Astaghfirullah, Jawa Sudah Mulai Krisis Air

INILAH.COM, Jakarta – Pulau Jawa sudah mulai memasuki masa krisis air di mana setiap penduduk hanya memperoleh rata-rata 1.750 meter kubik (M3) air per tahun.

Suatu wilayah dikategorikan krisis apabila pemenuhan kebutuhan airnya sudah menurun hingga memasuki 2.000 M3 per kapita per tahun, kata Staf Ahli bidang Percepatan Pembangunan Kawasan Timur dan Kawasan Tertinggal Bappenas M Ikhwanuddin Mawardi yang dikukuhkan sebagai Profesor Riset di kantor BPPT di Jakarta, Rabu (2/12).

“Bahkan pada 2025 Pulau Jawa hanya dapat menyediakan air sekitar 320 M3 per kapita per tahun atau separuh saja dari yang dibutuhkan penduduknya,” ia menjelaskan.

Pakar Agrometeorologi itu menjelaskan, pada 2025 penduduk Pulau Jawa sebanyak 181,5 juta jiwa. Jika setiap penduduk membutuhkan 1.100 M3 air per tahun sesuai standar PBB, maka jumlah air yang dibutuhkan mencapai 199,6 miliar M3, sementara yang tersedia saat itu hanya 50,09 miliar M3.

Pada 1930, ujar dia, Pulau Jawa masih mampu memasok 4.700 m3 per kapita per tahun, namun karena penduduknya meningkat pesat sementara daya dukung alam terus menurun saat ini potensinya tersisa hampir sepertiganya.

“Kondisi ini memprihatinkan khususnya karena kelayakan ekonomi air hanya 35 persennya saja atau hanya 400 M3 per kapita saja per tahunnya, jauh di bawah standar PBB yakni 1.100 M3 per kapita per tahun,” kata dia.

Pasokan air yang terus berkurang ini, lanjut dia, sangat dipengaruhi oleh terus berkurangnya hutan alam di Pulau Jawa yang pada 2005 tinggal 400 ribu ha akibat perubahan alih fungsi lahan.

Makhluk Mars Dipamerkan diInggris

INILAH.COM, Jakarta – Sampel dari koloni makhluk Mars dipamerkan di Museum Sejarah Alam, di London. NASA mengkonfirmasi koloni itu berasal dari Mars.

Bulan lalu ilmuwan NASA mengatakan yakin bakteri Mars telah masuk ke Bumi dalam sebuah meteorit yang jatuh di Antartika 13.000 tahun yang lalu.

Sisa-sisa fosil itu ditemukan di batu yang terlempar keluar dari Mars 16 juta tahun lalu saat sistem tata surya mulai terbentuk.

Meteorit, yang disebut Allen Hills 84.001, menjadi berita utama pada 1996 setelah ditemukan fosil di dalamnya. Para ilmuwan percaya bakteri itu dari Bumi yang mencemari batu saat mulai membeku.

Tapi laporan NASA mengatakan ada bukti kuat bakteri itu berasal dari Mars.

Studi NASA yang dipimpin oleh Kathie Thomas-Keprta, menemukan cakram karbonat dan kristal magnetit kecil di dalam ruang batu. Ilmuwan mengungkap hal itu menggunakan mikroskop elektron beresolusi tinggi yang tidak tersedia 13 tahun yang lalu.

Mereka menyimpulkan adanya unsur kimia dan fisika tak biasa dalam meteorit itu. Unsur itu menjadi bukti, interaksi dengan air terjadi di Mars lebih dari 3,5 miliar tahun yang lalu.[ito]