Pemuda Miskin dan Gadis Kaya

Suatu hari si pemuda miskin ingin menembak si gadis. Gadis itu berkata”Dengarnya gaji bulananmu sama dengan pengeluaranku sehari,haruskah aku pacaran denganmu? Aku tidak pernah mencintaimu,cari saja gadis lain yang setingkat denganmu” Tapi entah kenapa si pemuda tidak bisa melupakan dirinya. Sepuluh tahun kemudian mereka bertemu dipusat perbelanjaan. Wanita itu berkata”Hei kamu apa kabar?aku sudah menikah lho,kamu tahu gaji suamiku berapa?20 juta lho perbulan,dapat kamu bayangkan,dia jugaa sangat cerdas lho” Mata pemuda itu berlinang airmata mendengar kata kata wanita itu.Beberapa menit kemudia suami wanita itu datang.Sebelum wanita itu mengatakan sesuatu suaminya berkata”Pak! Saya terkejut melihat bapak disini,kenalkan ini istri saya” Lalu dia berkata sama Istrinya”Kenalkan Bosku,beliau masih lajang lho,dia mencintai seorang gadis,tapi gadis itu menolaknya Itu sebabnya beliau belum menikah,sial sekali gadis itu… Bukankah sekarang tidak ada lagi yang mencintai seperti itu?” Wanita itu terkejut dan malu,dia tidak berani memandang wajah si pemuda itu,yang kini telah menjadi Bos suaminya sendiri. “Kadang orang yang kita sakiti dan hina,lebih sukses dari apa yang kita bayangkan,Setelah semuanya terjadi timbullah penyesalan dari dirinya.. Orng yang dihina akan memakai hinaannya untuk mencapai sebuah kesuksesan. Bukan harta yang membuat kita bahagia,namun bersyukur yang membuat kita bahagia.