Ternyata di Neraka Ada Juga Pohon dan Buah Untuk Para Penghuninya


As Saaffaat 63-68
63. Sesungguhnya Kami menjadikan pohon zaqqum itu sebagai siksaan bagi orang-orang yang zalim.
64. Sesungguhnya Dia adalah sebatang pohon yang ke luar dan dasar neraka yang menyala.
65. mayangnya seperti kepala syaitan-syaitan.
66. Maka Sesungguhnya mereka benar-benar memakan sebagian dari buah pohon itu, Maka mereka memenuhi perutnya dengan buah zaqqum itu.
67. kemudian sesudah Makan buah pohon zaqqum itu pasti mereka mendapat minuman yang bercampur dengan air yang sangat panas.
68. kemudian Sesungguhnya tempat kembali mereka benar-benar ke neraka Jahim.

Subhanallah…Ditemukan Buah Srikaya Bertulis Lafadz Allah


Subhanallah, Allahu Akbar, sungguh kebesaran Allah telah ditunjukan pada alam ciptaanNya.
Buah Srikaya berlafadz Allah ada di Depok. Ini beritanya:

DEPOK, KOMPAS.com — Sebagian warga kompleks perumahan Pondok Sukatani Permai, Sukatani, Kecamatan Tapos, Depok, mendadak geger. Pasalnya, buah srikaya milik Ramadhani Aksyah (48), warga Jalan Bisbol 1 No 23, ditemukan bertuliskan lafaz Allah. Lafaz Allah tersebut berjumlah empat buah.

Namun, untuk sementara warga tidak dapat melihat buah srikaya tersebut karena sedang dibawa ke Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk diteliti dan diawetkan.

Orangtua Ramadhani, GM Salmiarsih (65), Senin (28/6/2010), menjelaskan, Natalia Pujiastuti, adik Ramadhani, hari Minggu (27/6/2010) pukul 17.05 memetik beberapa buah srikaya. Sebagian dimakan dan dua buah yang masih agak mentah diletakkan di meja ruang tamu.

Salmiarsih mengambilnya dan memasukkannya ke tempat beras agar cepat matang. Saat akan memasukkan salah satu dari buah tersebut, dia melihat di kulit buah seperti ada kotoran berwarna hitam. Namun, setelah dipertegas, ternyata seperti lafaz Allah.

“Di bagian lain kulit buah itu ada bintik-bintik bersambung berjumlah tiga buah. Saat saya perhatikan terlihat seperti tulisan Eni atau Ani. Lalu saya panggil anak saya itu. Pas dia lihat, dia teriak, ‘Masya Allah… Bu, ini lafaz Allah’,” tutur Salmiarsih.

Dia mengatakan, untuk memastikan bahwa itu lafaz Allah, maka Ramadhani memanggil Ustaz Mulyadi yang juga tetangganya.

Mulyadi pun kemudian menggosok lafaz Allah tersebut untuk memastikan bahwa lafaz itu bukanlah tinta atau spidol. Ternyata semakin digosok, lafaz Allah itu semakin terlihat jelas. Bintik-bintik bersambung kemudian juga digosok. Ternyata bintik-bintik bersambung itu pun semakin jelas membentuk lafaz Allah.

“Pak Ustaz percaya kalau lafaz Allah itu bukan bikinan. Lalu Pak Ustaz memfotonya,” kata Salmiarsih.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok KH Dimyati BZ menjelaskan, adanya buah srikaya berlafaz Allah itu bisa jadi merupakan peringatan bagi umat manusia. “Ini merupakan tanda agar manusia segera sadar atau insaf dan harus menjauhi kebatilan,” katanya