PENERIMAAN CPNS DEPARTEMEN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL EXP 06 Okt 2009

DEPARTEMEN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL REPUBLIK INDONESIA P E N G U M U M A N Nomor : 00001. Pm/72 /SJP/2009 TENTANG PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DEPARTEMEN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral merupakan unsur pelaksana Pemerintah yang mempunyai tugas membantu Presiden dalam menyelenggarakan sebagian tugas pemerintahan di bidang energi dan sumber daya mineral, dengan visi : terwujudnya pengelolaan energi dan sumber daya mineral yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat. Untuk memenuhi tuntutan tersebut di atas Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral membuka kesempatan bagi warga negara Republik Indonesia yang berminat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil dan memenuhi kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan untuk mengisi lowongan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun Anggaran 200 9 sebagaimana terlampir. Kami mengundang, putera-puteri terbaik Indonesia yang berminat serta mempunyai kemampuan, integritas, dan komitmen tinggi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus berkeinginan berperan dalam proses transformasi bangsa menuju masyarakat adil, makmur, dan berperadaban tinggi, kami memberikan kesempatan untuk bergabung bersama di Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral. Silahkan ikuti prosedur pendaftaran secara online berikut ini…… http://116.90.165.194/

PISANG BISA DIJADIKAN MINYAK TANAH

INILAH.COM, Jakarta – Seorang mahasiswa mengklaim punya solusi tidak biasa menyangkut krisis bahan bakar. Caranya dengan memanfaatkan pisang dan mengubahnya menjadi bahan bakar untuk memasak.

Mahasiswa PhD Joel Chaney yakin pisang bisa menyediakan bahan bakar untuk penduduk di negara miskin guna kehidupan sehari-hari.

Mahasiswa di University of Nottingham Inggris itu menyebut berbagai bagian pisang, bisa untuk menghasilkan bahan bakar sebagai sumber energi.

Dia mengatakan masalah terbesar di negara berkembang adalah penggunaan kayu bakar untuk memasak. Hal itu telah merusak hutan dalam jumlah besar tiap tahunnya.

“Orang butuh bahan bakar untuk memasak, tapi tidak mampu membeli bahan bakar yang mahal,” katanya.

Menurutnya, teknologi yang masih dirahasiakan itu mudah diimplementasikan. Teknologi itu akan bisa dibuat oleh penduduk di negara miskin, seperti di Afrika untuk menghasilkan bahan bakar.

“Teknologi itu bisa mengubah bahan tidak berguna menjadi bahan bakar,” katanya.[ito