dan responden yang tidak memiliki pendidikan tinggi, tiga kali lebih tinggi dengan responden yang memiliki gelar perguruan tinggi untuk mengharapkan kedatangan kedua KYesus dalam 40 tahun mendatang.

Mayoritas dari semua responden, mengatakan mereka berharap akan ada terorisme nuklir terhadap AS atau perang dunia lain pada tahun 2050.

Enam puluh delapan persen responden di bawah usia 30 memprediksi perang dunia akan terjadi pada tahun 2050, 72% percaya bahwa akan ada krisis energi di seluruh dunia di tahun 2050 dan 31% mengharapkan sebuah asteroid akan menyerang planet bumi.

Menurut jajak pendapat, 53% mengharapkan adanya serangan teroris melawan Amerika Serikat dengan menggunakan senjata nuklir.

Jajak pendapat juga menunjukkan adanya optimisme yang tajam dalam keseluruhan keinginan warga AS dari tahun 1999, ketika 81% mengharapkan kehidupan yang baik bagi mereka dan keluarga mereka. (fq/ynet)

Sumber: <disini

Pemuda Muslim Pacaran Dengan Wanita Nasrani Lalu Mimpi Bertemu Yesus

Assalamu alaikum ustads,, Saat ini saya sedang menjalin hubungan dengan seorang nasrani, dengan harapan dia mau ikut agama saya. Sampai saat ini memang belum ada arah pembicaraan yg serius ke sana, tapi saya sangat menaruh harapan agar dia mau ikut saya. Setelah beberapa lama saya jalan dgnnya, saya pernah bermimpi bertemu dengan Tuhan Yesus, dalam mimpi saya, seolah-olah saya berada dalam sebuah gedung dan saya tidak bisa menemukan jln keluar dr gedung tsb, lalu seolah-olah Yesus menuntun saya untuk keluar dr gedung tsb dan akhirnya saya berhasil keluar. Yang ingin saya tanyakan,apa maksud dr mimpi saya ini ?? Saya sama sekali tidak ada niat untuk berpindah ke agama lain,tp knp saya bermimpi seperti itu, apakah ini sebuah tanda atu apa ?? Mohon penjelasannya. Terima kasih, wassalam

Wie

Jawaban
Waalaikumussalam Wr Wb

Didalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Said al Khudriy bahwa Rasulullah saw bersabda,”Jika seseorang diantara kalian bermimpi dengan mimpi yang ia sukai (mimpi yang baik) sesungguhnya ia datang dari Allah, maka pujilah Allah atasnya dan bicarakanlah mimpi tersebut. Dan jika seseorang diantara kalian bermimpi yang lain dari itu (mimpi yang buruk) da ia membencinya, maka sesungguhnya itu datangnya dari setan maka berlindunglah dari keburukannya dan janganlah membicarakannya kepada siapapun maka mimpi buruknya tersebut tidak merugikannya.” (HR. Bukhori)

Al Hafizh Ibnu Hajar menyebutkan bahwa didalam riwayat al Kusyhimaniy didalam bab “Apabila dia bermimpi dengan yang tidak disukai maka itu tidaklah membahayakannya.” Dia mengatakan bahwa adab mendapatkan mimpi yang baik ada tiga: memuji Allah swt, bergembira dengannya dan menceritakannya akan tetapi barangsiapa yang bermimpi buruk maka adabnya adalah : berlindung kepada Allah dari kejahatannya, berlindung kepada-Nya dari kejahatan setan, meludah ke sebelah kiri tatkala terjaga dari tidurnya dan tidak menceritakannya kepada seorang pun.

Selanjutnya al Hafizh menyebutkan pendapat para ulama tentang hikmah dibalik perkara-perkara itu :
1. Adapun berlindung kepada Allah dari kejahatannya adalah jelas disyariatkan tatkala menghadapi setiap perkara yang tidak disukainya.

2. Adapun berlindung kepada Allah dari setan maka terdapat di beberapa jalan hadits bahwa mimpi itu berasal darinya yang hendak memberikan khayalan kepada orang itu dengan tujuan memberikan kesedihan kepadanya dan menakut-nakutinya.

3. Adapun tentang meludah maka ‘Iyadh mengatakan bahwa hal ini diperintahkan untuk mengusir setan yang mendatangkan mimpi buruk sebagai penghinaan baginya dan menyatakan kejijikannya. Kemudian dikhususkannya ke sebelah kiri karena ia adalah tempat kotoran atau sejenisnya.

4. Sedangkan mimpi yang terkadang mengagetkan orang yang bermimpi namun ia tidak mendapatinya tatkala terjaga dan tidak pula ada sesuatu petunjuk tentang hal itu maka mimpi yang demikian masuk dalam bagian lain yaitu sesuatu yang ada didalam fikirannya yang menyibukkannya sebelum ia tidur dan terbawa saat tidur yang kemudian dia lihatnya didalam mimpi maka mimpi yang seperti ini tidaklah membahayakannya dan tidak pula memberikan manfaat baginya.” (Fathul Bari juz XII hal 431 – 434)
Sementara pemilik kitab “Tuhaftul Ahwadzi” menambahkan adab mendapatkan mimpi buruk selain dari empat yang disebutkan diatas dengan mengerjakan shalat dan mengganti arah tidurnya yang berbeda dengan arah sebelumnya.

Syeikh ‘Athiyah Saqar menyebutkan pendapat an Nablusi yang mengatakan bahwa sebagian mereka (ulama) mengatakan bahwa mimpi itu ada tiga :

1. Kabar gembira dari Allah dan inilah mimpi yang baik.
2. Mimpi buruk yang berasal dari setan.
3. Mimpi yang merupakan kejadian yang dialami oleh orang yang bermimpi.

Didalam hadits shahih yang diriwayatkan oleh Muslim bahwa seorang laki-laki mengatakan kepada Nabi saw dan berkata,”Aku bermimpi kepalaku terputus dan aku mengikutinya—dari belakang—.’ maka beliau saw bersabda,”Janganlah engkau ceritakan permainan setan terhadapmu didalam tidur (mu).”
Mimpi yang berasal dari dorongan jiwa seperti orang yang bermimpi bahwa dirinya bersama orang yang dicintainya atau takut terhadap sesuatu yang dilihatnya atau dirinya lapar dan bermimpi bahwa dia sedang makan.. (Fatawa al Azhar juz X hal 192)

Dengan demikian mimpi yang anda saksikan ketika tidur dimana anda bertemu dengan Yesus Kristus adalah mimpi buruk atau mimpi batil yang bersumber dari setan. Setan memanfaatkan fikiran anda yang senantiasa digelayuti perasaan cinta kepada orang nasrani yang anda cintai itu.

Mimpi yang anda dapati jekas bertentangan dengan aqidah islam yang tidak mengakui ketuhanan Isa as karena ia hanyalah seorang nabi dan rasul sebagaimana nabi-nabi dan rasul-rasul lainnya berdasarkan firman Allah swt :

Artinya : “Dan (Ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: “Hai Bani Israil, Sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan Kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad).” (QS. Ash Shaff : 6)

Artinya : “Sesungguhnya Telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah ialah Al masih putera Maryam”, padahal Al masih (sendiri) berkata: “Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu”. (QS. Al Maidah : 72)

Untuk itu hendaklah anda melakukan adab-adab mendapatkan mimpi buruk didalam tidur—seperti yang disebutkan diatas—dan janganlah terpengaruh oleh isi dari mimpi itu sama sekali karena dapat membahayakan aqidah anda sebagai seorang muslimah dan perbanyaklah berlindung kepada Allah swt serta lebih dekatkan diri anda dengan-Nya.

Dan tentang hubungan anda dengan orang nasrani itu cobalah pertimbangkan pengaruh yang bisa muncul terhadap aqidah keislaman anda karena keburukannya lebih besar daripada kebaikannya. (baca : Mencintai dan Mendoakan Non Muslim)

Wallahu A’lam

Sumber: Eramuslim.com