Kekuatan Pikiran Manusia

Dengan izin Allah Sang Maha Pencipta pikiran manusia itu sangat dahsyat. Jika manusia berfkir bagaimana besi yang berat bisa terbang seperti burung, bagaimana besi yang berat bisa mengapung di air. Maka manusia dengan pikirannya membuat kapal terbang dan kapal laut. manusia berfikir agar bisa bepergian ke seluruh dunia dengan cepat dan dapat menyingkat waktu perjalanan di dunia ini.

Demikian juga sekarang manusia berfikir bagaimana kita bisa mengetahui berita disuatu daerah atau dibelahan dunia ini tanpa meninggalkan tempat duduknya dirumah, maka dibuatlah internet dan alat komunikasi lainnya. Itulah dahsyatnya kekuatan pikiran manusia.

Tapi adakah manusia yang berpikir bagaimana supaya manusia ini semua bisa selamat dari azab neraka, bagaimana supaya manusia seluruh dunia ini bisa masuk ke Surga bagaimana supaya manusia di dunia ini bahagia hidupnya di akherat. Adakah manusia yang menggunakan pikirannya untuk memikirkan agar manusia semua taat pada Allah dan RasulNya.

Sesuatu akan maju jika manusia memikirkan hal itu. Seperti contoh diatas manusia maju dalam kendaraan karena manusia berfikir untuk memudahkan berpergian, manusia maju dalam telekomunikasi karena selalu berfikir bagaimana terhubung dengan orang yang jauh tanpa bepergian.

Dunia ini maju karena hampir seluruh manusia memikirkan dunia ini.

Agama Islam ini juga akan maju jika kita berfikir untuk memajukannya, kita berfikir bagaimana cara memperjuangkannya dan kita berfikir bagaimana cara mendakwahkannya.

Islam maju bisa menguasai 2/3 dunia saat para sahabat semua yang berjumlah lebh kurang 124.000 para sahabat nabi semuanya memikirkan kemajuan Islam secara bersungguh-sungguh.

Marilah dari sekarang ubah pola fikir kita dengan memikirkan kemajuan Islam, ikuti contoh Rasulullah dan para sahabatnya bagaimana cara memajukan Islam dan Umatnya. Kita hanya tinggal memikirkan dan memanamkan dalam fikiran kita bagaimana agar semua manusia di dunia ini bisa mengucapkan kalimat Laa illaha ilallah Muhammadur rasulullah… kemudian baru kita bergerak mencontohi Rasulullah dan para sahabatnya dalam mendakwahkan Islam keseluruh penjuru dunia.

Wallahu ‘alam bi showab.

Subhanallah… Pohon Kelapa Bercabang 5


Pohon kelapa milik Sohid DJ (71), warga Desa Gunung Meraksa Baru, Kecamatan Pendopo, Kabupaten Empatlawang, Sumatera Selatan, ini unik juga. Pohon itu punya lima cabang dan tumbuh di areal persawahan di belakang mesin penggilingan padi milik Sohid.

Ceritanya, dulu saat berumur 3 tahun, pohon ini belum mempunyai cabang bahkan nyaris mati. Daunnya mengering. Bagian batangnya kerdil ketika itu. Kini pohon kelapa itu berumur sekitar 9 tahun dan tingginya 8 meter itu.

Anehnya, daun yang keluar muncul dari empat cabang. Lama-kelamaan, cabang itu subur dan membesar, sedangkan bagian batang tetap kecil seakan patah bila menahan keempat cabang kelapa yang besar itu. Nyatanya, batang masih cukup kuat sampai sekarang.

Dari penuturan Sohid, pohon kelapa tumbuh seperti pohon kelapa lainnya sebelum nyaris mati. Bahkan, pohon itu sempat berbuah. Rasa airnya sangat manis bila dibandingkan dengan air kelapa pada umumnya.

Namun, belum ada kejadian aneh selain pertumbuhan kelapa tersebut. Bahkan, Sohid sempat menyampaikan keanehannya kepada dua Pjs Bupati Empatlawang meski dianggap biasa.

Keunikan kemudian bertambah. Sekitar 2 tahun yang lalu di bawah keempat cabang tersebut tumbuh satu cabang lagi. Jumlah cabangnya menjadi lima. Keunikan ini pun belum menyebar ke masyarakat ramai. Hanya sebagian warga yang mendatanginya.

Sohid mengaku tidak begitu peduli walau pohon kelapanya bercabang lima. Namun, ia sempat mengaitkan hal ini dengan perkembangan Kabupaten Empatlawang. Sebelum terbentuknya Kabupaten Empatlawang, pohon kelapa ini sempat hampir mati.

Namun pada tahun 2003, setelah terbentuknya Kabupaten Empatlawang, pohon kelapa kembali tumbuh subur dan mempunyai empat cabang. “Dua tahun terakhir ini, sejak bupati definitif, cabang bertambah satu lagi,” ujar mantan pejuang di Kabupaten Empatlawang itu.

Ia berharap keunikan menjadi pertanda baik untuk Kabupaten Empatlawang yang terus tumbuh dan maju, seiring pertambahan waktu. Baginya, kelapa itu mempunyai kelebihan dari kelapa lainnya, yakni batang yang kecil, tetapi mampu menopang beban yang lebih berat. “Ya, inilah kebesaran Tuhan. Kalau kita kaji dengan akal pikiran, ini hal yang tidak mungkin,” katanya.
Sebelum Kabupaten Empatlawang terbentuk, pohon kelapa itu sempat hampir mati. Namun, pada 2003 setelah kabupaten terbentuk, pohon kelapa kembali tumbuh subur dan mempunyai empat cabang.
Sumber: kompas.com