Astaghfirullah, Ada Anak Babi Berkepala Gajah


Astaghfirullah, sudah banyak hal-hal aneh kita saksikan terjadi di dunia ini, semoga ini bisa menjadi ikhtibar bagi kita… untuk segera mendekatkan diri kepada Allah SWT.

ANHUI, KOMPAS.com — Masyarakat Anhui, China, geger. Seekor babi melahirkan anak yang mirip gajah, lengkap dengan belalainya.

Apa yang terjadi? Keanehan ini serta-merta menyebar ke segala penjuru dan orang pun berbondong-bondong datang untuk melihat keanehan itu.

Bayi babi itu bertubuh mulus, tetapi anehnya, kupingnya lebar dan berbelalai. Sosok anak babi ini justru lebih mirip gajah kecil.

Bayi babi ini lahir di peternakan milik Li. Sekali melahirkan, babi biasanya melahirkan tujuh bayi.

Nah, kejadian pada saat itu aneh karena salah satu anak babi yang terlahir itu berwujud seperti anak gajah. Setelah ditimbang, beratnya mencapai 1.000 gram.

Tap, anak babi gajah ini, tak dapat bertahan hidup karena tidak ada susu. Ia hanya bertahan sembilan jam.

Astaghfirullah … Gempa Lagi di NAD 7,8 SR

Tadi subuh sekitar jam 5.15 pada saat adzan subuh saya sudah di Masjid. Pada saat saya sholat sunnat belum selesai salam saya merasa badan saya oyong atau pusing. Setelah salam saya lihat teman sebelah saya dan dia bertanya pada saya. “Bapak merasa kan gempa?”. Belum selesai dia bertanya kami lihat lampu gantung di Masjid bergoyang – goyang. Hampir 2 menit juga kami merasakannya di Masjid Syuhada di daerah kompleks perumahan kami di Medan.
Kemudian kami pun berdoa dan berzikir dan beristighfar agar mohon agar kami dijauhkan dari bencana. Alhamdulillah iqamat pun dikumandangkan dan kami pun sholat subuh berjamaah dengan perasaan was-was.
Listrik pun padam. Kami mengucapkan syukur karena gempa tidak menyebabkan kerusakan apapun di daerah kami.
Tapi saya tidak bisa membayangkan bagaimana saudara kita yang berada dekat dengan pusat gempa…?
Ya Allah selamatkanlah mereka semua..?
Jauhkanlah bencana dari daerah kami dan negeri kami. Amin.

Setelah dapat berita dari kompas.com baru saya mengetahui bahwa pusat gempa berada di daerah kepulauan Sinabang Nangro Aceh Darussalam.

BMKG Catat 7,2 SR, USGS 7,7 SR
Rabu, 7 April 2010 | 07:38 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Gempa kuat dirasakan masyarakat yang tinggal di wilayah utara pulau Sumatera. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mencatat kekuatan Gempa yang berpusat di Pulau Sinabang, Nanggroe Aceh Darussalam, adalah 7,2 SR. Sementara United States Geological Survey (USGS) mencatat 7,7 SR. Sebelumnya dilaporkan USGS mencatat kekuatan gempa 7,8 SR.

Gempa yang terjadi di Provinsi Nangroe Aceh Darussaam pada Rabu (7/4/2010), pukul 05.15 subuh juga terasa hingga daerah pesisir Riau di Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis dan Rokan Hilir.

Dari Medan juga dilaporkan guncangan gempa sangat terasa. warga tampak berhamburan ke luar rumah mereka ketika gempa yang berlangsung hingga sekitar dua-tiga menit itu terjadi. Tamu-tamu di sejumlah hotel juga tampak berhamburan menyelamatkan diri, termasuk para tamu Hotel JW Marriot di Jalan Putri Hijau Medan.

Belum ada laporan soal kerusakan dan korban jiwa.

Astaghfirullah…Bumi Akan Bertabrakan Dengan Venus

Penelitian terbaru mendapatkan orbit tata surya bisa kacau. Saat itu terjadi, bumi bisa bertabrakan dengan planet Venus atau Mars.

Kabar baiknya kemungkinan tabrakan itu sangat kecil, hanya 1 banding 2500. Dan bahkan jika itu terjadi pun baru 3,5 miliar tahun lagi.

Meskipun begitu, ada kemungkinan 99% matahari akan terus berotasi dengan pola yang seharusnya hingga akhir hanya sampai 5 miliar lagi.

Menggunakan komputer yang sangat powerfull, peneliti Laskarand bersama koleganya membuat simulasi ketidakstabilan orbit selama lima miliar tahun ke depan. Beda dengan model sebelumnya, mereka menghitung berdasarkan teori relatifitas Albert Einstein. Dalam perhitungan jangka pendek perbedaannya kecil, tapi untuk jangka panjang menunjukkan hasil yang dramatis.

Peneliti mencari 2.501 kemungkinan dimana 25 diantaranya berakhir dengan gangguan ke sistem matahari. Ada satu skenario, Mars sangat dekat dengan bumi hanya 794 kilometer, kata Laskar.

‘Saat sedekat itu, sama saja bertabrakan. Kehidupan di bumi, jika masih ada akan musnah,” katanya.

Jika skenario terjadi, korban pertamanya adalah yang paling dekat dengan matahari. “Merkurius menjadi pemicu dan yang pertama hancur karena memiliki massa kecil,” jelas Laskar. [ito]
sumber:inilah.com