RONO DAN RANI JIN PENUNGGU BATU PONARI


Menurut pengakuan ponari batu saktinya mempunyai penunggu yaitu rono dan rani. Begitu saktikah kedua jin ini sehingga bisa menyembuhkan ribuan orang sakit…sudah begitu rusakkah keyakinan umat akhir jaman ini sehingga yakin hanya dengan seonggok batu…
Miris memang…
Siapakah yang salah…
Ini adalah salah kita semua karena kita tidak serius dalam mendakwahkan keimanan dan keyakinan yang benar hanya kepada Allah SWT.
Sadarlah para ulama dan ustad serta kiyai yang masih sibuk dengan urusan fatwa,khilafiah dan bidah…umat sudah menderita dan keyakinannya begitu tipis…
Mungkin dipelosok tanah air banyak saudara kita yang sudah murtad hilang keimanan dan keyakinannya ditukar dengan sebungkus mie instan dan sekilo beras.
Indonesia sudah kehilangan akal waras karena terlalu lama menderita tertimpa kemaksiatan yang sudah merajalela…..
Ini berita yang tak masuk akal yang saya kutip dari Kompas
Air Batu Ajaib Ponari Akan Dibuatkan Instalasi

 

JOMBANG — Indikasi adanya eksploitasi terhadap Muhammad Ponari (9) dukun cilik dari Dusun Kedungsari, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, Jombang, mendapatkan perhatian serius dari Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (KPA) Seto Mulyadi.

Pakar psikologi anak itu menyempatkan diri mengunjungi Ponari di tempat tinggalnya, di dusun yang berjarak sekitar 15 kilometer arah barat laut Kota Jombang itu, Minggu (15/2) sore. 

Kedatangan  Kak Seto—demikian dia akrab disapa—yang hanya disertai salah satu stafnya, Gufron, diantar Wakapolres Jombang Kompol Deden Kimhar, Kasatreskrim AKP Boby Tambunan, serta personel Unit Pelayanan Perempuan dan Anak PPA) Polres Jombang.
    
Rombongan Kak Seto tiba di lokasi sekitar pukul 17.30, dan langsung masuk ke rumah milik Dawuk, yang selama pengobatan ini menjadi tempat menginap Ponari dan ibundanya, Mukharomah.

Dari pihak keluarga Ponari, ikut menemui Mukharomah, dan Ponari sendiri. Pertemuan yang berlangsung tertutup, tidak berlangsung lama, hanya sekitar 25 menit.

Seusai pertemuan, Seto Mulyadi menceritakan, pada pokoknya kedatangan dirinya hanya memberikan pengertian kepada Ponari dan keluarganya tentang hak-hak Ponari sebagai anak, yang harus dilindungi.
    
Diungkapkan, Ponari ketika ditanya tentang kegiatannya mengobati akhir-akhir ini, menyatakan sebenarnya senang. “Tapi kalau jumlahnya banyak, dia mengaku tidak suka. Alasannya capek,” kata Seto. Ponari, imbuh Kak Seto, juga mengungkapkan keinginannya untuk kembali sekolah.

Pada pertemuan itu, setelah mengorek ihwal pengobatan ala Ponari dengan menggunakan batu ajaib itu, lantas mencari solusi, yang tidak merugikan masyarakat yang memerlukan pengobatan, dan tidak merampas hak-hak Ponari sebagai anak.

Laki-laki kelahiran Klaten, Jawa Tengah, itu mengusulkan agar dibuatkan semacam instalasi untuk mengalirkan air sakti ala Ponari ke beberapa tempat tertentu di area lokasi pengobatan.

Instalasi itu terdiri dari beberapa drum atau tangki air ditempatkan pada lokasi agak tinggi, dihubungkan dengan pipa-pipa paralon, kemudian di tempat-tempat tertentu dipasang keran untuk mengucurkan air di tangki lewat pipa.

Praktiknya, kata Kak Seto, setiap hari drum besar atau tangki diisi air. Kemudian Ponari mencelupkan batu ajaib ke dalam air di tangki itu, yang itu semua dilakukan dengan disaksikan para pengunjung. Selanjutnya air yang sudah dicelup batu ajaib akan mengalir ke pipa-pipa, yang dipasangi keran di tempat-tempat tertentu, untuk mengucurkan air.

“Jadi kalau pasien butuh air untuk berobat, tinggal panitia atau siapapun membukakan kran, diisikan ke gelas pasien,” kata Kak Seto.
Kak Seto mengaku usulannya itu sudah disetujui oleh Ponari maupun keluarganya.

“Dengan cara demikian, tenaga dan waktu yang digunakan Ponari untuk pengobatan jauh lebih sedikit dari pada yang selama ini dilakukan,” kata Kak Seto.

Selain mengusulkan dibangunnya instalasi air sakti model PDAM itu, Kak Seto juga usul agar waktu pengobatan dibatasi. Yakni Ponari hanya mengobati pada pukul 15.00 hingga pukul 17.00. “Sebab pagi hari dia harus sekolah dan bermain,” kata Kak Seto.

Seusai menemui Ponari, Kak Seto menemui Bupati Jombang Suyanto di pendapa kabupaten. Kepada Suyanto, Kak Seto mengulangi lagi usulannya itu dan diungkapkan itu semua sudah disetujui Ponari dan keluarganya.

Atas usulan itu, Bupati Suyanto berjanji akan membantu dengan membangun instalasi air sakti tersebut. “Insya Allah besok sudah bisa mulai kita kerjakan. Saya kira itu tidak akan memerlukan waktu lama,” kata Suyanto.

Sebetulnya, imbuh Suyanto, pihainya sebelumnya pernah mengusulkan hal serupa, tapi ditolak panitia karena pengunjung hanya minta diobati secara langsung, yakni tangan Ponari yang memegang batu ajaib mencelupkan ke air di wadah para pasien.(sutono)

Iklan

24 tanggapan untuk “RONO DAN RANI JIN PENUNGGU BATU PONARI

  1. Aku sedikit saja bingung apa yang dipikirkan Kak Seto. Dulu ribut soal istrinya Syeh Puji, anak itu punya harapan hidup layak dengan Syeh Puji. Sekarang sibuk juga ngurusi Ponari. Ya ada bagusnya memang. Tapi aku sering lihat anak-anak yang disuruh ngemis sama orang tuanya di pasar dan perempatan jalan, TAK PERNAH DIKUNJUNGI KAK SETO. Wahai Kak Seto kunjungilah para pengemis cilik yang sangat menderita disemua kota, maka pahalanya di hadapan Allah sangat besar. Amin.

  2. sungguh kemenangan setan atas mereka yang telah terjebak kesyirikan telah dibuktikan,ponari ta ubahnya seperti raja setan yang mengusung batu saktinya berhasil,bahkan setan tertawa terbahak bahak melihat manusia yang rela mengikuti ajarannya……satu kerugian besar telah di tanggung oleh siapa saja yang mempercayainya.sesungguhnya mereka berada dalam kerugian yang sangat besar….hanya kekuatan iman yang bisa mengalahkan segalanya,,………………………

  3. juga kegagalan sistem kesehatan dinegara ini.
    coba kalau masyarakat mudah mengakses fasilitas kesehatan, biaya terjangkau, tidak terlalu birokratis,
    fenomena ponari ga akan seperti sekarang ini..

  4. sungguh miris yah di daerah yang rawan aqidah seperti itu masih saja ada orang yang percaya, Kak Seto memang bagus sarannya tapi hanya untuk fisik Ponari sendiri, Nah untuk aqidah para pasiennya dan Ponari it sendiri bagaimana? untung instansi nya hanya drum dan beberapa pipa paralon, Kalo nanti ada pabrik besar yang tertarik..

    nanti malah jadi PONARI SWEAT…

    sampai-sampai rating searching “PONARI” sendiri mengalahkan searching “POCARI” hati-hati juga buat para blogger nih..hehe…
    tetap waspada….

  5. ikut nimrung nich…….
    Mudah-mudahan ini menjadi pelajaran kita semuanya….. Dan satu pesan aja…jangan sampai mengatakan karena Batu Itu sembuh…… krn itu sudah masuk ke Musyrik. Dan satu lagi kasihan Ponari seharusnya menikmati masa kecilnya itu skrg jd terbatasi sampai-sampai kegiatan belajarpun didatangkan guru private…. jgn smp anak itu dieksploitasi anak, karena sekarang ada Hukumnya yaitu KOMNAS Perlindungan Anak.

  6. ya….inilah hasil dari sebuah sistem kehidupan bathil yang dipaksaterapkan kepada kita. kondisi ini tidak akan pernah berhenti sebelum sistemnya mengharamkan praktik musyrik seperti ini.

    salam

  7. “Allah yang mempunyai kehendak dan Yang Maha Kuasa.”

    Memang sangat memprihatinkan……………………………

    Andaikan kita sempat merenung diri, untuk melihat tanda-tanda kekuasaan Allah :
    :: Allah menurunkan hujan bukan langsung turun dari langit, semua ada proses (QS 24. An Nuur : 34), dengan perantara air laut, panas matahari, angin, gunung. dll.
    :: Allah menciptakan manusia setalah nabi Adam, juga melalui proses kandungan seorang ibu (QS 7. Al A’raaf : 189).
    :: Allaj juga mengajarkan kita untuk senantiasa bermunajat / menyembah / menghadap Allah (sholat 5 waktu) dengan sarana menghadapat Ka’bah, bukan menyembah ka’bah.
    :: Rosulullahpun waktu beribadah haji, beliau mencium batu hajar aswad.
    :: Allah telah memebrikan informasi dan keterangan, teantang para malaikat (kecualiiblis) diduruh “sujud” ke Adam (QS. 2. Al Baqarah : 34), artnya khan bukan menyembah adam, insya Allah,… maksudnya adalah untuk hormat.

    Renungan :
    Andaikan kita (umat islam) giat untuk senantiasa memperkuat dan meningkatkan “taqwa” kepada Allah S.W.T, melelaui Al Qur’an dan Al Hadist. Insya Allah akan menjadi bijak dan iman dalam mensikapi fenomena kehidupan ini.

    Tetapi benar tuh… artikel diatas……
    Para tokoh agama sibuk ngurusi partai dan caleg…. jika ngak ada kesempatan kearah itu…. sibuk ngurusi khilafiah dan bid’ah……. maaf…. memang ngak semua, tetapi sebagian besar kenyataan begitu….. 😥

    Dan yang paling ngeri, iblis dan syaitan telah merasuk dan membisiki kita sebagai umat, agar sibuk ngurusi kekurangan dan kesalahan orang lain……. dan merasa diri paling benar….. dan paling………. 😳
    Astagfirullah……………..

    Harapan :
    :: Para Umara’, memberikan contoh prilaku yang santun, bukan berdebat saling mengejek dan merasa kelompoknya paling berhasil, paling benar dan ngak pernahberbuat salah.
    :: Para Ulama’, senatiasa bisa menjaga diri dan umat. agar menjadi bijak dan iman untuk mensikapi fenomena kehidupan dan kejadian alam.

    Karena setiap prilaku (tulisan, ucapan, tindak tanduk, dll) akan diminta pertanggung jawaban dihadapan Allah.

    Aku…. sering bertanya pada diri ini :
    Komentar kita dilandasi oleh “IMAN atau NAFSU” …?, yang tahu hanya diri sendiri dan Allah……
    http://mbahjogo.wordpress.com/2009/02/14/komentar-dengan-iman-atau-nafsu/

    salam,

    @mbahjogo
    makasih sudah mampir. Komentarnya bagus.

  8. Menurut qu, itulah jalan pintas yg paling cepat ditempuh masyarakat, karena dgn hanya meminum 1 gelas air ponari penyakit bisa sembuh. Klo kita kedoktekan itu blm pasti sembuh dan biaya berobat pun mahal. Masyarakat pun membandingkan daripada capek2 dan buang2 uang untuk kedokter dan beli obat lebih baik minum air ponari, biarlah menunggu lama agar dapet giliran asal penyakit sembuh bayarnya pun tidak mahal

  9. itulah manusia….
    Dunia dah mau kiamat .. kok masih percaya ma yg gituan …
    sama sang pencipta noh … penyakit han yg buat Allah … bkn batu

    Apalagi yg dtang pake pakean muslim … sirik tuh … bagusan kemesjid daripada percaya ma batu … sama aja nyembah berhala……….

  10. Assalaamu’alaikum…

    walau bgmn pun menurut saya hal ini merupakan satu ujian bagi kita.
    Dari sini kita bisa melihat tingkat keimanan umat islam di indonesia.
    Dan ternyata ribuan byknya yg jauh dari Allah Ta’ala, buktinya mrk telah berlaku syirik.
    Nauzubillahi min zalik.

    Semoga kita dilindungi dari perbuatan menyekutukan Allah ta’ala dan istiqomah di jalan-Nya.
    Mari kita mulai dari keluarga kita…

    Barokallohu fikum..

  11. behhhhhhhhhhh…..

    pd nganggur neh pr dktr g da krj’an,sma pasien’y kn pndh kPONARi….

    nAniAn nEh nUuuuuuuuuuuuuu…..

  12. Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng, Jombang, K.H. Sholahuddin Wahid atau Gus Sholah mengemukakan fenomena dukun cilik Ponari sama seperti ziarah kubur.

    “Untuk menjawab pertanyaan, apakah berobat ke tempat Ponari itu musyrik atau tidak, kita bisa melihat niatan orang yang berziarah kubur,” katanya di Jombang, Jawa Timur, Minggu. KOMPAS MEDIA

  13. tunggu aja bakal ana bom kalo mereka lagi rame2 berobat!!!!

    sungguh mereka telah syirik kepada allah
    naudzubillahmindzalik!!!!!!!!!

    tunggu aja bulan2 depan,,pas mw pilkada,,,,
    ana bom t4 praktek ponari

  14. @ egi :

    Lha kalo yang ngaku ada jin nya ponari sendiri gimana? apa masih nggak percaya?

    Coba deh baca berita2 terkait di atas. Kata Prof Hariyadi, Ponari punya kekuatan besar. bukan kekuatannya sendiri, tapi kekuatan yang masuk ke dalam dirinya, yang sewaktu2 bisa keluar. Trus kekuatan dari mana itu? Itu tipuan lama dari setan berbentuk jin. Pura2 menolong, tapi disisi lain menjerumuskan. Biasanya jin nggak gratisan ngasih kekuatan2 gaib seperti itu.

    Coba dicermati, oke lah ponari bisa menyembuhkan beberapa orang secara ajaib dengan batu petirnya. Tapi apa yng terjadi selanjutnya? Ribuan orang beresiko terjerumus dalam kemusyrikan karena lebih percaya pada batu dan benda2 yang disentuh ponari daripada kepada Allah. Kalaupun dikatakan kesembuhannya dari Allah, itu memang benar. Tapi kalau caranya bertentangan dengan syari’at dan membahayakan aqidah, itu tetap saja keliru.

    Kalo menurut “prinsip ekonomi jin setan” itu memang sudah cocok. hanya bermodal sebuah batu dan memperdaya seorang anak kecil, ribuan orang bisa disesatkan dalan waktu yang sangat singkat.

    Ini tentu sangat berbahaya.

  15. ya itulah fenomenanya orang indonesia..

    tapi gue setuju banget sama usulannya kak seto,jadi ponari tidak perlu capek mengobati pasiennya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s