Telkomsel Dibobol Israel…???

Israel Bisa Menembus Pusat Data Telkomsel?

INILAH.COM, Jakarta – Israel adalah negara yang kemampuan intelejen elektroniknya terbaik di dunia. Melalui microchip trapdoor yang dipasang di dalam perangkat lunak, negara ini mampu menebus data-data penting suatu negara. Apakah perangkat lunak Amdocs yang dibeli Telkomsel memakai trapdoor?

Gordon Thomas, seorang wartawan kawakan yang menulis buku berjudul Gideon’s Spies: The Secret History of The Mossad, mengungkapkan, negara Zionis Israel berhasil membuat satu program yang bisa mengetahui lalu lintas uang haram dan mendeteksi pelaku terorisme.

Sepintas program ini sangat membantu suatu negara untuk memerangi kejahatan terorganisir. Tapi, jangan terkecoh. Di dalam program ini telah dipasangi apa yang disebut dalam dunia teknologi informasi sebagai lubang suatu program atau pintu jebakan (microchip trapdoor).

Pintu jebakan, berupa microchip, ini akan bekerja dengan mengirimkan informasi kepada pusat data Mossad, tanpa terdeteksi pengguna atau pemilik program.

Untuk mengelabui pembeli yang biasanya adalah negara atau otoritas keamanan suatu negara, Israel mendirikan suatu perusahaan komersial yang bertindak sebagai penjual. Perusahaan ini dibuat sedemikian rupa sepaya tidak terlihat kaitannya dengan Mossad.

Nama perusahaan boneka itu adalah Degem Computers Ltd, bermarkas di Tel Aviv. Perusahaan inilah yang menjual program antipencucian uang itu ke Rusia, Inggris, Kanada, Korea Selatan, Jordania, negara-negara Amerika Selatan, dan negara-negara di Afrika.

Karena Jordania membeli program antipencucian uang ini, maka Mossad selalu mengetahui jadwal dan kegiatan Yasser Arafat. Sebab Arafat selalu melaporkan kegiatannya ke Jordania.

Nah.. apakah Amdocs adalah perusahaan boneka Mossad? Apakah program Amdocs yang dibeli Telkomsel dipasangi pintu jebakan? Tidak ada yang bisa memastikan. Tapi yang jelas, perusahaan ini induknya berlokasi di Israel. Dan, melihat reputasi Israel yang bisa menggunakan banyak cara untuk mendapatkan informasi, terbuka peluang Amdocs dan program yang dijual ke banyak negara, termasuk Amerika, memiliki pintu jebakan yang bisa mengirim informasi ke Israel.(ram)

SUMBER :

MOBILE SITE

Sadis…Perempuan pun di Bom Seradu Israel

Memang betul-betul sadis kelakuan serdadun Israel ini. Perempuan pun terkena sasaran bom serdadu Israel.


Seorang pria Palestina yang terluka digotong ke rumah sakit, Minggu (4/1). Rudal Israel yang menghantam pusat perbelanjaan utama di Gaza City menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai 40 orang yang semuanya adalah warga sipil Palestina.

GAZA, KOMPAS.com – Serangan bom Angkatan Darat Israel menewaskan seorang perempuan Palestina dan melukai dua saudaranya di Jalur Gaza Tengah, Selasa (13/7/2010).

Pembunuhan terhadap warga Palestina di desa Johar a-Deek dekat perbatasan Gaza-Israel itu justru dibela seorang juru bicara militer negara teroris Zionis Israel.

Juru bicara militer itu mengatakan, ketiga warga Palestina itu ditembak karena dicurigai mau menyerang. Kekejian pasukan Israel terhadap warga Palestina tidak berdosa bukan baru kali ini saja terjadi.

Dalam serangannya ke Jalur Gaza yang dikuasai Hamas selama 22 hari pada Desember 2008-Januari 2009, sedikitnya 1.300 orang, termasuk 400 anak Palestina tewas.

Jumlah warga Palestina yang terluka akibat serangan udara negara teroris Israel itu tercatat 5.300 orang.

Selain korban jiwa, ribuan rumah warga, gedung sekolah, rumah sakit, dan gedung PBB juga hancur lebur akibat serangan Israel dengan total nilai kerugian diperkirakan 476 juta dolar Amerika Serikat.

Sebaliknya, Israel mengklaim jumlah korban tewas di pihaknya dalam konflik bersenjata dengan Hamas itu hanya 13 orang.

Biadab: Wanita yang Ingin Membesuk Kerabatnya di Penjara Israel Harus Telanjang Bulat

Memang sadis dan biadab peraturan di penjara Israel ini dan sangat tidak berperikemanusiaan….

KNRP – Sebuah pusat hukum Palestina menemukan prilaku penjara militer Israel Aufar di Tepi Barat yang sangat tidak manusiawi. Pihak manajemen penjara di sana memaksa para wanita Palestina dari Al-Quds dan Tepi Barat untuk bertelanjang bulat sebagai syarat untuk dapat menemui sanak kerabat mereka yang mendekam di sel penjajah Israel.

Pusat Keadilan Hukum Palestina dalam suratnya meminta otoritas penjara-penjara Israel dan pihak Penjara Aufar untuk segera
menghentikan prilaku binatang itu. Terkait kasus memalukan itu, pengacara wanita lembaga yang berkedudukan di Palestina 48 itu telah mengirimkan surat atas nama wanita-wanita Palestina Al-Quds. Dikatakan pengacara itu, mereka terpaksa mengurungkan niat untuk bertemu sanak keluarga karena ada syarat yang sangat menjijikan dan menghinakan itu.

Dalam surat itu dikatakan, dua orang wanita Palestina pergi menuju Penjara Aufar untuk menengok kerabatnya. Setelah keduanya diperiksa secara ketat oleh sipir penjara, salah seorang sipir meminta keduanya untuk masuk ke sebuah ruangan sebelah dan memintanya untuk
bertelanjang bulat. Saat keduanya masuk ruangan itu, keduanya menemukan sebuah jendela yang memanjang ke ruangan lainnya. Beberapa detik kemudian terdengar sipir wanita Israel melalui pengeras suara memberikan perintah agar keduanya melucuti semua pakaiannya. Tak pelak, kedua wanita Al-Quds itu pun menolak mentah-mentah. Israel sendiri berdalih hal itu untuk pemeriksaan mendalam agar pengunjung penjara betul-betul steril. Lalu keduanya pun mengurungkan niat menjenguk sanak kerabatnya.

Dikatakan lembaga itu, peristiwa yang dialami kedua wanita itu bukan hanya sekali, namun berulang-ulang dan diterapkan kepada wanita-wanita dari Al-Quds Timur dan Tepi Barat. Akhirnya, banyak dari mereka lebih memilih pulang ke rumah ketimbang harus bertelanjang bulat meski harus gigit jari karena gagal membesuk sanak keluarga.(milyas/qudspress)

sumber: http://www.knrp.or.id/files/image/berita/get_img.jpeg

Renungan Jum’at

Kita semua sudah mengetahui jika cita-cita akhir dari gerakan Illuminaty (termasuk berbagai ‘sekte’nya seperti Freemasonry, Bilderberger, Bohemian Groove, Trilateral Commission, Rosikrusian, NeoLib atau Libertarian, dan sebagainya) adalah menciptakan The New World Order. Apakah itu The New World Order atau Tatanan Dunia Baru?
The New World Order yang dimaksudkan mereka, para konspirator globalis ini, adalah menciptakan satu dunia yang hanya diisi oleh mereka sebagai TUAN dan manusia selain mereka sebagai BUDAK. Tidak ada kelas menengah. Di era ini semua manusia hanya punya satu agama, yakni Pluralisme. Islam dan Kristen, juga Katolik, akan hancur, demikian pula dengan yang lainnya.
Dalam tatanan dunia yang baru ini, Sekularisme menjadi panglima dan kelompok konspiran globalis akan menjadikan Amerika Serikat sebagai kendaraan utamanya. Sebab itu, di dalam lambang negara AS terdapat simbol piramida illuminati, sebuah piramida terpenggal di atasnya dengan simbol sebuah mata di puncaknya.
Salah satu strategi perjuangan kaum globalis ini adalah dengan mengendalikan dan mendominasi pikiran dan kesadaran umat manusia, atau yang lazim disebut dengan istilah “The Mind Control” atau Pengontrolan Pikiran Manusia. Mereka ingin semua manusia, selain mereka tentunya, menjadi manusia-manusia yang bebal, jauh dari kekritisan, cenderung pada foya-foya dan kenikmatan duniawi, sehingga menjadi manusia yang malas untuk berpikir dan mempelajari hal-hal yang sebenarnya jauh lebih bermanfaat. Tipikal manusia jenis inilah yang akan memudahkan mereka untuk bisa memperbudak orang.
Sebab itu, mereka menguasai hampir seluruh industri opini, indusri tren, industri budaya pop, industri pendidikan, dan industri pemberitaan dunia. Semua media massa besar di dunia ini tidak lepas dari hegemoni mereka. Mereka menciptakan berbagai trend dunia secara berkesinambungan yang sesungguhnya dinilai dari rasionalitas dan akal sehat sama sekali tidak masuk akal dan tidak ada gunanya. Beberapa di antaranya adalah kontes Miss Universe misalkan, atau pemecahan rekor ini dan itu, apakah itu yang bernama World Guinnes Record atau pun MURI. Semua ini tidak ada gunanya sama sekali bagi peningkatan kualitas hidup dan kualitas kemanusiaan itu sendiri dan seharusnya umat Islam menjauhi hal-hal seperti itu.
Lalu kita semua bisa melihat sekarang ini, setiap hari setiap pagi, lewat layar kaca seluruh orang di Indonesia disuguhi pertunjukkan musik Live Show yang biasanya diadakan dipelataran parkir mall atau pun yang sejenisnya. Pertunjukkan ini melibatkan ratusan bahkan ribuan penonton yang mayoritas generasi muda Indonesia, yang berbondong-bondong ingin menyaksikan artis-artis muda Indonesia bernyanyi. Kian hari pertunjukan sejenis kian menggila dan banyak menyedot penonton.
Generasi muda seperti inilah, yang menyukai hura-hura, bebal, dan tidak kritis yang diinginkan para konspiran globalis. Saya menyebut generasi seperti ini sebagai “The Junk Generation” atau Generasi Sampah. Sama seperti berbagai sinetron di teve dan berbagai acara konyol yang sama sekali tidak mendidik dan (maaf) menjijikan. Termasuk acara menguji hapalan lirik lagu yang juga tidak bermanfaat sedikit pun.
Media layar kaca atau Teve memang media yang sangat efektif untuk menghacurkan kekritisan generasi muda dan membuat mereka menjadi generasi bebal yang ironisnya menyukai kebebalan itu sendiri. Kita bisa melihat, jika ada pentas musik, maka jumlah penonton pasti melebihi ratusan bahkan ribuan. Namun jika ada diskusi buku atau yang semacamnya, jumlah peserta paling banyak ratusan, tidak pernah ribuan. Dalam menciptakan generasi sampah ini, para konspirator global sepertinya sangat berhasil di Indonesia. Sebab itulah, saya pribadi menyarankan agar jika tidak ada acara yang bermanfaat di teve, sebaiknya dimatikan saja pesawat teve itu. Selain lebih hemat listrik, toh kita tidak terhanyut dengan segala acara konyol dan tidak berguna seperti itu.
Selain itu, berbagai pertunjukkan musik sekarang ini juga banyak menampilkan simbol-simbol masonik dalam tata hias panggungnya. Saya sebutkan satu saja, dalam acara Musik Malam Minggu yang diadakan salah satu stasiun teve swasta baru-baru ini yang menampilkan penyanyi Yana Yulio dan Rezza Artamevira, seluruh dekorasi panggung di dalam studio menggunakan simbol Bintang David. Simbol Zionis ini bertebaran di mana-mana. Dan ironisnya, sejumlah orang yang ikut duduk menyaksikan acara tersebut yang mengenakan jilbab namun tidak melakukan tindakan apa-apa, pun sampai sekarang tidak ada satu pun tokoh Islam yang menggugat acara tersebut. Ini beda dengan peristiwa saat kelompok musik Dewa-19 menginjak-injak kaligrafi bertuliskan Allah di salah satu studio teve swasta yang kemudian berbuntut panjang karena adanya seorang tokoh Islam yang menggugatnya. Saya menjadi bertanya-tanya, apakah kebebalan itu juga sudah merasuki para aktivis?

Kontra-prestasi atau imbalan terhadap para artis juga sangat mewah dibanding imbalan atau kontra-prestasi terhadap para pendidik bahkan yang setingkat profesor sekali pun. Coba sesekali melihat satu acara diskusi di mana panitia mengundang seorang artis dan juga seorang profesor. Saya pernah melihat satu proposal yang disusun panitia diskusi bedah buku di sebuah universitas ternama di Jakarta yang mengundang seorang artis dan seorang profesor. Untuk si artis, panitia menganggarkan dana dalam amplop sebesar lima juta rupiah, sedangkan untuk sang profesor hanya sepersepuluhnya, yakni ‘cuma’ limaratus ribu rupiah. Ini adalah fakta jika kebanyakan dari kita memang lebih menghargai artis ketimbang seorang pendidik yang sudah susah payah meraih gelar intelektualitasnya.
Jika ditanyakan apakah berbahaya jika kita terus-menerus mengkonsumsi tontonan musik, film, dan sebagainya yang sarat dengan simbol-simbol Masonik, maka jawabnya adalah iya. Untuk musik dan acara-acara tidak bermanfaat, sedapat mungkin tinggalkanlah. Apalagi yang ditayangkan teve atau melihatnya langsung. Namun untuk film, hal ini tergantung pada keperluan. Sebab banyak pula film yang bisa diambil ilmunya, tentu tidak bagi setiap orang.
Hanya saja, yang harus kita sadari, semua film, musik, dan acara hiburan sekarang ini memang dibuat untuk melenakan kita semua. Dan salah satu cara yang paling jitu dan paling mudah sekarang ini adalah dengan melakukan Diet menonton teve. Wallahu ‘alam bishawab.

Wanita Muslim Palestina Ungkap Kebejadan Moral Sipir Israel

Saberin Abu Ammarah, muslimah Palestina berusia 26 tahun mengungkapkan perilaku amoral dan sewenang- wenang para sipir penjara Israel terhadap perempuan- perempuan Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel. Saberin yang baru dibebaskan setelah enam tahun mendekam di penjara Israel mengatakan, para tahanan perempuan diperlakuan tidak manusiawi. “Mereka harus menjalani interogasi berulang-ulang meski bahkan sepanjang malam. Para sipir penjara Israel juga menelanjangi tahanan perempuan Palestina,” kata Saberin. Para sipir itu, tambah Saberin, juga tidak mengijinkan para tahanan bertemu dengan keluarganya, terutama pada bulan Ramadan dan tidak menyediakan televisi atau radio bagi para tahanan. Saberin menegaskan, apa yang dilakukan oleh para sipir penjara Israel adalah kejahatan terhadap kemanusiaan. Pihak penjara Israel juga membiarkan para tahanan dalam kondisi kesehatan yang buruk. Mereka tidak menghalang-halangi dokter yang ingin memeriksa tahanan di penjara. Saat ini terdapat lebih dari 12.000 warga Palestina termasuk kaum perempuan dan anak-anak yang berada di dalam penjara-penjara Israel dengan kondisi yang menyedihkan. (ln/prtv)

Al-Qaidah Ancam Inggris Untuk Bebaskan Abu Qatada Dalam Waktu 15 Hari

Jaringan Al-Qaidah Afrika Utara telah mengultimatum pemerintah Inggris selama 15 hari untuk membebaskan seorang Da’i Abu Qatada dari penjara Inggris atau mereka akan mengeksekusi sandera warga Inggris yang mereka tahan.

Sandera laki-laki yang diculik diawal tahun ini di sebuah wilayah terpencil di perbatasab Mali-Niger sewaktu dia sebagai turis menghadiri sebuah festival kebudayaan disana.

Kementerian Luar Negeri Inggris telah menyimpan ancaman asli tersebut dari kelompok yang dikenal sebagai jaringan Al-Qaidah di Magrib Islam, dan ancaman tersebut telah diposting di sebuah situs Jihadist.

Saat ini belum ada konfirmasi resmi bahwa telah terjadi negoisasi dan pemerintah Inggris belum merilis nama warga Inggris yang di sandera oleh Al-Qaidah tersebut.

“Setelah negosiator pemerintah Inggris meminta tambahan waktu untuk menyelesaikan masalah ini, kami umumkan ke opini publik bahwa kelompok kami telah memutuskan untuk memberikan tambahan waktu terakhir dari 15 hari setelah akhir periode pertama,” kata pernyataan kelompok itu disebuah situs Jihad.

“Kami serukan kepada keluarga dari sandera untuk memberikan tekanan pada pemerintah dan kami tegaskan kembali bahwa batas waktu tambahan ini tidak akan diulang…”

Abu Qatada sendiri adalah seorang terdakwa serta merupakan pemain kunci dan seorang pemimpin spiritual di dalam kelompok Al-Qaidah dan juga penasehat bagi para Jihadist. Abu Qatada juga di gambarkan sebagai duta dari Usama bin Laden untuk wilayah Eropa.

Kelompok tersebut sebelumnya telah mengancam akan mengeksekusi sandera Inggris tersebut dalam 20 hari – batas waktu berakhir pada 16 Mei yang lalu.

“Kami meminta pemerintah Inggris untuk melepaskan Syaikh Abu Qatada yang telah ditahan sebagai kompensasi pelepasan warga Inggris yang kami sandera,” kata pernyataan mereka di situs Jihadist. Saat ini periode telah berakhir dan kelompok tersebut akan segera mengeksekusi sandera warga Inggris itu.(fq/dm)

Terowongan Gaza Kembali Jadi Sasaran Brutalitas Zionis

terowongangazaJALUR GAZA (Arrahmah.com) – Pesawat tempur Zionis Israel telah meledakkan terowongan yang dibangun sepanjang Gaza dan Mesir, seperti yang dilaporkan oleh pejabat keamanan setempat.

Israel melancarkan serangannya pada Selasa (19/5) di kota Gaza, menyebabkan sekurangnya empat orang cedera.

Selama 90 menit telah terjadi Israel berkali-kali membom terowongan sepanjang Jalur Gaza yang berbatasan dengan Mesir juga terowongan yang berada di Rafah.

Israel mengklaim bahwa serangan tersebut sengaja diarahkan untuk menghadang para pejuang Palestina yang menggunakan terowongan tersebut sebagai jalur pendistribusian senjata dan bahan bakar, meskipun telah berulang kali telah dilaporkan bahwa yang diselundupkan di sana adalah makanan, obat, dan kebutuhan hidup lainnya. (Althaf/alj/arrahmah.com)

INILAH RAHASIA ORANG YAHUDI BISA JENIUS

Mengapa orang yahudi pintar-pintar dan jenius? Memang banyak ilmuwan besar dan penemu terkenal merupakan bangsa yahudi seperti Albert Einstein dan banyak lagi yang lainnya.
Ini ada artikel mengenai rahasia kejeniusan orang Yahudi.
Tetapi menurut kisah dari Al Qur’an bangsa Israel atau umat nabi Musa Alahi Salam, mereka pernah mendapat makanan dari Surga yaitu Manna dan Salwa. Apakah makanan itu yang membuat mereka pintar…?

INILAH.COM, Jakarta – Meskipun warga Yahudi di AS kurang dari 3% populasi, tapi sudah memenangkan 25% hadiah Nobel. Ilmuwan kini tahu rahasia mengapa orang Yahudi memiliki IQ tinggi. Hal itu disebabkan penyakit genetik Ashkenazi.

Ashkenazi selain membuat cerdas juga sangat mematikan. Ilmuwan Gregory Cochran selalu penasaran mengapa bangsa Yahudi sangat pintar. Ia menyangsikan teori seleksi alam yang menyebabkan bangsa Yahudi menjadi pintar.

Berdasarkan penelusurannya di jurnal ilmiah dia mengungkapkan teori baru pada Henry Harpending, professor kehormatan di University of Utah AS . Harpending juga anggota National Academy of Sciences.

Cochran menilai gen yang rusaklah, yang menyebabkan orang Yahudi menjadi lebih pintar. Kesimpulan Cochran ini bisa membuka perdebatan baru menyangkut hubungan antara DNA dengan IQ.

Cochran (55) dan Harpending (65) menyebut Ashkenazi telah menyebabkan naiknya kekuatan otak. Psikolog dan peneliti pendidikan mendapati rata-rata IQ orang Yahudi adalah 107,5 hingga 115.

Angka itu di atas rata-rata orang Eropa yang hanya mencapai 100. Berbeda 7 nilai sudah cukup untuk membedakan tingkat kejeniusan.

Jika rata-rata IQ 100, maka jumlah orang yang memiliki IQ di atas 140 hanya 0,4%. Jika rata-rata 110, maka tingkat jenius mencapai 2,3%.

Meskipun warga Yahudi di AS kurang dari 3% dari populasi tapi sudah memenangkan 25% hadian Nobel sejak 1950. Selain itu bangsa Yahudi menguasai 20% eksekutif di AS dan 22% anggota mahasiswa jenius adalah Yahudi.[ito]

ISRAEL MENGUSIR PALESTINA

Israel kembali akan merampas rumah-rumah warga Palestina di kota Yerusalem Timur (al-Quds). Untuk itu, rezim Zionis mengeluarkan surat perintah pada ratusan pemilik rumah agar segera pindah sebelum Israel menghancurkan rumah-rumah tersebut.

Hatem Abdul Kader, pejabat Palestina yang bertanggung jawab atas urusan perkotaan mengatakan, sekitar 80 warga di kawasan al-Bustan sudah menerima surat peringatan untuk segera pindah dari pihak Israel, dengan alasan rumah-ruman mereka ilegal.

Menurut Kader, rezim Israel di daerah pendudukan Yerusalem sudah sering menggunakan alasan “bangunan ilegal” untuk mengeluarkan surat perintah penghancuran bangunan milik warga Palestina, meski warga mengajukan keberatan. Padahal, kata Kader, rumah-ruman yang disebut Israel ilegal sudah berdiri sebelum tahun 1967, sebelum Israel menganeksasi al-Quds usai perang enam hari.

“Alasan Israel sebenarnya bukan masalah legal atau ilegal, tapi lebih pada alasan politik. Israel ingin menciptakan kondisi demografi yang tidak seimbang antara warga Palestina dan para pemukim Yahudi di al-Quds,” tukas Kader.

Seorang warga Palestina mengeluhkan kebijakan rezim Zionis Israel yang akan menggusur rumahnya yang dibangun satu setengah tahun yang lalu. “Saya sudah minta ijin membangun tapi rezim Zionis tidak pernah memberikannya. Sekarang saya malah mendapat surat peringatan untuk meninggalkan rumah saya,” kata warga tersebut.

Sekretaris Jenderal otoritas Islam-Kristen untuk Yerusalem, Hassan Khater menambahkan, Israel ingin membangun taman-taman di tanah tempat rumah-rumah itu berada dan merupakan bagian proyek yudaisasi Israel di kawasan kompleks Masjid al-Aqsa yang disebut sebagai “Proyek Lembah Suci”.

Jika Israel benar-benar menggusur rumah-rumah di kawasan al-Bustan, maka sekitar 1.500 warga Palestina akan kehilangan tempat bernaung. Khater menyerukan warga agar menolak surat perintah itu, melawan upaya rezim Zionis yang ingin merampas rumah-rumah mereka, menolak tawaran Israel agar warga pindah ke kawasan pinggiran lainnya seperti Beit Hanina, menolak menerima kompensasi apapun dari Israel dan menolak segala bentuk upaya rezim Zionis Israel yang ingin memperkuat cengkeramannya atas Masjid al-Aqsa dan kota Yerusalem. Israel memang berambisi untuk merebut kota Yerusalem untuk dijadikan ibukota negara Yahudi. (ln/prtv/PIC)

ALQAEDA MENUDUH OBAMA DIBALIK SERANGAN ISRAEL KE PALESTINA

Al Qaeda: Serangan Israel adalah Hadiah Obama
Rabu, 7 Januari 2009 | 10:06 WIB

KAIRO, RABU — Orang kedua Al Qaeda, Ayman al-Zawahiri, mengecam Presiden AS terpilih, Barack Obama, dalam rekaman audio yang disebarkan, Selasa (6/1).

Wakil Osama bin Laden itu menyalahkan Obama karena tidak melakukan apa pun untuk menghentikan serangan Israel di Jalur Gaza.

Rekaman audio itu adalah komentar pertama Al Qaeda sejak Israel menyerbu Gaza pada 27 Desember. Rekaman itu dikirim ke sebuah situs militan dan didapatkan SITE Monitoring Service, sebuah pusat monitoring intelijen.

Dalam pesannya, Zawahiri menggambarkan serangan Israel ke Gaza sebagai perang melawan Islam dan Muslim dan “hadiah Obama kepada Israel” sebelum dilantik 20 Januari.

“Ini adalah Obama yang Amerika gambarkan sebagai penyelamat yang akan mengubah kebijakan Amerika,” kata Zawahiri, menurut SITE. “Dia membunuh saudara-saudara Anda di Gaza dengan kejam dan tanpa belas kasihan.”

Zawahiri yang merupakan warga Mesir juga mengecam Presiden Mesir Hosni Mubarak karena menutup perbatasan Jalur Gaza yang dikuasai Hamas. “Saat pesawat-pesawat Israel menjatuhkan bom, dia menutup perbatasan sehingga rencananya membunuh pejuang di Gaza terlaksana,” kata Zawahiri.

Dia mendesak rakyat Mesir dan Muslim di seluruh dunia menekan Mubarak agar mau membuka perbatasan dan berperan aktif melawan Israel. Ribuan orang di kota-kota seluruh dunia turun ke jalan mengecam serangan Isreal, tetapi Zawahiri mengatakan itu belum cukup.

Rekaman itu disertai foto Zawahiri duduk dengan sebuah pistol di pangkuannya. Keaslian rekaman itu belum bisa dikonfirmasi. SITE mengaku mendapatkan rekaman itu dari situs yang biasa digunakan para milisi Islam. Rekaman itu juga disertai logo rumah produksi media Al Qaeda, Al Sahab.

SUMBER.WWW.COMPAS.COM