Mau Poligami? Ini Tipsnya


Ilustrasi (img-wordpress.com)

Maaf bagi yang sudah menikah dilarang membaca tips ini. Tips ini hanya berlaku untuk laki-laki single yang belum beristri baik yang masih perjaka tong-tong maupun yang duda. Bagi yang sudah beristri tips ini sudah tidak berlaku lagi. (Nyesel kenapa baru sekarang baca tips ini hehehe).

Bagi pria yang memenuhi kriteria diatas boleh menerapkan tips ini jika nantinya ada niat berpoligami. Tipsnya hanya dua saja dan tak susah melakukannya. Tips ini saya peroleh bukan dari Eyang Subur tapi dari seorang dosen yang tidak bisa saya sebutkan namanya disini…. hehehe.

Oke to the point saja ini tipsnya:

-Pertama

Setiap akan melamar seorang wanita yang masih gadis, utarakan niat anda bahwa nantinya anda akan berpoligami dan ajukan itu sebagai syarat kepada wanita itu jika mau menjadi istri anda. Jika wanita itu mau menerima syarat itu , maka pintu poligami sudah terbuka lebar.

-Kedua

Menikahlah dengan janda sebagai istri pertama anda, dan ajukan juga syarat seperti tips pertama jka dia mau maka suruhlah sang istri mencarikan seorang gadis untuk anda poligami, dengan alasan bahwa anda belum pernah merasakan gadis perawan karena telah rela menikahi janda sebagai istri pertama. (Tips ini sering berhasil ketimbang tips pertama).

Artikel ini tidak bermaksud menyuruh anda untuk poligami, tapi hanya sebagai wacana saja agar jangan salah niat. Niat poligami harus dilakukan dari awal waktu anda hendak berumah tangga. Jadi bukan nunggu anda kaya dulu atau karena istri anda sudah tak menarik lagi makanya anda mau berpoligami. Padahal anda kaya dan sukses seperti sekarang ini karena doa dan airmata istri anda yang pertama.

Sumber: http://sosbud.kompasiana.com/2013/04/26/mau-poligami-ini-tipsnya-550321.html

Iklan

5 tanggapan untuk “Mau Poligami? Ini Tipsnya

  1. Poligami nggak papa, yg nggak boleh hanya ingin kita susah, karena Allah ingin muslim menjadi bangsa yang besar, ayatnya aja jelas 2,3 atau 4, poligami ada karena untuk menghindari perzinahan bagi yang kaya banget, dan akhir zaman jumlah wanita lebih banyak dari laki laki, ingat itu

  2. dalam surat An Nisa, orang-orang beriman dianjurkan berpoligami, diwajibkan berfikir dahulu matang-matang, ini tujuannya untuk menghindari nafsu negatif, bukan nafsu kepingin nikah lagi tanpa fikir, atau membuat ulah keserakahan minta janji dahulu sama yang akan kita nikahi mau poligami, itu namanya mempermainkan hukum Allah, seorang istripun mampu tidak istri dan anak-anak untuk kita masukkan syurga kelak, apalagi 2 istri malah masuk neraka semua, dalam An Nisa 4 jika kamu tak sanggup seorang sajalah, dan biasanya orang yang beristri lebih dari satu banyak berbohongnya daripada jujurnya, kejujuran membawa kesyurga, sedangkan dusta adalah kebohongan membawa keneraka, sudah siap belum membawa amanah tidak berdusta, bisa tidak mengikhlaskan istri kita dibawa kawin lagi, jika tidak selamanya tidak akan membawa kedamaian selama beristri lebih dari satu, itu saja kita sudah berada dalam neraka (tanpa hidup damai), mana ada prmp, mau nrimo calon suaminya yang belum menikah sudah berulah,itu berarti laki-laki yang membuat masalah sudah mata keranjang, Allah pasti murka, karena satupun belum tentu bisa istri kita kita ajak kesyurga, he..he.. terlalu nafsu gede biasanya binatang monyet yang memiliki sifat serakah

  3. Saya harap admin lebih hati2 lg dlm menulis artikelnya,Poligami itu aturan dari Allah SWT yg telah menciptakan kita,jd jangan sering2 antum menjadikan aturan2 Allah sbg bahan guyonan atau pesenda gurauan!
    Antum kan tahu bahwa syarat2 berpoligami bukanlah spt itu.jd,
    Hentikanlah semua gurauan ini.
    Jika ingin menulis ttg agama Islam ,tulislah sesuatu yg membuat pembaca bertambah ilmu agamanya dan menjadikan imannya semakin kuat.bukan dg tujuan merea tertawa.
    Jika ingin membuat lelucon/hiburan,harap jangan menggunakan aturan2 Allah SWT.

    وَلَئِن سَأَلْتَهُمْ لَيَقُولُنَّ إِنَّمَا كُنَّا نَخُوضُ وَنَلْعَبُ قُلْ أَبِاللّهِ وَآيَاتِهِ وَرَسُولِهِ كُنتُمْ تَسْتَهْزِئُونَ
    (Qs At-Taubah 9:65)
    Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan menjawab: “Sesungguhnya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja”. Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?”

    Ifwan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s