KOTA MEDAN DISERANG ANGIN PUTING BELIUNG DAN HUJAN LEBAT


nasionalAstaghfirullah…., masya Allah belum reda lagi penderitaan korban Situ Gintung, giliran kota Medan diserang oleh angin puting beliung disertai hujan lebat yang hampir membuat banjir seluruh sungai di kota Medan….
Inilah tanda-tanda peringatan dari Allah…. Banyaklah mohon ampun dan ingatlah bahwa hidup kita hanya sementara dan dunia bakal kita tinggalkan….Syukurilah segala nikmat Allah dan beribadahlah hanya kepada Allah SWT.

Inilah berita bencana itu yang saya kutip dari harian Analisa kota Medan…..

Medan, (Analisa).

Angin kencang disertai puting beliung dan hujan deras melanda hampir seluruh wilayah Kota Medan, Kamis (2/4) siang. Akibatnya, puluhan pohon pelindung dan papan reklame bertumbangan. Beberapa mobil juga ringsek tertimpa pohon tumbang.

Meskipun puting beliung dan hujan deras melanda Medan, namun tidak berpengaruh terhadap penerbangan di Bandara Polonia Medan.
Hujan deras melanda kota ini sekitar pukul 13.30 WIB. Hujan deras itu dibarengi angin kencang dan kilat serta petir dengan suara menggelegar berkali-kali.
Pantauan Analisa di sekitar wilayah Jalan Gatot Subroto, sedikitnya sepuluh batang pohon pelindung yang berada di median (pulau) jalan bertumbangan ke tengah jalan akibat terpaan angin kencang. Pohon-pohon ini terangkat bersama akar-akarnya yang tidak kukuh menghunjam tanah.

Pohon-pohon yang tumbang itu menghentikan arus lalulintas sisi selatan (ruas menuju Binjai) Jalan Gatot Subroto. Hanya sisi utara (masuk ke pusat Kota Medan) yang berfungsi. Akibatnya, arus lalulintas macat total. Ratusan mobil dan sepeda motor terjebak kemacatan di tengah hujan deras.
Keadaan ini diperburuk genangan hujan di ruas jalan ini. Setidaknya, genangan air hujan yang sebagian mencapai 20 centimeter (cm) ini membanjiri beberapa titik sepanjang Simpang Sei Sikambing hingga Simpang Ayahanda yang mencapai sekitar satu kilometer.

Begitupula Jalan Nibung Raya tergenang air sampai setinggi lutut orang dewasa.
Di persimpangan Gatot Subroto-Iskandar Muda, persisnya di depan pusat perbelanjaan Medan Plaza dan Medan Fair Plaza, beberapa papan reklame, tiang listrik, tenda-tenda, baliho, juga rubuh. Tak hanya itu. Di sekitar wilayah ini juga terlihat seng-seng bertebaran di tengah jalan akibat diterbangkan angin puting beliung.

“Tidak ada jatuh korban. Cuma satu becak teman saya rusak tertimpa papan reklame,” kata Hendrik dan Dani, pengemudi beca bermotor yang mangkal di sekitar Medan Plaza.

Lima Menit

Menurut keduanya, angin kencang yang menyertai hujan deras itu berlangsung sekitar lima menit. Namun angin itu cukup kencang. “Tiupan angin menyulitkan kita berjalan,” aku keduanya yang mengakui bahwa angin kencang itu sudah menyerupai puting beliung.

Selain papan reklame, batang pohon yang tumbang juga menimpa satu unit mobil Kijang Innova yang sedang diparkirkan di ruas Jalan Iskandar Muda.
Sementara di ruas Jalan Gajah Mada, dan Guru Patimpus tiupan angin kencang juga memutuskan seutas kabel listrik. Kabel ini terjurai di tengah jalan. Tampak asap tipis di sekitar kabel listrik ini.

Akibatnya, pengguna kendaraan takut melintasi ruas jalan ini. Apalagi, saat itu hujan deras masih mengguyur Kota Medan. Dampak lainnya, arus lalulintas di persimpangan empat Iskandar Muda-Gajah Mada ini juga macat.
Selain di Jalan Iskandar Muda, di Jalan Zainul Arifin di depan pusat perbelanjaan Sun Plaza sebuah baliho tumbang menimpa sebuah mobil Toyota Avanza. Satu unit mobil ringsek di Jalan Merak Jingga.

Di ruas Jalan Raden Saleh, dinding seng gedung City Hall yang tengah dibangun juga rubuh tertiup angin kencang. Sebagian seng ini jatuh ke badan jalan.
Di tempat terpisah, belasan rumah di kawasan Jalan Gatot Subroto, Abdul Hamid, Rantang, M Idris Kecamatan Medan Petisah rusak berat dan ringan diterpa angin puting beliung. Angin kencang yang disusul hujan lebat dan petir ini.
Akibat kejadian ini seorang warga Jalan Rantang, Jenni mengalami luka memar akibat tertimpa balok di rumahnya yang porak poranda di terpa angin puting beliung.

Penataan

Kadis Pertamanan Kota Medan HM Idaham SH MSi saat meninjau lokasi pohon dan reklame yang tumbang akibat diterpa angin mengatakan,
pihaknya akan segera melakukan penataan taman kota dan reklame di kota ini. Pasalnya, menurut Kadis Pertamanan yang baru menjabat sebagai kepala dinas, taman kota dan reklame di Kota Medan ada yang tidak sesuai dengan estetika kota, bahkan sebagian ada yang tidak memiliki izin.

”Saya sudah meninjau langsung lokasi tumbangnya beberapa pohon dan papan reklame. Petugas Dinas Pertamanan juga sudah melakukan kerja cepat untuk mengangkat dan membersihkan pohon-pohon yang tumbang dan dahan yang patah. Sedangkan papan reklame yang tumbang juga sudah diangkat oleh pemiliknya,” jelas Idaham.

Disebutkannya, ia beserta stafnya sudah melakukan evaluasi atas musibah ini, apalagi sampai mengakibatkan kecelakan. Ke depan khusus bagi reklame-reklame, akan lebih ditertibkan dan ditata, sehingga menciptakan Medan yang indah dan berestetika.
Dikatakannya, papan reklame, bilboard, atau baliho yang saat ini sudah menghiasi ‘wajah’ Kota Medan akan terus dikaji ulang dan disesuaikan dengan peraturan daerah (Perda).

“Beberapa reklame yang menyalahi dan tidak punya izin sudah ditindak sesuai dengan peraturan yang berlaku,” harapnya.
Dia juga menyampaikan kepada pemilik reklame agar mematuhi peraturan dan tidak memaksakan kehendak. (gas/bara/sug/msm/maf)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s