INFO CPNS PEMKO MEDAN TERIMA 326 FORMASI TAHUN 2010

Pemerintah Kota Medan mengumumkan formasi 326 calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk tahun 2010 dari pelamar umum. Penerimaan CPNS tersebut berdasarkan Surat Walikota Medan No.934/BKD/2010 tanggal 14 Oktober 2010 tentang pendaftaran penerimaan CPNS Daerah Kota Medan tahun 2010.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Medan Lahum, Senin (15/11), di Kantor Wali Kota Medan. Menurut dia, untuk tahun ini para CPNS yang diterima minimal berpendidikan D III.

Lahum mengatakan, CPNS yang paling banyak diterima tahun ini adalah tenaga teknis, yakni 188 orang, menyusul tenaga kesehatan 84 orang dan tenaga pendidikan 54 orang. \”Yang paling dibutuhkan saat ini memang tenaga teknis, kesehatan dan pendidikan, sedangkan untuk administrasi belum dibutuhkan,\”ujarnya.

Dia menjelaskan, pendaftaran pelamar dilakukan secara online melalui website pcpns.pemkomedan.go.id pada 20 Nopember-4 Desember 2010. Sedangkan seleksi ujian akademis pada 15 Desember 2010 dan pengumuman hasil seleksi ujian akademis pada 22 Desember 2010 mendatang.

\”Panitia hanya menerima pelamaran yang dilakukan secara online dan tidak melayani pendaftaran langsung,\”kata Lahum seraya menambahkan, pengumuman lokasi ujian dan seleksi pemberkasan administrasi untuk penetapan NIP juga akan diberitahukan melalui website.

Sedangkan surat lamaran dan fotocopy ijazah yang telah dilegalisir pejabat yang berwenang dikirimkan ke PO BOX 9000 dalam amplop tertutup. Pada sudut kiri atas amplop dicantumkan username dan kualifikasi jabatan dan pendidikan.

\”Untuk pencetakkan kartu ujian dan informasi lain yang berkenaan dengan pelaksanaan ujian semuanya dapat dilihat melalui website,\”jelasnya.

FORMASI

Adapun rincian formasi dan kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan yakni, Guru SD 18 orang terdiri dari S1 PGSD atau D III PGSD 8 orang, guru Penjakes (S1 Penjakes atau S1 Pendidikan Olahraga dan Akta IV/sertifikat profesi) 3 orang, Guru Agama Islam (S1 Pendidikan Agama Islam Akta IV/sertifikat profesi) 3 orang, Guru Agama Kristen (S1 Pendidikan Agama Kristen Katolik Akta IV/sertifikat profesi) 2 orang.

Guru SMP terdiri dari Guru Matematika (S1 Pendidikan Matematika atau S1 Matematika Akta IV/sertifikat profesi) 3 orang, Guru Fisika (S1 Pendidikan Fisika atau S1 Fisika Akta IV/sertifikat profesi) 3 orang, Guru Biologi (S1 Pendidikan Biologi atau S1 Biologi Akta IV/sertifikat guru) 3 orang, dan Guru Bahasa Inggris (S1 Pendidikan Bahasa Inggris atau S1 Bahasa Inggris Akta IV/sertifikat profesi) 3 orang, Guru Bahasa Indonesia (S1 Pendidikan Bahasa Indonesia atau S1 Bahasa Indonesia Akta IV/sertifikat profesi) 2 orang, dan Guru Komputer (S1 Pendidikan Komputer atau S1 Komputer Akta IV/sertifikat profesi).

Guru SMU terdiri dari Guru Matematika (S1 Pendidikan Matematika atau S1 Matematika Akta IV/sertifikat guru) 3 orang, Guru Fisika (S1 Pendidikan Fisika atau S1 Fisika Akta IV/sertifikat profesi) 3 orang, Guru Biologi (S1 Pendidikan Biologi atau S1 Biologi Akta IV/sertifikat profesi) 3 orang, Guru Kimia (S1 Pendidikan Kimia atau S1 Kimia Akta IV/sertifikat profesi) 3 orang, Guru Bahasa Inggris (S1 Pendidikan Bahasa Inggris atau S1 Bahasa Inggris Akta IV/sertifikat profesi) 3 orang, Guru Bahasa Indonesia (S1 Pendidikan Bahasa Indonesia atau S1 Bahasa Indonesia Akta IV/sertifikat profesi) 3 orang, dan Guru Komputer (S1 Pendidikan Komputer atau S1 Komputer Akta IV/sertifikat profesi) 3 orang.

Tenaga kesehatan terdiri dari DIII Keperawatan 25 orang, S1 Keperawatan/Ners 6 orang, DIII Kebidanan 25 orang, DIII Analis Farmasi (Asisten Apoteker) 6 orang, DIII Radiodiagnostik dan Radioterapi atau DIII Pranata Rontgen (Radiografer) 2 orang, dokter umum 10 orang.

Tenaga Teknis terdiri dari Penata Laporan Keuangan (S1 Akuntasi) 30 orang, Verifikator Keuangan (DIII Keuangan) 5 orang, untuk (DIII Akuntansi ) 6 orang, Penyuluh Pajak Daerah (DIII Perpajakan), 5 orang, Penyusun Program dan Evaluasi (S1 Manajemen) 30 orang, (S1 Ilmu Administrasi Negara) 5 orang, Analis Hukum (S1 Hukum) 30 orang, Penyuluh KB (S1 Ilmu Komunikasi) 8 orang, Pranata Humas (S1 Ilmu Komunikasi) 1 orang, Prana Komputer (DIII Komputer) 30 orang, (S1 Teknik Informatika) 5 orang,

Statistisi (S1 Statistik) 2 orang, Arsiparis (DIII Sekretaris) 4 orang, Penata Ruang (SI Teknik Planologi) 1 orang, Perencanaan (S1 Teknik Planologi) 1 orang, Penyuluh Pertanian (S1 Pertanian) 4 orang, Penyuluh Perikanan (S1 Perikanan) 5 orang, Pengendali Dampak Lingkungan (S1 Kimia), 2 orang. Pemandu Wisata (DIII Pariwisata) 2 orang, Perancang Peraturan Perundang-undangan (S2 Hukum-latar belakang S1 Hukum) 2 orang, (S1 Hukum) 5 orang.

Auditor (S2 Hukum-latar belakang S1 Hukum) 1 orang, Medik Veteriner (Dokter Hewan) 2 orang, Pengawas Mutu Pakan (S1 Peternakan) 2 orang.
SUMBER:http://www.pemkomedan.go.id/news_detail.php?id=10159

CPNS Pemprovsu Rawan, CPNS Binjai Pavoritkan Guru

MEDAN-BANYAKNYA kesalahan saat pengiriman lamaran melalui kantor pos, membuat banyak CPNS Pemprovsu rawan atau terancam gugur. Sementara di Binjai, lowongan tenaga pengajar paling banyak peminat alias favorit.

Meski lamaran CPNS sudah seminggu dibuka, namun masih banyak pelamar Pemprovsu yang melakukan kesalahan fatal. Salah satunya adalah tidak disertakannya transkrip nilai ijazah.

Kesalahan itu dibenarkan Kabag Pembinaan dan pengadaan BKD Pemprovsu, Pandapotan Siregar, kemarin (6/11). Menurutnya, transkrip nilai merupakan syarat mutlak yang harus dilampirkan pada berkas lamaran. “Saya juga sangat heran. Kenapa masih terjadi kesalahan. Padahal, sejak awal sudah jelas diumumkan persaratan penerimaan CPNS ini,” imbuhnya. “Transkrip nilai harus ada, itu sudah syarat mutlak selain fotokopi ijazah,” terangnya.

Untuk itu, Pandapotan menyarankan para pelamar harus lebih jeli dalam mengisi dan membubuhkan syarat-syarat. Jika tidak, pelamar harus mengulang pengiriman kembali. “Kan kalau mengirim ulang yang capek mereka. Makanya hati-hati mengisi lamaran, karena syarat sudah tertera,” pesannya seraya mengungkapkan, sejauh ini sudah 9700 lamaran yang masuk ke Pemporvsu. Sediktinya 100 pelamar diketahui salah dalam memberikan lamaran.

Jika CPNS identik dengan salah pengiriman, lain halnya dengan di Binjai. Menjelang berakhirnya pekan pertama pendaftaran, jumlah pendaftar menunjukkan pengurangan. Hal itu terlihat jelas di GOR Binjai, Jl. Jambi, Kel. Rambung Barat, Kec. Binjai Selatan, Binjai, kemarin (6/11).

Berdasarkan Keputusan Walikota Binjai, H. M. Ali Umri,SH,MKn, Nomor 810-1361/K/2009 tanggal 21 Oktober 2009 tentang penetapan Formasi Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD), Binjai menerima 428 PNS yang terdiri dari 163 orang tenaga guru, 131 orang tenaga kesehatan, dan 134 orang tenaga teknis lainnya. Hingga kemarin, pelamar mencapai 3000 orang. Mereka datang dari berbagai daerah seperti Langkat, Medan, Serdang Bedagai bahkan dari luar provinsi. Pada POSMETRO MEDAN, beberapa CPNS mengaku lebih meminati lowongan tenaga guru. Menurut mereka, peluang lulus di bidang ini lebih besar.

“Saya datang dari luar Kota Binjai. Kami datang karena mengetahui ada lowongan tenaga guru. Kami tamatan dari PGSD. Semoga pihak Pemko Binjai mampu menyelenggarakan seleksi dengan bersih dan transfaran, tidak ada permainan,” ujar Vivi (23) warga Kandis, Pekanbaru, alumni FKIP UMSU Medan. Hal serupa juga dikatakan Dian (23) warga Jalan Medan-Binjai. Menurutnya, jika seleksi berjalan jujur maka peluang cukup besar. Hanya saja dirinya masih ragu. Pasalnya, saat ini isu suap sudah terhembus kuat di sana.

“Peran uang untuk lulus CPNS memang tidak bisa dipungkiri. Tapi seperti kami ini, hanya bisa berharap. Ya namanya juga adu nasib dan coba-coba. Kalau lulus alhamdulillah,” ketusnya.

Kepala Bidang Kepegawaian, Bahren mengatakan, hingga memasuki minggu kedua pendaftar mencapai 3000 orang dan formasi yang paling diminati pelamar adalah guru. “Kalau hingga Kamis lalu, pelamar berjumlah 2387 orang. Kalau digabungkan dengan yang hari Jum’at pelamar sudah mencapai 3000 orang lebih,” ungkapnya. Kabag Humas Pemko Binjai, Asnawi menambahkan, untuk Pemko Binjai berdasarkan Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 500.P/M.PAN/9/2009 tanggal 25 September 2009, Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari pelamar umum yang diterima sebanyak 428 orang.

“Pendaftaran akan berakhir 13 November 2009, sedangkan pengambilan nomor ujian dan pengisian pelamar tanggal 23-24 November 2009 di GOR” jelasnya Nawi.(kali/aswin)

Pengumuman Formasi CPNS Pemko Medan 2009

penerimaancpnskotamedan20091

Pemerintah Kota (Pemko) Medan menerima Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) dari pelamar umum sesuai formasi tahun 2009 di lingkungan Pemko Medan.
Penerimaan tersebut berdasarkan surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor: B/2799/M.PAN/9/2009tertanggal 9 September 2009tentang perubahan persetujuan prinsip tambahan format CPNSD tahun 2009 dan Nomor: 322.P/M.PAN/9/2009 tanggal 14September 2009 perihal persetujuan rincian formasi CPNSD tahun 2009.
Hal tersebut dikatakan Pj Walikota Medan, Drs H Rahudman Harahap MM, melalui Kabag Humas Pemko Medan, Rusdy Siregar SE, kepada wartawan, Jumat (23/10), di Balaikota Medan.
Sesuai pengumuman Pj Walikota Medan Nomor: 800/15300, Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk formasi Tenaga Pendidikan yang dibutuhkan adalah jabatan Guru SD dengan kualifikasi S1 dan DIII, sebanyak 76 orang, Guru SMP dengan kualifikasi S1, sebanyak 75orang, Guru SMU dengan kualifikasi S1, sebanyak 112orang, Guru SMK dengan kualifikasi S1, sebanyak 25 orang.
Untuk formasi Tenaga Kerja, yang dibutuhkan adalah jabatan Perawat, Bidan, Perawat Gigi, Perekam Medis, Radiografer, Asisten Apoteker, Analis Kesehatan, Nutrisionis, Sanitarian, Penyuluhan Kesehatan Masyarakat, Apoteker, Dokter Umum dan Dokter Gigi, dengan kualifikasi S1 dan DIII, sebanyak 205 orang.
Untuk formasi Tenaga Teknis, yang dibutuhkan adalah jabatan Pranata Komputer, Penerjemah, Verifikator Keuangan, Penata Laporan Keuangan, Operator Transmisi Sandi, Pemandu Wisata, Arsiparis, Analis Investasi, Pranata Humas, Statistis, Analis Pembangunan, Auditor, Analis Tata Praja, Pengawas Ketenagakerjaan, Pengendalian Dampak Lingkungan, Penyuluh Perindag, Pengawas Mutu Pakan, Penyuluh Pertanian, Analis Kepegawaian, Perencana, Analis Hukum, Penata Ruang, Pengawas Operasi Alat Berat dan Pengawas Kelistrikan, dengan kualifikasi DIII dan S1, sebanyak 195 orang.
Rusdy menyebutkan, persyarata bagi pelamar CPNS adalah, Warga Negara Indonesia, Usia serendah-rendahnya 18 tahun dan setinggi-tingginya 35 tahun pada tanggal 1 Januari 2010, tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan keputusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hokum yang tetap, karena melakukan sesuatu tindakan pidana kejahatan, tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai Pegawai BUMN/BUMD atau Pegawai Swasta, tidak berkedudukan sebagai CPNS atau PNS, tidak dalam kedudukan sebagai Pengurus/Anggota Parpol, berkelakuan baik, yang dibuktikan dengan SKCK, bersedia ditempatkan di seluruh wilayah RI, Sehat Jasmani dan Rohani, Bersedia menunaikan baktinya minimal selama lima tahun terhitung sejak diangkat menjadi CPNSD.
“Berkas lamaran harus sudah diterima di Kantor Pos selambat-lambatnya tanggal 13 Nopember 2009 (stempel pos) ditujukan kepada Tim Penerima CPNSD Pemerintah Kota Medan Tahun 2009 PO BOX 9000,” ujar Rusdy menerangkan.
Dia menyebutkan untuk keterangan lebih lanjut, para pelamar dapat mendatangi kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis, Kantor Walikota Medan. Sumber: http://www.pemkomedan.go.id

PEMKO MEDAN TERIMA 668 CPNS TAHUN 2009

penerimaancpnskotamedan2009

Pemerintah Kota (Pemko) Medan terima 688 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk formasi 2009. Hal itu diketahui setelah rapat dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumut.
“Dari hasil rapat dengan BKD Sumut, Pemko Medan menerima 668 CPNS untuk kualifikasi pendidikan strata satu (S1) dan Diploma III,” kata kepala BKD Medan, Lahum Lubis, tadi malam.
Sedangkan untuk lulusan SMA lanjut Lahum, tidak dibuka sebab tidak diperkenankan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negera (Menpan). Ditambahkannya, tidak diterimanya lulusan SMA setelah ada surat keputusan Menpan RI yang tidak memperbolehkan membuka formasi untuk lulusan SMA. Namun, lanjutnya, saat ini pihaknya masih menunggu keputusan tenaga teknis dan strategis yang akan diterima Pemko Medan dari Menpan.
“Jadi Menpan yang menentukan tenaga apa-apa saja yang akan diterima. Kita tunggulah dalam dua minggu ini. Setelah itu baru akan kami umumkan pendaftarannya,” ujarnya.
Sebelumnya, kata dia, pihaknya telah mengirimkan data kebutuhan CPNS untuk Pemko. Dalam draf yang disampaikan ke Menpan jumlah formasi yang dibutuhkan tahun ini mencapai 1000 orang CPNS. Dari jumlah tersebut yang paling urgen saat ini untuk Pemko yakni tenaga akuntan dan teknis. Karenanya untuk kedua tenaga ini jumlahnya diperkirakan paling besar diterima.
Khusus tenaga teknis, lanjutnya, Pemko membutuhkan tenaga administrasi keuangan. Sarjana dan lulusan D3 administrasi keuangan dan akuntansi tersebut dibutuhkan di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) karena selama ini ada kesulitan dalam pelaporan keuangan akibat kekurangan tenaga ahli di bidang itu.
Tenaga administrasi keuangan dan akuntansi ini juga dibutuhkan dalam menyikapi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No 13/2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah.
Seperti diketahui, sejak tiga tahun berhenti (2006-2008), Pemko Medan tidak menerima pelamar umum karena masih tenaga honorer (database 2005) yang ada. Namun karena tenaga honorer itu sudah habis, Pemko Medan kembali membuka penerimaan CPNS dari pelamar umum formasi tahun ini.
“Untuk tahun ini diperkirakan, sarjana jebolan Fakultas Teknik Informatika Komputer yang lulus bukan dari jalur kependidikan (Non-dik). Karena, mereka berkesempatan jadi guru Tenaga Informatika dan Komunikasi (TIK) yang akan ditempatkan diseluruh sekolah yang ada di Kota Medan,” paparnya.