“Bunuh Diri” Takdir Atau Bukan…

Banyaknya berita ataupun kasus “bunuh diri” sangat memprihatinkan bagi kita.Baru0baru ini ada kejadian satu keluarga bunuh diri di Jawa Timur dan tahun yang lalu ada juga kasus saumi istri bunuh diri di Deli Serdang Sumatera Utara gara-gara gagal jadi Calek. Memang miris kita mendengarnya.

Prilaku atau dorongan bunuh diri ini ada disetiap manusia. Bisikan-bisikan untuk mengakhiri hidup kita karena timbulnya permasalahan yang ada dalam diri kita ini faktor penyebab utama.

Memang setiap manusia pasti menghadapi permasalahan. lecil besarnya permasalahan itu tergantung dari kita yang menghadapinya. persoalan kecil bagi kita mungkin sangat besar dan berat bagi orang lain lain.

 

Apakah mati dengan cara bunuh diri merupakan sudah takdir kita…? Hanya Allah saja yang tahu. Memang kita juga belum tahu dengan cara apa nanti kita akan mati. Makanya sebelum kita mati kita harus banyak-banyak mengumpulkan amal kebaikan sehingga kita sebelum mati mendapatkan petunjuk dari Allah dan mendapatkan mati dalam kebaikan atau khusnul khotimah. Jadi jangan berleha-leha. Kita hidup hanya sementara, manfaatkan waktu yang sementara ini untuk mengumpulkan amal kebaikan. Sebenarnya ita ini semuah sudah “divons mati”. Tapi kenapa masih bisa tertawa…? Orang yang akan dihukum gantung pasti akan selalu risau dan selalu berbuat baik untuk mengisi detik-detik dari akhir hidupnya.