Malaysia Geger, ABG 9 Tahun Melahirkan Bayi Laki-Laki

Malaysia Geger, ABG 9 Tahun Melahirkan Bayi Laki-Laki

Peristiwa ini terjadi di negara tetangga kita Malaysia…
GEORGE TOWN, KOMPAS.com — Publik Malaysia digegerkan kabar bocah sembilan tahun melahirkan bayi lelaki. Sebuah harian berbahasa China di Malaysia memberitakan, bocah itu dihamili pacarnya yang baru berusia 14 tahun.

Pihak-pihak berwenang Malaysia pun menyelidiki laporan yang menggemparkan itu.

Ketua Komisi Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat Phee Boon Poh mengaku terkejut membaca berita tersebut.

“Kasus ini sangat serius. Berhubungan seks dengan anak di bawah umur tergolong pemerkosaan,” kata Phee yang juga melaporkan kasus itu ke polisi.

“Siapa pun yang menyembunyikan informasi atau bersekongkol dalam kejahatan itu harus dihukum,” lanjut Phee seperti dikutip Malaysia Star, Kamis (24/6/2010).

Wakil Kepala Kepolisian Asisten Senior Komisaris Datuk Tun Hisan Tun Hamzah mengatakan, polisi belum mendapat laporan terkait kasus itu.

Sementara itu, Direktur Departemen Kesehatan Penang Ibrahim Mohammad mengatakan, pihaknya telah mengontak semua kepala sekolah. Mereka menyatakan tidak menemukan kasus itu.

“Namun, saya mendapat informasi bahwa ada siswi sekolah dasar yang berkali-kali diperiksa sebelum keluar dari sekolah baru-baru ini. Saya tidak bisa memastikan apakah kasus ini berhubungan. Yang jelas, kami akan menyelidiki kasus ini,” ucap Ibrahim.

Harian berbahasa China itu melaporkan, bocah dari keluarga berantakan itu melahirkan di rumah sakit swasta bulan lalu.

Menurut surat kabar tersebut, bocah tersebut bongsor, lebih besar dibanding teman sebayanya. Adapun sang bayi kini dirawat neneknya.

Sang nenek pula yang mengungkap kisah cucunya ke sebuah lembaga swadaya masyarakat yang kemudian menyampaikan informasi itu ke media. (star/kis)

Astaghfirullah…62,7 persen siswi SMP tak perawan, 21,2 persen pelajar SMU mengaku pernah aborsi

JANGLI-Para orangtua diimbau untuk mengawasi dan memperhatikan kondisi perkembangan psikologis anak, terutama ketika telah mengenal jatuh cinta.

Pasalnya dalam kondisi ini anak akan mudah terjerumus dalam lembah seks bebas, jika tak mendapatkan pembinaan dan pengetahuan mengenai seksologi yang tepat.

Terlebih dari hasil penelitian yang dilaksanakan oleh Komnas Perlindungan Anak terhadap 4.500 pelajar SMP-SMU, menunjukkan 62,7 persen pelajar SMP mengaku sudah tidak perawan, dan 21,2 persen pelajar SMU mengaku pernah aborsi. Data ini terungkap dalam seminar seksologi bertemakan ”Sex : love or lust, the Story of Amnon and Tamar”, yang diselenggarakan oleh Bina Bangsa School di gedung Jangli, Semarang, Jumat (29/1) kemarin.

Seminar tersebut menghadirkan pakar seksologi dan psikologi anak dari Surabaya, Dr Andik Wijaya Mrep Med. Ia mengemukakan disaat anak mulai mengenal jatuh cinta, hormon mereka mulai tumbuh, ini wajar namun perlu diawasi dan diberikan pemahaman mengenai perbedaan antara cinta, seks, dan nafsu.

’’Perlu diawasi bagaimana pergaulan anak, saat mereka telah mulai jatuh cinta, karena teman mereka selain memberikan hal yang positif, tak jarang mereka juga memberikan dukungan negatif, inilah yang perlu diwaspadai,’’ kata Dr Andik.

Sumber: http://www.wawasandigital.com/index.php?option=com_content&task=view&id=37332&Itemid=32

Kisah Tragis Seorang Pemuda yang Menggorok Leher Ibunya Demi Sang Pacar

love blindLagi-lagi wanita sebagai sumber kejahatan. Pacaran inilah penyebabnya, makanya dalam Islam dilarang pacaran, Tetapi mengapa umat Islam dan para pemuda dan pemudi Islam sendiri yang banyak melanggarnya.
Inilah akibatnya kisah tragis seorang pemuda yang rela menggorok leher ibunya sendiri demi sang pacar.

Alkisah ada seorang pemuda yang jatuh hati kepada seorang gadis yang sangat cantik jelita. Namun sayang kecantikannya tdak diimbangi dengan budi pekerti yang baik. Sang gadis tahu bahwa pemuda itu sangat tergila-gila padanya, sehingga dia sengaja memperalat pemuda itu.

Singkat cerita di suatu malam Minggu seperti biasa pemuda itu apel kerumah sang pacar. Malam ini pemuda itu sudah berniat untuk mengutarakan maksud lamarannya untuk memperistri gadis tersebut.
Setelah pemuda itu sampai di rumah sang pacar maka dutarakannyalah isi hatinya kepada sang pacar, “Wahai adinda sudihkah kiranya engkau menjadi istriku” kata sang pemuda penuh harap.
“Boleh saja tapi syaratnya sangat berat”,kata sang gadis dengan ketus.
“Apapun syaratnya akan aku lakukan”,kata sang pemuda dengan semangat.
“Mau tahu syaratnya, kamu pasti tidak akan sanggup melaksanakannya”,kata sang gadis itu lagi.”Cepat katakanlah,aku akan lakukan apa saja asal aku bisa memperistrikanmu”. Kata pemuda itu sungguh-sungguh.
“Baiklah akan ku kataka, malam ini juga kalau kamu mau jadi suamiku aku mau kamu potong kepala ibumu dan bawa kemari”, kata gadis itu sambil menyeringai. Kelihatan tanduk iblis mulai tumbuh di kepalanya. Serta merta pemuda itu seperti disambar gledek dia terkejut atas permintaan sang pacar.
Apakah pemuda itu mau melaksanakan permintaan pacarnya silakan tungguh kelanjutan ceritanya.
(bersambung bag.2)

GURU CABULI BEBERAPA SISWINYA, KOK BILANG GAK SENGAJA….

Memang prilaku orang sudah banyak menyimpang, bahkan berani bilang tak sengaja tapi sudah melakukan ppencablan kepada beberapa siswinya…

Memang hanya Iman yang bisa melindungi kita dari maksiat, pertebalah iman dan dekatkanlah diri anda kepada Allah Subhana wata’ala maka kita akan terhindar dari segala perbuatan maksiat.

Ini berita yang miris saya membacanya….

 

Minggu, 19 April 2009 | 08:17 WIB PALANGKARAYA, KOMPAS.com — Abdul Manaf (54), guru SD di Palangkaraya, Kalteng, yang diduga mencabuli sejumlah siswinya, saat diperiksa oleh penyidik kepolisian Palangkaraya mengaku tidak sengaja. “Tindakan yang dilakukannya kepada para siswinya tersebut, menurut Manaf, karena ketidaksengajaan semata,” jelas Kapolsek Sabangau Ipda Wahyu Edi kepada BPost Online. Menurut Wahyu, meski pelaku mengaku karena tidak sengaja, pihaknya tetap tidak mempercayainya. “Karena korbannya tidak hanya satu siswi saja, melainkan banyak, tidak mungkin tidak segaja,” lanjut Kapolsek. Ditambahkan dia, hingga kini, pelaku masih diamankan di Mapolres untuk pemeriksaan lebih lanjut. (faturahman)