Subhanallah… Anak Sapi Berkepala Manusia di Sampang Madura


Subhanallah…Ajaib dan misterius. Seekor anak sapi di Sampang, Madura, terlahir dengan kondisi kepalanya mirip kepala manusia.

Menurut Narto, petani pemilik sapi warga Desa Sumber, Kecamatan Tambelangan, di Sampang, Kamis (18/2/2010), anak sapi berkelamin jantan ini berkepala bundar, berdahi, lengkap dengan pusar kepala dan bulu di sekitar kepala berwarna hitam, layaknya rambut kepala manusia.

Anak sapi yang lahir pada Senin dini hari itu tidak mau makan rumput layaknya anak sapi pada biasanya, tetapi hanya makan makanan yang biasa dimakan oleh manusia.

“Kami sudah mencoba memberi rumput, tapi tidak mau. Tapi ketika kami coba kasih nasi justru mau,” ungkap Narto.

Belum ada penjelasan secara ilmiah dari Dinas Peternakan Sampang tentang sapi milik petani Narto yang lahir dengan kepala mirip manusia tersebut.

Warga dari sejumlah desa di wilayah Kecamatan Tambelangan terus berdatangan untuk melihat keanehan sapi yang oleh sebagian orang diyakini sebagai sapi ajaib tersebut.

Dikutip dari: kompas.com

Asyik Bercinta Di Atas Rel, Sejoli Tewas Dilindas Kereta

Sedang berasyik-masyuk di atas rel kereta api, sepasang pria dan wanita akhirnya menemui ajalnya. Tubuh mereka terbelah dua tanpa busana setelah dilindas kereta api.

Kejadian ini dialami pria dan wanita misterius di Stasiun Kereta Api Kampung Bandan, Pedemangan, Jakarta Utara, Senin (20/10/2008) sekitar pukul 02.00 WIB.

Lelaki naas itu ditemukan tewas tanpa busana dengan posisi memeluk seorang wanita yang juga tanpa mengenakan benang sehelai pun.

“Perempuannya sih jablai. Kalau dari kondisinya sih gara-gara kelindas kereta saat begituan,” kata Suwarno, salah satu saksi di Stasiun Kampung Bandan.

Tanda-tanda pasangan itu bercinta masih ditemukan di lokasi kejadian. Celana dalam korban warna orange masih menggantung di salahsatu sudut kereta yang tidak terpakai. Begitu juga baju dan dan BH perempuan itu.

Di sekitar lokasi, ditemukan tas dan STNK motor atas nama Saifullah, warga Jalan Amin RT 6/4 Pasar Minggu, Jaksel.

“Banyak yang mangkal di sini. Tapi kalau sampai seperti ini baru kali ini,” kata Suwarto.

Stasiun Kampung Bandan memang terbilang sepi. Bila malam hari, sejumlah buruh pelabuhan datang mencari cinta di lokasi tersebut.

Dengan hanya bermodal tikar, jablai biasa menggelar lapak di bawah kereta yang tengah berhenti.

(Ari/aan)
Sumber: detiknews.com