Pengalamanku Betemu Syekh Usamah bin Ladin

Inilah kisah seorang ikhwan yang berjihad di bumi Afghanistan dan mendapatkan kesempatan langka bertemu langsung dan bertatap muka dengan Syekh Usamah bin Ladin. Seperti apa Syekh Usamah bin Ladin ketika berada di bumi jihad ? Bagaimana akhlak dan perilaku beliau ? Berikut penuturannya…!

Di Medan Pertempuran

Ada beberapa jabhah (front) yang pernah saya terjuni dan adapula beberapa kali operasi perang yang saya ikuti, tetapi rasanya tidak ada faedahnya sama sekali jika saya ceritakan disini, terutama bagi saya sendiri.

Saya disini hanya akan menceritakan sedikit kenangan manis saya, semasa di Front Joji Paktia Afghanistan, terutama perjumpaanku dan perkenalanku dengan Asy-Syekh Usamah bin Ladin rhm pada sekitar pertengahan tahun 1987.

Joji adalah suatu tempat pegunungan atau perbukitan yang letaknya di wilayah Paktia, wilayah bagian selatan Afghanistan, perbatasan dengan wilayah Pakistan tempatnya sangat indah dibandingkan dengan
tempat-tempat lain yang pernah saya kunjungi karena dipenuhi dengan pepohonan sejenis cemara atau pinus, sedang di tempat lain hanya terlihat bebatuan belaka, tempatnya sangat dingin lagi sejuk, jika datang musim dingin saljunya tinggi bisa mencapai dua meter atau lebih.

Pegunungan dan perbukitan ini sangat strategis baik untuk pertahanan maupun penyerangan bagi kedua belah pihak baik bagi mujahidin maupun bagi pasukan kafir komunis Rusia.

Strategis bagi mujahidin karena ia merupakan pintu masuk utama untuk pengiriman logistik, amunisi, pasukan dan sebagainya dan sangat strategis untuk penyerangan sebab tempatnya tinggi, sangat membantu para mujahidin untuk menyerang tempat-tempat di sekitarnya yang belum dikuasai baik dengan pasukan infantri maupun artilerinya.

Adapun bagi tentara kafir komunis Rusia, tempat ini sangat berharga lagi mahal, mereka siap membeli tempat ini seandainya dijual dengan berapapun bayarannya, sebab dengan menguasai Joji, akan dapat mengunci mati pergerakan mujahidin di daerah ini, dengan kata lain, mujahidin tidak bisa memasuki wilayah Afghan, jika hendak memasuki akan dengan mudah disekat dan dipatahkan, maka dengan terpaksa mujahidin akan meletakkan basenya di daerah wilayah Pakistan.

Jika para mujahidin tidak dapat memasuki wialyah Afghanistan, maka mereka tidak dapat melancarkan serangan, khususnya dengan
senjata-senjata Artilery, sebab serangan tidak mungkin dilancarkan dari negeri tetangga, sebab ketika itu tentunya sangat sensitif sekali disamping menjaga hubungan saudara sesama muslim dengan Pakistan terutama dengan Almarhum Dhiya-Ul-Haq selaku Presiden Pakistan pada saat itu dan pada saat itu boleh dikata beliau adalah bapak asuh para Mujahidin.

Karena begitu strategisnya Joji bagi kedua belah pihak yang sedang bertempur, maka tempat ini sering sekali menjadi ajang pertempuran baik daratnya maupun udaranya, hingga dikuasai oleh mujahidin sepenuhnya dan menjadi aman dari serangan musuh karena tempat-tempat lain di sekitarnya telah dapat ditaklukan semuanya kalau tidak salah pada akhir 1987 atau awal 1988-an.

Di medan Joji juga terkenal dengan bunker-bunkernya (rumah bawah tanah) hampir seluruh mujahidin yang berada di front tersebut, camp mereka berada di dalam tanah, ada satu terowongan raksasa di bawah gunung yang dibuat oleh Mujahidin yang mana ribuan senjata bisa masuk bahkan berpuluh-puluh kendaraan berat bisa sampai di dalamnya.

Bertemu Syekh Usamah bin Ladin

Ikhwah mujahidin Arab mencatat sejarah rekor yang gemilang dalam peperangan Afghanistan dari melawan tentara kafir beruang merah dan bonekanya, kemudian memerangi kaum bughot dan munafikin hingga perang melawan tentara Salibis kafir yang dipimpin oleh Amerika Serikat.

Sungguh jasa mereka besar sekali dalam membangun jabhah (front pertempuran) dan pertahanan di Joji, mereka membuat bunker-bunker dan trenche-trenche (parit perlindungan), bekerjasama dengan
tandzhim-tandzhim Mujahidin Afghanistan terutama dengan Ittihad Al-Islamyyah yang dipimpin oleh Asy-Syekh AbdurRabbi Rasul Sayyaf pada saat itu, mereka tidak hanya berjasa dalam menyediakan fasilitas bahkan dalam setiap penyerangan ditempat tersebut, merekalah yang menjadi ujung tombaknya.

Hampir setiap petahanan terdepan Joji yang berdekatan dengan musuh diduduki oleh Ikhwah Arab ada satu-dua camp yang diduduki oleh mujahidin Afghanistan termasuk dari tandzhim Hizbul Islam pimpinan Al-Muhandis Ghulbuddin Hikmatyar, mereka berhasil menggali trenches dan membuat bunker di daerah paling depan yang menjorok ke daerah musuh, di daerah dan tempat ini mereka namakan “Ma’sadah” (tempat berkumpulnya para singa), maksudnya tempat berkumpulnya para mujahidin yang senantiasa siap menerkam dan mengganyang musuh-musuhnya, di tempat inilah Asy-Syekh Usamah bin Ladin hfz berada, beliau adalah komandan umum bagi seluruh mujahidin Arab yang ada di tempat itu, beliaulah yang memimpin pertempuran secara langsung.

Di ma’sadah inilah saya diperkenalkan oleh Allah swt dengan beliau yaitu di sebuah bunker bawah tanah yang tertutup dengan salju yang sangat tebal dalam keadaan gelap gulita hanya ada pelita kecil yang menyinarinya.

Semula saya tidak menyangka sama sekali kalau beliau itu Asy-Syekh Usamah bin Ladin, karena sebelumnya saya belum mengenali secara pasti atau dari dekat, memang saya pernah melihat sekilas saja lagi pula hanya dari kejauhan, disamping itu saya tidak mendengar seorangpun dari ikhwah Arab yang memanggil beliau dengan namanya pada saat itu, semuanya memanggil dengan nama Kuniyah yaitu : Abu Abdullah, sedangkan pada begitu banyaknya nama kuniyah dengan nama depan Abu, termasuk Abu Abdullah.

Tetapi alhamdulillah ada salah seorang mujahid Arab pelan-pelan membisikkan di telinga saya, katanya : “Ta’rif Anta ya Akhi?” (Kenalkah anda wahai saudaraku?), sayapun bertanya kembali, “Maaza?” (Apa?), Akhi itu mengatakan, “Haaza…Huwa Asy-Syekh Usamah Ibnu Ladin.” Saya ketika itu merasa kurang percaya, lalu akh tersebut menambahkan “Uqsimu Billah” (Saya bersumpah demi Allah), begitulah kebiasaan orang Arab untuk mempercayai apa yang disampaikan.

Dengan informasi ini saya tidak menyia-nyiakan kesempatan dan peluang yang berharga ini, sayapun mulai memperkenalkan nama kuniah saya kepada beliau dengan tambahan ucapan-ucapan yang bersifat familier seperti : “Kaifa Hallukum?”, “Kaifa Shihatukum”, “Kaifa Akhbarukum?” (bagaimana keadaanmu, kesehatanmu, berita-beritamu), maka beliaupun menanggapi dengan senyum dan pandangan matanya yang khas sambil bertanya juga, “Kaifa Hallukum?”, “Kaifa Shihatukum”, “Kaifa Akhbarukum?

Hanya sebatas inilah perkenalanku dengan beliau, memang begitulah adab-adab perkenalan yang biasa dilakukan oleh mujahidin,
masing-masing menjaga kerahasiaan satu dengan yang lain, sehingga satu sama lain saling tidak mengenali berasal dari negara mana ia datang, paling-paling sebatas terka-menerka, kecuali orang-orang tertentu saja yang mengetahui, jadi tidak ada seorang mujahidpun yang menyibukkan diri dengan bertanya, misalnya, Anda dari mana?, dengan siapa? Naik apa? dan lain sebagainya.

Biasanya orang yang menyibukkan diri dengan hal ini adalah para intel yang ditugaskan meskipun tidak semuanya, ada juga yang karena kebiasaan dan pembawaan sehingga sukar merubahnya, biasanya kalau ternyata dia seorang intel atau munafikin yang ditugaskan, pasti tidak betah untuk tinggal lama berada di Front bahkan ada juga yang baru satu atau dua hari, karena serangan bom musuh yang bertubi-tubi dia seperti cacing kepanasan ingin kembali ke negerinya atau ke tempat yang aman, bahkan ada yang akhirnya mengaku bahwa sebenarnya dirinya itu adalah seorang intel sembari merajuk dengan penuh kehinaan.

Dari masa-ke masa dari waktu-ke waktu dari hari-kehari saya dengan diam-diam memperhatikan kepribadian beliau sebab pada saat itu saya punya satu keyakinan bahwa Allah swt telah memberkati umur saya dengan dipertemukan bersama sosok hamba Allah yang memiliki keutamaan, dengan kelebihan yang tidak diberikan kepada yang lainnya.

Jika melihat beliau seolah-olah saya dipertemukan dengan salah seorang sahabat Nabi saw, yaitu Utsman bin Affan r.a atau Abdurrahman bin Auf, r.a karena pada beliau-beliau r.a ada salah satu sifat yang
menyamainya, yaitu terjun ke medan perang dengan harta dan jiwanya.

Asy-Syekh Usamah bin Ladin hfz, sebagaimana yang telah dimaklumi umum bahwa beliau adalah seseorang yang boleh dikatakan bukan hanya sebagai millioner saja tetapi billioner atau lebih dari itu, namun beliau tidak menggunakan kekayaannya seperti kebiasaan orang kaya menggunakan hartanya, malah beliau terjun ke medan perang dnegan harta dan jiwanya dan siap hidup zuhud di medan perang sebagaimana mujahidin yang lain, maka ketika itu bisikan hati saya mengatakan orang seperti ini bukan mansuia sembarangan belum tentu dalam jutaan manusia ada satu orang dan sayapun hingga hari ini belum menemukan orang yang menyamainya.

Memang ada satu tabiat pada diri saya mudah-mudahan tabiat ini baik menurut Allah swt yaitu, saya dengan hamba allah yang punya kelebihan dan keutamaan, khususnya dalam urusan dien, meskipun orang tersebut dalam pandangan orang lain tidak ada kedudukan apa-apa bahkan dipandang remeh, sebab sangat sulit untuk mencari seseorang yang mempunyai satu kelebihan kemudian dengan kelebihannya itu berperan penting dalam suatu program yang sesuai sehinga dengan kehadirannya menambah kemajuan besar bagi Isalm dan kaum muslimin.

Rasulullah saw bersabda :

“Manusia itu bagaikan unta, dalam seratus unta anda tidak mendapati satu ekorpun darinya yang bisa dijadikan tunggangan yang baik.”

Maka kalau kita perhatikan sepanjang sejarah perjalanan manusia sebenarnya tidak banyak orang-orang yang diberi kelebihan oleh Allah swt. Manusia yang dipilih menjadi Rasul-Nya hanya 25 orang saja, Ash-Shodiqin, Asy-Syuhada’, Ash-Sholihihnnyapun terbatas jika dibandingkan dengan jumlah mayoritasnya.

Ulama’ fuqoha’, pakar-pakar tafsir (mufassirin) dari zaman sahabat r.a, hingga tabi’ut-tabi’in pun sangat terbatas, perawi-perawi hadits khususnya yang bertitel mukhorrij hanya beberapa orang saja, tidak sampai seratus jumlahnya.

Bersambung…

BERBAGI PENGALAMAN “BUKTI TERBARU AMROZI CS BUKAN PELAKU PELEDAKAN BOM BALI”

KRONOLOGI BOM BALI

BOM BALI 1

Kurang lebih pukul 11.30 malam, hari Sabtu tgl 12 Oktober 2002, saat seseorang entah dimana menekan tombol yang lalu mengirim sinyal radio ke antena bawah tanah yang terdapat didalam pipa saluran air hujan dekat Sari Club, Bali. Dan sepersekian juta detik kemudian, bola api mengerikan terbentuk di jalan. Bola api itu berbentuk lingakaran yang berkilauan, mungkin dibuat dari 99.78% Plutonium 239 yang diproduksi oleh fasilitas nuklir Dimona di gurun Negev, Israel Selatan (Joe Vialls)

Bom Bali I, sebuah konspirasi tingkat tinggi ? (bag.1)

sehari sebelum bom bali 1 terjadi, perdana menteri korea hendak berkunjung ke bali namun CIA memberitahu bahwa akan ada aksi terorisme di bali sehingga PM korea tersebut membatalkan kunjungannya.

ini tidak wajar karena seharusnya jika CIA mengetahui akan ada aksi terorisme
seharusnya mereka memberitahu pemerintah dari negara yang bersangkutan dan berupaya serta bekerjasama melakukan pencegahan agar hal tersebut tidak terjadi.

AMERIKA DALANG DI BALIK BOM BALI

korban ledakan juga memperlihatkan tanda-tanda yang berbeda dengan korban ledakan bom biasa. Pada ledakan bom biasa, seperti berjenis TNT atau bom rakitan, tubuh korban yang hangus, berwarna hitam. Namun, pada ledakan bom C4, korban hangus, tetapi tidak gosong.
AMERIKA DALANG DI BALIK BOM BALI

korban ledakan juga memperlihatkan tanda-tanda yang berbeda dengan korban ledakan bom biasa. Pada ledakan bom biasa, seperti berjenis TNT atau bom rakitan, tubuh korban yang hangus, berwarna hitam. Namun, pada ledakan bom C4, korban hangus, tetapi tidak gosong.

Bom Bali Biasa Dipakai Militer Asing

Dikatakannya, ada empat hal yang ingin dicapai dalam peledakan di Bali, yakni untuk membungkam para pejabat Indonesia yang mengatakan tidak ada teroris di negerinya, dan untuk memaksa Pemerintahan Megawati agar lebih tegas bertindak kepada kelompol Islam radikal seperti laskar jihad dan FPI (Front Pembela Islam).

Tujuan lainnya, untuk memaksa Indonesia supaya masuk ke dalam klub negara di bawah AS dalam memerangi terorisme internasional, dan yang terakhir untuk memberi jalan agar AS dan negara lainnya dapat melakukan intervensi dalam urusan dalam negeri Indonesia.

FAOG Diduga Terlibat Pengeboman Bali

Bom seperti yang meledak di Bali begitu dahsyatnya, teknologinya belum dikuasai kelompok yang gila sekali pun di Indonesia. Dapat diduga, itu hasil kerja profesional dari luar Indonesia, barangkali dibantu kelompok “locals”. Keduanya tampaknya tidak pernah akan terungkap.

Dari begitu dahsyatnya akibat yang ditimbulkan bom tersebut, dan ciri-ciri yang ada, Joe Vialls, pakar bahan peledak, sampai berucap, “hanya idiot” yang menolak bahwa bom itu bukan dari jenis nonkonvensional.

Napak Tilas Bom Bali (1): Intel dan Bom

Amrozi dan kawan-kawan telah mengakui membom Paddys Café, yang berdaya ledak rendah. Namun mereka menolak sebagai pelaku yang meledakan bom berkekuatan sangat tinggi yang meledak di Sari Club, Kuta. “Kami tidak memiliki kemampuan untuk membuat bom sedahsyat itu, ” ujar Imam Samudera suatu ketika.

Lima Tahun Bom Bali, Siapa Dalang Sesungguhnya?

Hasil kerja Tim Investigasi Bom Bali tahun 2002 yang pernah dibentuk MUI & dipimpin oleh alm. ZA.Maulani menyatakan bahwa dlm serpihan puing Bom Bali didapatkan bahan C4 yang berkekuatan ledak tinggi, bahan ledak ini banyak diproduksi AS & tidak ada di Indonesia, sedang Amrozi dkk berdasarkan pengakuan & kesaksian di Pengadilan hanya menggunakan bahan TNT yang berkekuatan ledak rendah, sehingga kasus Bom Bali BELUM TUNTAS,

Sikap Resmi DPP FPI Tentang Eksekusi Hukuman Mati Amrozi, Mukhlas & Imam Samudera

Kejanggalan-janggalan terus muncul dari Bom Bali. Setelah Ali Imron mengaku perakit bom, muncul nama seperti DR. Azahari yang disebut-sebut sebagai arsitek utama. Menurut Mahendradatta, pengacara yang turut menangani kasus ini, ia pernah bertemu dengan tersangka utama Bom Bali, termasuk Ali Imron. Dari pertemuan tersebut, semuanya tak bisa menjawab darimana datangnya peledak. “Mereka hanya bisa bengong saat saya tanya darimana dapat C-4. Lalu dimunculkan DR. Azahari, itu pun masih lari orangnya. Saya juga berani menjamin, kalau pun Azahari nanti tertangkap, dia juga tidak bisa mengatakan darimana datangnya C-4,” tukas Mahendradatta.
Misteri Bom Bali

Untuk sekian kalinya jenis bom yang diumumkan berubah-ubah. Mulanya disebutC4 kemudian diokoreksi menjadi RDX dan TNT. Sekarang bom rakitan dengan bahan potasium klorat dan amonium sulfat.

“Menduga bom Bali sebagaibom rakitan dan potasium klorat merupakan analisa idiot murni. Amat bodohdan hanya mungkin dilakukan karena ada tekanan dari luar,” tulis Joe Vialls di situs webnya.

Hidayatullah: Beberapa Kejanggalan Tuduhan Terhadap Amrozi

“Saya memperoleh informasi dari pakar bom, ledakan yang terjadi di Bali beberapa waktu lalu itu adalah mikro nuklir bukan sekedar bom rakitan dan kalau ada yang mengatakan itu bom rakitan jelas pernyataan itu adalah pendapat dari orang idiot,”

Ba’Asyir: Ledakan Bom Bali Adalah Mikro Nuklir

Indonesia dinilai Bush sebagai negara yang lamban dan adem-ayem menangani te-rorisme. Hamzah Haz mengatakan tidak ada teroris di Indonesia. Rupanya Bush cukup geram dengan komentar tokoh Islam tersebut yang waktu itu menjabat sebagai wapres.

Tidak lama kemudian terjadilah peristiwa bom Bali yang menghancurkan 47 bangunan, membakar ratusan mobil, beberapa mobil terlempar hingga 6 meter ke udara, dan getaran ledakannya terasa hingga jarak 12 km, bagi orang yang berada dalam radius 200 meter dari pusat bom, pasti akan mati karena tulang-tulang hancur walaupun tubuhnya terlihat utuh. Bom tersebut telah mengangkat 2 ton tanah dan aspal persis didepan diskotik Sari-Club dan melemparkannya ke segela arah hingga menghancurkan apa saja yang ada disekitarnya, bom ini mempunyai kekuatan setara dengan 4 ton HE TNT(High Explosive).

Seketika itu tokoh-tokoh yang tadinya mengatakan tidak ada teroris di Indonesia akhirnya bungkam, orang-orang Islam sendiri percaya bahwa di Indonesia memang ada teroris.

Menurut Suripto ada dua kemungkinan, yaitu Amerika atau Israel. Amerika, setahun sebelum peristiwa bom Bali, direktur FBI Robert Muller mengunjungi Indonesia, Suripto yakin kunjungan ini terkait dengan Indonesia yang bersikap adem ayem dalam menangani teroris, tidak sekeras seperti yang diinginkan Amerika. Dan yang membuat suripto yakin, bahwa sehari sebelum pemboman Bali, Dubes AS Ralph Boyce telah memberi peringatan terhadap kemungkinan adanya pemboman dan juga menyerukan warganya untuk tidak berkunjung kafe-kafe. Walau hal ini telah dibantah Boyce, Suripto yakin peringatan itu tetap ada. Karena itu, sebagai mantan petugas intel, Suripto mencium bau operasi intelijen dalam pemboman Bali. Apalagi bila dikaitkan dengan bom mikronuklir, menurutnya, AS juga memiliki fasilitas produksi bom mikro nuklir yang terdapat di Arizona, AS. 7 Apalagi AS sejak semula memang ingin menyerang orang-orang yang dicap sebagai Islam militan.

Selain AS, indikasi juga bisa ditelunjuk-kan ke Mossad, agen rahasia Israel. Terlebih lagi bila memang benar, bom mikronuklir yang meledak di Bali dibuat di Israel. Negeri zionis ini menurut Suripto punya kepentingan untuk menghentikan perkembangan Islam di Asia Tenggara. Masih menurut Suripto, saya hanya melihat mata rantainya dan ada indikasi ke arah sana.
Kebohongan Bom Bali

Video Wawancara Son Hadi Media Center

BERBAGI PENGALAMAN “SMS JUDI” (SMS UNDIAN,SMS POLLING,SMS IDOLA, SMS MESUM,SMS RAMALAN,SMS GAMES,SMS QUIZ)

PEMBODOHAN PUBLIK,MENGERUK UANG RAKYAT, MEMPERKAYA KONGLOMERAT.

WAHAI MASYARAKAT INDONESIA JANGAN ANDA TERLENA DENGAN SEGALA MACAM JUDI YANG BERKEDOK UNDIAN, QUIZ, POLLING, QUIZ IDOLA, DAN QUIZ-QUIZ LAIN YANG ADA DI TV, DLL.

KETAHUILAH BAHWA SEMUA ITU ADALAH JUDI DAN HUKUMNYA HARAM. DAN INI JUGA YANG MENYEBABKAN PEREKONOMIAN INDONESIA RUSAK. RUSAK NYA MENTAL MASYARAKAT KARENA INGIN CEPAT KAYA DENGAN JALAN PINTAS.

UNTUK JUDI SEPERTI INI SEPERTINYA POLISI DAN PEMERINTAH TIDAK PERNAH MENUPASNYA KARENA ADA PIHAK KONGLOMERAT YANG DIUNTUNGKAN DARI JENIS PERJUDIAN INI. BAYANGKANLAH 1 SMS 1000 KALIKAN DENGAN PENGGUNA PONSEL MISALNYA SAJA ADA 1000 SMS/HARI, MAKA PENGHASILAN BANDAR JUDI ITU 1 HARI ADALAH 1 JT DAN 30 HARI = 30 JT. ITU PERKIRAAN MINIMAL LOH. JADI SAMA AJA DENGAN JUDI TOGEL YANG DULU MARAK DI MASYARAKAT.

RENUNGKAN DAN TAATILAH FIRMAN ALLAH SWT DALAM ALQURAN

Mereka bertanya kepadamu tentang khamar[136] dan judi. Katakanlah: “Pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya.” Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: ” Yang lebih dari keperluan.” Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir, (QS AL BAQARAH:219)
[136]. Segala minuman yang memabukkan.

BERBAGI PENGALAMAN AWAS HIPNOTIS MELALUI HP

Semakin murahnya tarif percakapan melalui HP (ponsel) ternyata ada juga dampak buruknya bagi masyarakat yang tidak waspada. Baru-baru ini teman istri saya telah menjadi korban penipuan dengan modus “hipnotes melalui pembicaran telpon melalui HP”. Modusnya sebenarnya sama dengan penipuan melalui SMS yang menytakan bahwa anda telah mendapatkan hadiah berupa mobil,uang dengan jumlah yang menggiurkan. Tapi modus hipnotis ini “Penipu” tersebut tidak mengirim SMS terlebih dahulu tetapi langsung menghubungi korbannya melalui nomor HP yang diacaknya.

 

Si Penipu sekarang juga tidak susah-susah menyuruh korbannya untuk transfer sejumlah uang tapi cukup untuk mentransfer sejumlah pulsa ke nomor-nomor HP yang disebutkan oleh si Penipu.

Modus ini sering berhasil karena korban merasa mudah untuk melakukan pengisian pulsa dan penjual pulsa pun senang karena jualannya laku.

Untuk modus transfer uang sekarang petugas bank yang baik akan bertanya untuk apa uang itu ditransfer dan akan mengingatkan kita kalo ada yang mencurigakan.

 

Kiat untuk waspada terhadap penipuan jenis ini:

  1. Selalu ingat pada Allah SWT dan selalu memohon perlindunganNya.
  2. Jangan cepat percaya kepada iming-iming hadiah yang tidak jelas.
  3. Curigai nomor panggilan hp yang tidak terdaftar di phonebook anda dan memang tidak dikenal jangan dilayani.
  4. Jangan hiraukan dan jangan dipikirkan, langsung delete saja semua SMS,email telpon dll yang mengiming-iming hadiah yang besar dan anda diminta mentransfer atau membayar ongkos untuk pengiriman hadiahnya.

 

Semoga bermanfaat.