• AYO KITA BERDAKWAH MENJADI UMAT TERBAIK

    Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik. (Ali Imran:110)
  • Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. (QS: Muhammad:7)

  • BISNIS YANG TAK PERNAH RUGI

    Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkanmu dari azab yang pedih? (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan RasulNya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui. Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam jannah 'Adn. Itulah keberuntungan yang besar. (QS: ASHAAF 10-12)
  • Berlomba-Lomba dalam Kebaikan dan Taqwa

    1animated183
  • Jangan Sakiti Saudaramu

    movingfunnypenguins
  • free counters
  • Anda Pengunjung ke:

    • 6,717,446
  • MARI KITA MAKMURKAN MASJID….

    Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS: AT TAUBAH:18)
  • Laman

  • Desember 2009
    S S R K J S M
    « Nov   Jan »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  

MUI Desak Kidung Natal Berbahasa Arab Tidak Tayang


INILAH.COM, Pamekasan – Natal sudah di depan mata. Berbagai persiapan untuk menyambut kelahiran Yesus nampak terlihat di berbagai tempat. Begitu juga yang dilakukan di berbagai tempat peribadatan Kristiani di Pamekasan.

Namun, ada yang mengagetkan. Yakni tentang desakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pamekasan yang menginginkan agar penayangan kidung natal berbahasa Arab di salah satu stasiun televisi swasta dibatalkan. MUI Pamekasan beralasan, kidung Natal berbahasa arab bisa memicu protes masyarakat luas.

“Ini kan Indonesia, ya pakai yang semestinya saja. Ngak usah berbahasa arab,” kata Ketua MUI Pamekasan, KH. Lailurrahman, Kamis (24/12).

Diakuinya, ulama tidak habis pikir dengan penayangan tersebut. Sebab, sebagai warga negara Indonesia, sudah semestinya memakai bahasa yang menjadi bahasa yang masyarakat.

“Kalau memang penayangan kidung Natal di negara yang memakai bahasa Arab ya tidak apa-apa. Itu sudah lumrah, sebab bahasanya memang begitu. Tapi di sini kan tidak,” ungkapnya.

Keinginan ulama tersebut, merupakan antisipasi awal dari adanya protes besar-besaran dari masyarakat. “Kami takut penggunaan bahasa Arab akan memunculkan anarkisme dari masyarakat yang tidak menginginkan itu. Sudahlah, hormati saja bahasa dimana tempat kita tinggal,” pungkasnya. [beritajatim.com/bar]

Iklan

2 Tanggapan

  1. Muallaf-muallaf bule berjejeran dipejeng di teve dan tidak masalah bagi penonton beragama non Islam, kok tayangan lagu natal Arab dicekal? Mending MUI memberi edukasi dan membuka kebenaran bahwa selama ini ada yang ditutupi soal Arab, agama di tanah Arab dan kenyataan bahwa orang Arab tak semanis yang didakwahkan selalu. Mereka juga manusia (yang bisa berdosa). Kenapa jadi terguncang?

  2. Sebenarnya bahasa tidak selaras dengan keyakinan suatu agama. Kelemahan dari mayoritas masyarakat di Nusantara adalah menganggap semua yang berbahasa Arab selalu Identik dengan Agama Islam. (kalau ada cetakan berbahasa Arab selalu dipandang dari Al Qur’an) Padahal ada Al Kitab yang dicetak dalam bahasa Arab, ada kitab Taurat yang dicetak dalam bahasa Arab. Bahkan ada kitab Weda hyang dicetak dalam bahasa Arab. Koran, majalah. buku cerita dicetak dalam bahasa Arab.
    Yang mengerti akan mengetahui bahwa nyanyian Kidung Natal bukan dari Agama Islam, tapi yang tidak mengerti akan menyangka dari Agama Islam.
    Sikap MUI yang lebih tepat adalah memberikan informasi yang benar, menjelaskan kepada umat dan lebih mendorong dakwah, karena tidak semua orang awam mengetahuinya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: